
Ilmuwan di Xinjiang, Cina, dilaporkan telah menciptakan kristal pertama di dunia yang mampu menghasilkan cahaya ultraviolet (UV) ekstrem yang diperlukan untuk mengoperasikan jam nuklir thorium. Penemuan ini menjadi tonggak sejarah baru yang memungkinkan kapal selam hingga rudal balistik bernavigasi dengan akurasi tinggi tanpa sedikit pun bergantung pada sinyal GPS atau Beidou. (more…)

Kekuatan bawah laut Angkatan Laut Singapura (RSN) kini memasuki babak baru dengan tibanya RSS Illustrious, kapal selam ketiga dari Invincible class (Type 218SG). Upacara penyambutan (homecoming ceremony) kapal selam canggih ini digelar dengan khidmat pada 9 April 2026 di RSS Singapura – Pangkalan Angkatan Laut Changi. (more…)

Serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel dalam Operasi Epic Fury yang menargetkan basis pangkalan Angkatan Laut Iran, selain telah menghancurkan beberapa kapal kombatan dan kapal induk drone, turut tereleminasi adalah IRIS Fateh (920), yakni satu-satunya kapal selam Fateh class, yang selama ini menjadi kebanggaan karena merupakan buatan dalam negeri. (more…)

Dunia intelijen maritim tengah menaruh perhatian besar pada sebuah lompatan kuantum teknologi bawah laut yang dicapai oleh Angkatan Laut Cina (PLAN). Berdasarkan laporan yang pertama kali dirilis oleh analis pertahanan H.I. Sutton, kapal selam terbaru Cina dari kelas Type 039C (Yuan Class) kini resmi menyandang predikat sebagai kapal selam konvensional pertama di dunia yang dibekali kemampuan meluncurkan rudal anti-kapal hipersonik, YJ-19. (more…)

Kehadiran kapal selam Hai Kun class, yang menjadi tonggak kemandirian pertahanan Taiwan, membawa berbagai kecanggihan teknologi tersembunyi yang membuatnya sejajar dengan kapal selam modern dunia. Salah satu komponen paling krusial yang menyita perhatian adalah sistem penglihatan atau periskopnya. (more…)

Dinamika pembangunan armada bawah laut Taiwan mencatatkan akselerasi yang mengejutkan pada awal tahun 2026. Setelah melewati masa penantian panjang yang sempat diwarnai tantangan teknis, kapal selam pertama dari Hai Kun class (ROCS Hai Kun SS-711) akhirnya mencatatkan tonggak sejarah krusial dengan berhasil melakukan uji penyelaman perdana. (more…)

Sebagai salah satu kekuatan militer paling dominan di Timur Tengah dengan anggaran pertahanan yang masuk dalam jajaran tertinggi di dunia, Arab Saudi selama ini memiliki sebuah celah mencolok dalam struktur pertahanannya, yaitu ketiadaan armada kapal selam. (more…)

Setelah melewati masa penundaan (delay) yang cukup panjang dan menjadi sorotan publik, kapal selam perdana buatan Taiwan, ROCS Hai Kun (SS-711), akhirnya kembali melaut untuk menjalani uji pelayaran (Sea Acceptance Test) yang keenam pada Senin, 26 Januari 2026. (more…)

Persaingan dalam Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) semakin memanas. ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), raksasa galangan kapal asal Jerman, dilaporkan tidak tinggal diam menghadapi tawaran masif dari Korea Selatan. Untuk memenangkan kontrak pengadaan 12 kapal selam senilai US$12 miliar (sekitar Rp190 triliun), TKMS kini meluncurkan strategi yang disebut sebagai “paket ekonomi luas” yang melampaui sekadar penjualan alutsista. (more…)

Hanwha Ocean (d/h Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering/DSME) bersama raksasa pertahanan asal Inggris, Babcock International, secara resmi mengusulkan model kerja sama trilateral antara Korea Selatan, Inggris, dan Kanada. Tawaran ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk memenangkan kontrak raksasa Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) senilai 60 miliar dolar Kanada atau sekitar US$43 miliar (Rp675 triliun). (more…)