Gantikan ANZAC Class, Australia Resmi Teken Kontrak Tiga Fregat Mogami Upgraded dari Jepang

Pemerintah Australia dan Jepang resmi menandatangani kontrak pengadaan tiga unit pertama fregat Mogami class versi terbaru (upgraded) pada Jumat (17/4/2026). Kesepakatan ini merupakan bagian dari program strategis SEA 3000 milik Angkatan Laut Australia (RAN) yang bertujuan untuk menggantikan armada fregat ANZAC class yang mulai menua dengan kapal perang yang lebih efisien dan mematikan.
Langkah besar ini tidak hanya memperkuat kerja sama pertahanan di kawasan Indo-Pasifik, tetapi juga menjadi pencapaian bersejarah bagi industri pertahanan Jepang karena menandai ekspor alutsista terbesar mereka dengan nilai investasi total rencana mencapai US$20 miliar untuk 11 unit kapal.
Proses pembangunan ketiga unit pertama ini akan dikerjakan sepenuhnya di Jepang oleh galangan kapal Mitsubishi Heavy Industries (MHI). Berdasarkan jadwal yang telah disepakati, pembangunan akan segera dimulai dengan target penyerahan unit perdana kepada Australia pada tahun 2029.
Rentang waktu pembangunan dan pengiriman untuk dua unit berikutnya akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun setelahnya, guna memastikan transisi kekuatan dari ANZAC class berjalan mulus tanpa adanya celah kemampuan tempur. Proyek ini juga mencakup jalur produksi lanjutan yang nantinya diharapkan dapat melibatkan industri galangan kapal lokal di Australia untuk unit-unit selanjutnya.
Australia and Japan announce they’ve signed contracts for then first three Mogami class frigates – ceremony held on board JS Kumano in Melbourne pic.twitter.com/fltKauCajY
— Stephen Dziedzic (@stephendziedzic) April 18, 2026
Versi upgraded untuk Australia ini membawa sejumlah peningkatan signifikan dibandingkan versi standar yang digunakan oleh Angkatan Laut Jepang (JMSDF). Modifikasi utama mencakup pengintegrasian sistem manajemen tempur (Combat Management System) yang disesuaikan dengan standar operasional Australia, peningkatan pada sistem radar AESA generasi terbaru, serta sensor sonar anti kapal selam yang lebih sensitif untuk menghadapi ancaman di perairan dalam.
Selain itu, Mogami versi Australia ini akan diperkuat dengan kapasitas peluncur rudal vertikal (VLS) yang lebih banyak untuk menampung rudal pertahanan udara dan serangan permukaan jarak jauh, serta perluasan hanggar agar mampu menampung helikopter maritim kelas berat seperti MH-60R Seahawk secara optimal.
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar-besaran Angkatan Laut Australia untuk menggandakan jumlah kombatan permukaan utama mereka menjadi total 26 kapal.
Demi Interoperabilitas dengan Australia, Selandia Baru Dikabarkan Minat pada Fregat Mogami Class
Pilihan pada Mogami class didasari oleh desain kapal yang memiliki tingkat otomatisasi sangat tinggi, sehingga hanya memerlukan jumlah kru yang minimal namun tetap memiliki daya pukul yang setara dengan kapal induk yang lebih besar.
Dengan kemampuan siluman (stealth) yang lebih baik dan integrasi sistem senjata mutakhir, kehadiran tiga unit pertama fregat Mogami ini akan memposisikan Australia sebagai salah satu kekuatan maritim paling modern dan disegani di kawasan selatan. (Gilang Perdana)
Lengkapi Fregat Mogami Class, Angkatan Laut Jepang Terima Drone Bawah Laut (UUV) Jenis Baru


