Rudal Javelin di Donbass, Ajang Promo Alutsista AS di Wilayah Konflik

Dimana ada konflik bersenjata, maka disitu ada peluang untuk mempromosikan suatu atau beberapa jenis persenjataan. Maka tak heran dalam konflik berenjata antara militer Ukraina dengan milisi pro Rusia di Donbass, terdapat nama-nama persenjataan asal AS yang tak asing didengar.

Baca juga: A1-SM “Fury” – Kecil-kecil Cabe Rawit, Inilah Drone Intai Ukraina dalam Konflik di Donbass

Salah satu yang kerap disebut adalah rudal anti tank FGM-148 Javelin produksi Raytheon dan Lockheed Martin. Selain kehadirannnya banyak disebut sebagai ‘hibah’ untuk pasukan Ukraina, belakangan laporan dalam bentuk visual tentang penggunaan Javelin telah ditanyakna stasiun televisi ABC dari Amerika Serikat.

Kepala Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina, Brigadir Jenderal Kirill Budanov menjadi orang pertama yang memberi tahu media tentang penggunaan Javelin di Donbass pada akhir November lalu. Ia menekankan bahwa Javelin digunakan melawan “pasukan Rusia” bersama dengan drone tempur Bayraktar TB2 buatan Turki, dan menjadi pencegah psikologis yang serius dan diduga dapat memaksa Rusia untuk berpikir dua kali sebelum menyerang ke kubu Ukraina.

Pada 8 Desember 2021, juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan pada konferensi pers bahwa Washington berharap penggunaan yang bertanggung jawab dari rudal anti-tank Javelin yang dipasok AS untuk Kiev. Namun, apa yang dimaksud oleh Pentagon dengan “penggunaan yang bertanggung jawab” tidak sepenuhnya jelas, karena pada saat yang sama televisi ABC dalam laporannya menunjukkan adanya (kehadiran) Javelin di Donbass.

Dikutip dari Topwar.ru (9/12/2021), Kirby mengklarifikasi bahwa “tidak ada batasan geografis” pada penggunaan rudal Javelin di seluruh wilayah Ukraina. Dan pasca penyataan Kirby, rudal Javelin terlihat lebih banyak ditenteng pasukan Ukraina di garis pertahanan perbatasan. Rekaman TV ABC menunjukkan bagaimana pasukan Ukraina berpose dengan Javelin, mempraktikkan berbagai skenario taktis dan bersiap untuk menembak.

FGM-148 Javelin

FGM-148 Javelin dibuat oleh Raytheon dan Lockheed Martin, AS, dioperasikan oleh dua orang, rudal ini punya jarak tembak maksimum 4.500 meter dan jarak tembak efektif 2.000 meter.

Apa yang membuat Javelin begitu istimewa? Rahasianya terletak dari kepintaran pada sistem pengunci sasaran yang mampu mengirimkan perintah ke seeker yang mengunci sasaran. Setelah rudal meluncur, seeker section pada bagian depan rudal mengambil alih seluruh kinematik rudal dan mengarahkannya ke sasaran, independen dari penembak kecuali ada interupsi dari penembak.

Baca juga: Dipandang Lebih Efisien dari Javelin, AD AS Tertarik Pada Rudal Anti Tank Spike SR

Untuk mengunci sasaran, penembak tinggal melihat display di dalam kotak pengunci sasaran/CLU (Command Launch Unit) dengan cara menempakan sasaran di tengah-tengah dua garis bracket (track box), menempatkannya sedemikian rupa sehingga sasaran memenuhi batas pinggir braket. (Gilang Perdana)

11 Comments