Tag: Royal Australian Navy

Mantan KSAL Australia: “Tidak ada Platform Kapal Selam Nuklir yang Sempurna, Kombinasi Astute dan Virginia Class Bisa Jadi Pilihan”

Vice Admiral Michael Joseph Noonan (Foto: Istimewa)

Lumrah bila pejabat militer yang baru memasuki masa purna tugas memberikan sejumlah pendapatnya terkait isu strategis. Dengan posisi berada di luar institusi, sang pejabat biasaya lebih bebas untuk mengungkapkan pendapatnya. Pandangan strategis rupanya baru saja dilontarkan oleh mantan orang nomer satu di Angkatan Laut Australia (RAN), yakni Vice Admiral Michael Joseph Noonan, KSAL Australia yang menjabat sejak 6 Juli 2016 dan baru pensiun pada 6 Juli 2022 lalu. (more…)

Northrop Grumman Luncurkan Unit Perdana MQ-4C Triton Pesanan Australia, Punya Endurance 30 Jam

Berlangsung dalam sebuah seremoni di Palmdale, California, 15 September 2022, Northrop Grumman meluncurkan unit perdana drone intai High-Altitude Long Endurance (HALE) MQ-4C Triton pesanan Angkatan Udara Australia (RAAF). Dari siaran pers defence.gov.au, disebutkan Triton akan memberi AU Australia kemampuan yang belum pernah ada sebelumnya, untuk memantau dan melindungi teritori maritim, dimana Triton akan bekerja sama dengan pesawat intai P-8A Poseidon. (more…)

Korea Selatan Tawarkan Kapal Selam KSS-III Dosan Ahn Changho Class ke Australia, Siap Kirim dalam 7 Tahun!

Setelah meraih sukses dalam tender Protected Mobile Fires (Program LAND 8116 Phase 3), dimana Hawnha Defence meraih kontrak US$1 Miliar untuk memasok 30 Unit AS9 Huntsman Self Tracked Propelled Howitzer (SPH) dan 15 Unit AS10 Armored Amunition Resupply Vehicle (AARV), dan kini tenga berkompetisi dalam tender IFV (Infantry Fighting Vehicle) Redback beroda rantai. Ada kabar bahwa Korea Selatan saat ini tengah merayu Australia untuk membeli kapal selan konvensional, yakni sebagai pengisi gap (celah) saat kapal selam Collins Class pensiun. (more…)

Australia Upgrade Kapal Selam Collins Class, Bakal Mampu Meluncurkan Rudal Jelajah Tomahawk

Seiring pembentukan pakta pertahanan AUKUS bersama Amerika Serikat dan Inggris, Australia telah memproklamirkan bakal mengakuisisi delapan unit kapal selam bertenaga nuklir. Meski begitu, bukan perkara mudah untuk mewujudkan mimpi tersebut. Terlepas dari mana kapal selam nuklir itu akan dibangun nantinya, satu yang pasti kapal selam nuklir bila didatangkan dalam wujud baru, maka akan makan waktu panjang, dimana diproyeksikan baru dapat diterima Angkatan Laut Australia (RAN) pada tahun 2040. (more…)

AL Australia Pamerkan Speartooth LUUV – Drone Bawah Laut yang Mirip Paus Pembunuh

(Janes.com)

Selain mengumumkan proyek pengembangan drone bawah laut yang disebut XLAUV (Extra–Large Autonomous Underwater Vehicle), Angkatan Laut Australia (RAN) rupanya juga mendukung pengembangan jenis drone bawah laut berukuran besar lain, yakni Speartooth LUUV (Large Unmanned Underwater Vehicle). Bedanya bila XLAUV dibuat oleh Anduril Industries, maka Speartooth dibuat oleh C2 Robotics. (more…)

Akuisisi 29 Unit AH-64E Apache Guardian dan 12 Unit MH-60R Seahawk, Australia Ciptakan Ratusan Lapangan Pekerjaan Baru

Sebagai salah satu negara dengan militer terkuat di kawasan Pasifik, melihat perkembangan alutsista Australia menjadi menarik untuk disimak. Di segmen helikopter misalnya, Negeri Kanguru telah memproyeksikan dua pengadaan besar untuk matra darat dan matra laut. AD Australia akan menerima 29 unit helikopter serang AH-64E Apache Guardian, dan AL Australia akan menerima 12 unit helikopter anti kapal selam MH-60R (Romeo) Seahawk . (more…)

Australia Umumkan Proyek XLAUV – Drone Bawah Laut Berukuran Besar

Selain obsesinya untuk membangun kapal selam nuklir dalam naungan pakta AUKUS (Australia – United Kingdom – United States), Angkatan Laut Australia rupanya juga punya proyeksi lain untuk memperkuat lini kekuatan bawah lautnya. Persisnya Departemen Pertahanan Australia telah mengumumkan proyek pengembangan wahana tanpa awak yang disebut XLAUV (ExtraLarge Autonomous Underwater Vehicle). (more…)

Kapal Induk Australia HMAS Adelaide Mati Listrik dan ‘Terdampar’ di Tonga, Dikomentari Media Cina

HMAS Adelaide di Tonga (ADF)

Terlepas dari insiden serangan laser yang dilancarkan kapal perang Cina ke arah pesawat intai maritim P-8A Poseidon milik Angkatan Laut Australia di Laut Arafura, rupanya tensi antara Beijing dan Canberra memang sudah tinggi di kawasan Pasifik Selatan. Kilas balik ke musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda Tonga pada 14 Januari lalu, Australia dan Cina menjadi dua negara yang memberikan bantuan secara langsung dalam skala besar lewat armada kapal perang. (more…)

Buntut Insiden ‘Serangan’ Laser Ke P-8A Poseidon, Cina: Justru Australia yang Memprovokasi

Pernyataan keras Perdana Menteri Australia Scott Morrison atas insiden serangan laser yang diarahkan kapal perang Angkatan Laut Cina ke pesawat intai P-8A Poseidon di Laut Arafura pada 17 Februari lalu, telah mendapat respon dari Pemerintah Cina. Tanpa mengakui ada atau tidaknya insiden pelaseran, Pemerintah Cina lewat Kementerian Luar Negeri justru menyatakan apa yang dilakukan AL Australia adalah suatu bentuk provokasi. (more…)

Destroyer Luyang Class dan LPD Yuzhao Class – Dua Kapal Perang Cina yang ‘Serang’ Laser ke P-8A Poseidon Australia

Luyang Class (depan) dan Yuzhao Class (belakang) (Foto: Istimewa)

Dari laporan Departemen Pertahanan Australia, disebutkan ada dua kapal perang Angkatan Laut Cina yang terlibat dalam aksi ‘serangan’ laser ke pesawat intai Angkatan Udara Australia (RAAF) Boeing P-8A Poseidon di Laut Arafura. Masing-masing adalah kapal perusak (destroyer) Type 052C Luyang Class dan kapal pendarat amfibi – Landing Platform Dock (LPD) Type 071 Yuzhao Class. (more…)