Kabar yang satu ini bak petir di siang bolong, pasalnya Eurofighter Typhoon yang tak digadang sebagai jet tempur untuk TNI AU, terlebih sebagai pengganti Sukhoi Su-35, tiba-tiba mencuat namanya untuk kandidat diakuisisi Indonesia. Bukan itu saja, yang tak kalah mengejutkan lagi, jet tempur Typhoon yang bakal diakuisisi bukan barang baru, artinya bekas pakai dari negara lain. Sesuatu yang tak lazim, mengingat amanat undang-undang mengharuskan pengadaan alutsista strategis melibatkan elemen industri dalam negeri lewat Transfer of Technology (ToT). (more…)
Berkat dukungan penuh dari Cina, Pakistan lewat Pakistan Aeronautical Complex kini telah mampu memproduksi jet tempur, yaitu JF-17 Thunder, jet tempur singlet engine yang namanya fenomenal dalam duel udara di atas Kashmir pada 27 Februari 2019. Dan harus diakui, saat ini JF-17 Thunder adalah backbone dari kekuatan udara Pakistan, tentunya setelah andalan utamanya berupa 80-an unit varian F-16 Fighting Falcon. Meski telah mampu memproduksi JF-17 Thunder, namun rupanya Pakistan menghadapi tantangan pada kapasitas produksi. (more…)
Bagi netizen pemerhati dunia alutsista, mungkin hal yang paling dinanti adalah ‘perjumpaan’ dua jenis alutsista andalan dalam duel pertempuran yang sesungguhnya. Dari kubu pendukung alutsista asal Rusia, salah satu yang dijagokan saat ini adalah sistem hanud S-400. Sementara dari kubu pendukung alutsista asal Barat, tak pelak nama jet tempur asal Perancis, Dassault Rafale menjadi urutan nomer wahid dengan predikatnya yang battle proven. Dan, bila prediksi tak meleset, maka ada peluang besar dua jawara alutsista tersebut akan jejumpaan di palagan Libya. (more…)
Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang, mungkin itulah peribahasa yang pas untuk menggambarkan niatan Korea Selatan dalam menggarap proyek jet tempur masa depan KFX (Korean Fighter Experiment). Terlepas dari isu macetnya angsuran pendanaan dari Indonesia, keseriusan Korea Selatan pada KFX tercermin dari upaya Negeri Ginseng untuk mengembangkan sektor penting yang terkait KFX, sebut saja pengembangan pada sistem senjata dan radar AESA. (more…)
Meski program akuisisi simulator berjalan lamban, namun sedikit demi sedikit kebutuhan sarana pelatihan bagi para penerbang TNI AU mulai dicukupi. Setelah ada simulator Hawk 209, simulator C-130H Hercules dan beroperasinya kembali Human Centrifuge di Lakespra Saryanto, maka kebutuhan latihan dasar pilot yang tadinya harus dikiri ke luar negeri, maka kini dapat dikurangi dengan program latihan simulator di dalam negeri. Dan ada kabar terbaru terkait hal tersebut, bahwa TNI AU, tak lama lagi akan mengoperasikan simulator untuk jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30. (more…)
Masih terkait dengan kecelakaan yang menimpa jet tempur F-16CM AU AS di Lanud Shaw pada 30 Juni lalu, sang pilot, Letnan David Schmitz dari 77th Fighter Squadron disebut-sebut meninggal dunia sesaat dilarikan ke Rumah Sakit Prisma Tuomey. Sejauh ini, belum diperoleh informasi, apakah pilot sempat melontarkan diri dengan kursi pelontar (ejection seat) atau tidak. Keterangan sementara dari pihak Lanud Shaw, menyebut pesawat jatuh lantaran roda pendarat tidak berfungsi dengan normal saat pendaratan. Dan, setiap terjadi insiden kecelakaan atas pesawat tempur, kembali kinerja kursi pelontar menjadi salah satu yang menjadi sorotan publik. (more…)
AL Jepang (JMSDF/Japan Maritime Self-Defense Force) kini tengah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kedatangan armada jet tempur stealth F-35B Lightning II. Salah satu yang mengemuka adalah program modifikasi pada kapal induk helikopter Izumo Class. Dikabarkan, saat ini salah satu dari dua Izumo Class tengah memulai tahapan konversi agar kelak nantinya benar-benar siap untuk menjadi markas dari jet tempur berkemampuan short take-off and vertical landing (STOVL) tersebut. (more…)
Lanud Shaw di South Carolina yang menjadi markas 20th Operations Group, dikenal sebagai sarang dari F-16 Viper. Seperti belum lama ini, AU AS dan Lockheed Martin merilis F-16 “Venom,” Venom sendiri adalah label yang disematkan pada sosok jet yang mendukung F-16 Viper Demo Team (VDT). Disebut Venom, lantaran balutan livery pada cat F-16 ini mengusung konsep sisik ular. Dan, terkait dengan F-16, tersiar kabar duka, bahwa sebuah F-16CM (single seat) dilaporkan mengalami crash di Lanud Shaw. (more…)
Berkaca dari insiden yang melibatkan jet tempur, maka kemampuan dan kinerja kursi pelontar (ejection seat) menjadi elemen yang menentukan pada keselamatan pilot. Bicara tentang teknologi kursi pelontar, netizen telah mengenal Martin Baker MK10 buatan Inggris yang digunakan pada pesawat latih KT-1B Wong Bee, pesawat COIN EMB-314 Super Tucano dan jet tempur Hawk 109/209. Sementara F-16 Fighting Falcon mengadopsi ACES (Advanced Concept Ejection Seat) II buatan Collins Aerospace (Raytheon Technologies) dari Amerika Serikat. Lantas, bagaimana dengan jet tempur strategis Sukhoi Su-27/Su-30 series, jenis kursi lontar apa yang disematkan pada jet tempur produksi Rusia tersebut? (more…)
Bagi AL Amerika Serikat, F/A-18 Super Hornet telah diputuskan sebagai backbone dari superioritas kekuatan udara di laut Negeri Paman Sam, setidaknya hingga proyeksi di tahun 2040. Boeing selaku manufaktur pun paham betul atas peluang tersebut, dan telah menyempurnakan Super Hornet dalam varian F/A-18 Super Hornet Block III. Dengan label Block III, Super Hornet tampil lebih perkasa dengan adopsi tangki bahan bakar konformal (CFT/Conformal Fuel Tanks) yang dipasang di atas fuselage dan built-in IRST (infrared search and track) yang disematkan di bawah hidung. (more…)