
Jika di Indonesia Pangkalan Koarmada II di Dermaga Ujung (Surabaya) menjadi pangkalan Angkatan Laut terbesar, maka di Australia predikat pangkalan angkatan laut terbesar dipegang oleh Fleet Base West (dikenal secara resmi dengan nama HMAS Stirling). (more…)

Program modernisasi armada bawah laut Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) resmi memasuki babak baru yang krusial. Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi bahwa proses pemotongan baja pertama (steel cutting) untuk kapal selam serang bertenaga nuklir generasi terbaru, SSN-AUKUS, akan dimulai pada tahun depan (2027). Langkah ini menandai dimulainya konstruksi fisik armada yang diproyeksikan berjumlah hingga 12 unit untuk menggantikan kapal selam serang Astute class. (more…)

Pemerintah Australia resmi mengumumkan langkah masif untuk mempertahankan kekuatan pemukul di bawah permukaan lautnya. Demi menjembatani celah kemampuan (capability gap) sebelum kedatangan kapal selam bermesin nuklir di bawah pakta AUKUS, pembayar pajak di Australia harus merogoh kocek tambahan hingga AU$11 miIiar atau setara dengan US$7,3 miIiar. (more…)

Proyek ambisius Australia untuk memperkuat armada permukaan melalui program fregat masa depan berbasis desain Mogami class asal Jepang kini memasuki babak baru dalam pemilihan sistem persenjataannya. (more…)

Bila Indonesia kini tengah gandrung atas serangkaian uji coba KSOT (Kapal Selam Autonomous) , termasuk uji penembakan torpedo yang fenomenal, maka Australia pun tak ingin kehilangan momentum dalam pengembangan kapal selam tanpa awak, persisnya pada 31 Oktober 2025, Anduril Industries resmi membuka fasilitas manufaktur barunya di Australia untuk memproduksi kapal selam tanpa awak (UUV) yang dinamakan Ghost Shark atau Extra Large Autonomous Underwater Vehicle (XL-AUV). (more…)

Dengan tingkat kesulitan yang tinggi serta biaya yang besar, program upgrade armada kapal selam identik dengan waktu yang panjan karema memakan waktu beberapa tahun. Seperti pada kasus kapal selam diesel listrik Collins class milik Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), yang mau tak mau harus di-upgrade agar nampu beroperasi optimal hingga tibanya kapal selam bertenaga nuklir, Virginia class dan AUKUS class. (more…)

Sebuah anomali terjadi di Selandia Baru, yakni saat kunjungan dan pelayaran kapal induk helikopter – Landing Helicopter Dock (LHD) HMAS Canberra milik Angkatan Laut Australia di Wellington, ibu kota Selandia Baru. Dalam kunjungan tersebut, HMAS Canberra ternyata menyebabkan gangguan frekuensi radio dan internet di pesisir kota terbesar kedua di Selandia Baru itu (more…)

Selain mengumumkan komisioning kapal kombatan bertonase besar, Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) belum lama ini meresmikan (komisioning) atas dua unit kapal patroli Evolved Cape class – HMAS Cape Schanck 313 dan HMAS Cape Solander 312 di pangkalan angkatan laut (Lanal) di HMAS Coonawarra, Darwin. (more…)

Bagi armada kapal selam Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), torpedo canggih MK48 bukan barang baru, lantaran senjata bawah laut ini telah mencapai kesiapan operasional pada tahun 2006. Masih diproyeksi sebagai senjata andalan pada kapal selam diesel listrik Collins class, Australia dikabarkan akan melakukan pesanan tambahan atas torpedo MK48. (more…)

Sebuah video lama kembali viral, yakni memperlihatkan rekaman penerbangan drone copter FPV (First Person View) yang terbang mendekati kapal induk helikopter – Landing Helicopter Dock (LHD) Angkatan Laut Australia Canberra class. Tidak seperti insiden drone yang terbang di atas kapal induk Jepang JS Izumo, drone yang mendekati LHD Canberra class bahkan sempat mendarat tanpa diketahui. (more…)