Dimana ada konflik bersenjata, maka disitu ada peluang untuk mempromosikan suatu atau beberapa jenis persenjataan. Maka tak heran dalam konflik berenjata antara militer Ukraina dengan milisi pro Rusia di Donbass, terdapat nama-nama persenjataan asal AS yang tak asing didengar. (more…)
Mirip dengan Raisa (Kendaraan Pengurai Massa) yang digunakan Polri saat menghadapi potensi huru-hara, rupanya ransus pengurai massa serupa juga dikerahkan Ukraina di perbatasannya dengan Belarusia. Namun, karena digelar di wilayah konflik bersenjata, ‘Raisa’ ala Ukraina rantis lapis baja. Persisnya Garda Nasional Ukraina menggunakan apa yang disebut sebagai sound blaster. (more…)
Di tengah bayang-bayang perang terbuka dengan Rusia, Ukraina tak kendor untuk menggenjot pengembangan persenjatannya. Seperti belum lama ini, Ukraina dikabarkan telah melakukan uji coba penembakan roket dari udara ke permukaan dengan hulu ledak termobarik (thermobarick). (more…)
Selama ini mungkin Anda beranggapan bahwa 20 mm menjadi kaliber terbesar untuk senapan sniper anti material. Seperti diperlihatkan pada jenis RT-20 dan Denel NTW-20 yang digunakan Korps Marinir TNI AL. Tapi rupanya anggapan itu pupus, pasalnya ada senapan sniper dengan kaliber yang lebih besar dari 20 mm. (more…)
Amerika Serikat sudah barang tentu tak akan tinggal diam ketika Ukraina mendapat ancaman serangan atau kemungkinan invasi dari Rusia. Meski masih malu-malu menempatkan unit militernya, namun Washington sejak beberapa waktu telah mulai memasok berbagai jenis persenjataan ke Ukraina. Seiring eskalasi yang terjadi di Donbas, kucuran persenjataan kian ditingkatkan oleh AS. (more…)
Ada hubungan yang unik antara Turki dan Ukraina, satu sisi Turki sukses menjual produk drone tempur Bayraktar TB2 ke Ukraina. Bahkan TB2 telah dilibatkan Ukraina dalam konflik di Donbas. Meski Turki unggul dalam pembuatan drone, namun untuk urusan mesin drone, rupanya justru Turki yang harus mengakui kehandalan produk mesin dari Ukraina. (more…)
Konflik bersenjata di Donbas rupanya membuat Turki menjadi serba salah. Di satu sisi, Turki mendapat berkah penjualan dan pamor atas drone tempur Bayraktar TB2, dimana Ukraina merupakan pengguna drone tersebut, yang kabar terakhir menyebut telah mengerahkan Bayraktar TB2 untuk menghancurkan basis howitzer yang digunakan oleh separatis pro Rusia di Donbas. (more…)
Sebagai senjata yang dioperasikan secara perorangan, yaitu dengan dipanggul, RPG-7 menjadi granat berpeluncur roket yang battle proven dan disegani sejak lama. Di Indonesia, RPG-7 sudah digunakan sebagai senjata bantu infanteri oleh Korps Marinir. Namun ada yang unik dari Ukraina, diwartakan RPG-7 disematkan ke dalam dudukan peluncur. (more…)
Pada kenyataan, tak sembarang persenjataan yang mendapat ‘kehormatan’ di-copas oleh Cina, adalah jenis senjata atau alutsista yang bernilai tinggi dan punya potensi dijual, yang diprioritaskan Cina untuk dikloning, reverse engineering atau apa pun namanya. Di lini rudal udara ke permukaan misalnya, sampai saat ini kiblat pengembangan yang dilakukan industri Cina masih mengarah ke teknologi Rusia. (more…)
Masih hangat dalam ingatan seputar rudal anti kapal RK-360MC Neptune, terlebih belum lama diwartakan ada kemajuan pembicaraan atas rencana pengadaan rudal ini antara Indonesia dan Ukraina. Dan menyinggung eksistensi rudal pertahanan pantai yang tergolong baru ini. Disebut gelaran satuan tembak ini tak akan dibiarkan sendiri. (more…)