Seolah mengikuti jejak TNI AU yang belum lama ini berhasil melakukan night air refueling atau pengisian bahan bakar di udara pada malam hari antara Sukhoi Su-30MK2 dan KC-130B Hercules, maka AL Cina juga telah melaporkan sukses melakukan night air refueling pada jet tempur Shenyang J-15 (copy-an Sukhoi Su-27). Yang menarik, ini merupakan kegiatan pertama kali yang dilakukan jet tempur J-15, dimana uji night air refueling dilakukan dari basisnya di kapal induk Liaoning. (more…)
Sebagai pejabat yang punya tanggung jawab pada pengadaan alutsista, ‘manuver’ yang dilakukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memperkuat matra udara tergolong sangat aktif. Dengan masih memegang komitmen pada rencana pengadaan Sukhoi Su-35, Menhan Prabowo juga menujukkan ketertarikan pada Rafale saat kunjungan kerjanya ke Perancis. Malahan yang terbaru, Menhan Prabowo juga menyatakan tertarik untuk mengakuisisi Eurofighter Typhoon milik AU Austria. (more…)
Setelah Mesir yang bakal bersuka cita, lantaran batch pertama Sukhoi Su-35 bakal diterima dari Rusia, bergeser ke Asia Selatan, netizen Negeri Anak Benua dikabarkan juga bakalan bersuka cita, pasalnya bakal kedatangan alutsista yang dianggap paling punya efek getar dalam menghadapi duel udara melawan Cina dan Pakistan. Persisnya pada Senin (27/7/2020), gelombang perdana yang terdiri dari lima unit jet tempur Rafale telah diterbangkan dari Perancis secara ferry flight ke India. (more…)
Tanpa banyak perdebatan dan sensasi di dalam negeri, warga Mesir tak lama lagi akan bersuka cita, pasalnya gelombang pertama jet tempur Sukhoi Su-35SE yang dipesan dari Rusia sejak 2018, tak lama lagi bakal tiba. Setelah beberapa foto satelit yang mengungkap keberadaan Su-35 pesanan Mesir pada asilitas produksi Sukhoi (Gagarin Aircraft Plant) di Komsomolsk, Amur. Kini informasi dipertajam lagi dari hasil foto jarak dekat, dimana Su-35 perdana dalam proses pengiriman ke Afrika Utara. (more…)
Negara super tajir di Asia Tenggara, yaitu Singapura, tak bisa dilepaskan dari masalah keterbatasan lahan dan ruang udara untuk urusan alutsistanya. Maka tak mengherankan bila detasemen pelatihan untuk pilot jet tempur, pun harus dilakukan di luar negeri. Menggandeng sekutu dekatnya, Amerika Serikat, Singapura pada Desember 2019, telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan AS untuk mendirikan detasemem pelatihan jet tempur secara pemanen di Lanud Andersen, Guam. (more…)
Bila suatu negara dengan anggaran pertahanan ngepas, namun menuntut kehadiran jet tempur mumpuni dalam waktu relatif cepat, sementara dari dalam negeri ada ketentuan untuk menerima ToT (Transfer of Technology), maka lantas apa yang dapat dilakukan oleh negara tersebut? Opsi pertama yang mudah dibayangkan adalah membeli jet tempur bekas pakai, tapi ini akan minus pada harapan mendapatkan ToT. Dengan kondisi yang serba dilematis, apa yang bisa dilakukan oleh negara tadi, sementara eskalasi konflik di masa depan bisa pecah suatu waktu. (more…)
IRST (infra-red search and track) tak pelak menjadi salah satu tolok ukur keunggulan fitur pada jet tempur. Maklum, dengan IRST, suatu jet tempur dapat melaksanakan mode radar silent, melakukan panargetan sasaran di udara tanpa aktivasi radar, alhasil penjejak berbasis optik ini dapat mencari dan melacak sasaran berikut emisi infra merah, atau berdasarkan panas yang dihasilkan oleh sasaran itu sendiri. (more…)
Semenjak tibanya sistem hanud S-400 di Turki pada tahun 2019, maka tiada pilihan bagi Amerika Serikat untuk memberi tekanan pada negara sekutunya tersebut. Salah satu yang mengemuka dan sudah jadi kenyataan adalah, didepaknya Turki dari program pengembangan F-35 Lightning II, lebih dari itu, pesanan F-35A untuk kebutuhan AU Turki dibatalkan oleh Washington. Sebagai negara NATO, Turki punya ancang-ancang untuk mengakuisisi 120 unit F-35A, 30 unit diantaranya sudah berstatus order dan dalam jalur produksi, sementara ada enam unit F-35A yang telah rampung dibuat. (more…)
Adopsi alutsista bekas pakai, entah berasal dari program hibah atau lewat pembelian, rasanya sudah menjadi ‘tradisi’ di Indonesia sejak era Orde Lama. Meski ada upaya penghentian pembelian alutsista bekas pakai di era Presiden Jokowi, namun ramainya pemberitaan tentang rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membeli jet tempur Typhoon milik AU Austria, sontak kembali mengingatkan pada periode pengadaan alutsista bekas pakai, terutama di lini pesawat tempur. (more…)
Superioritas udara dengan predikat battle proven, inilah yang mungkin melekat dibenak kebanyakan netizen pada sosok jet tempur Eurofighter Typhoon. Anggapan tersebut tak keliru, terlebih Typhoon adalah jawara utama andalan dua’dewa’-nya Air Force, yaitu Inggris dan Jerman. Dan saat mencuat kabar rencana Menhan Prabowo Subianto untuk membeli 15 unit Typhoon milik AU Austria, suara netizen menggelora di jagad media sosial, seperti diharapkan kehadiran Typhoon kelak dapat memberi efek deteren yang maksimal, terutama dalam merespon konstelasi konflik di Laut Cina Selatan. (more…)