Tag: FGM-148 Javelin

Norinco Umumkan Penjualan HJ-12E – Rudal Anti Tank ‘Kopian’ FGM-148 Javelin

Penampilan Hong Jian 12 (HJ-12) atau dalam Bahasa Inggris disebut Red Arrow 12 pada ajang Eurosatory 2014 di Paris, Perancis, mampu membetot perhatian pemerhati alutsista dunia, pasalnya, Cina berhasil melangkah lebih maju dalam hal reverse engineering. Setelah sukses meng-copas ranpur, jet tempur dan pembom buatan Rusia, kehadiran Red Arrow 12 menjadi babak baru dalam penguasaan teknologi rudal anti tank generasi maju, lantaran yang di-copas kali ini adalah rudal anti tank FGM-148 Javelin produksi Raytheon dan Lockheed Martin. (more…)

Norinco Red Arrow 12 – Rudal Anti Tank ‘Jiplakan’ FGM-148 Javelin

Sejak dioperasikan militer Amerika Serikat pada 1996, tercatat sudah beragam palagan pertempuran diikuti oleh rudal anti tank yang satu ini. Menyandang label FGM-148 Javelin, rudal besutan Raytheon dan Lockheed Martin ini pun laris manis di pasaran, setidaknya ada 25 negara, termasuk Indonesia, yang kini mengoperasikan rudal dengan mekanisme fire and forget berpemandu infra red ini. Dan ibarat ada gula ada semut, laris manis dan battle proven-nya Javelin rupanya menarik minat Cina pada rudal yang telah diproduksi lebih dari 45 ribu unit ini. (more…)

Rudal Javelin Sukses Diluncurkan dari Robot Tank

Nama rudal anti tank Javelin belum lama ini ramai diberitakan, lantaran rudal panggul besutan Raytheon dan Lockheed Martin ini ikut diuji cobakan pada Latihan Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD Kartika Yudha 2019 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Martapura. Dan dari ajang DSEI (Defence and Security Equipment International) 2019 yang dihelat di London, rudal yang kenyang pengalaman tempur di Afghanistan ini dirilis dalam platform robot tank mini alias Unmanned Ground Vehicle (UGV). (more…)

Hancurkan Sasaran Eks Panser Saladin, untuk Pertama Kalinya Saab NLAW TNI AD Diuji Tembak

Bagi kalangan pemerhati alutsista di Tanah Air, mungkin ini menjadi berita yang menggembirakan, persisnya di Latihan Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD Kartika Yudha 2019 yang berlangsung di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Martapura, Sumatera Selatan, untuk pertama kalinya rudal anti tank Saab NLAW (Next Generation Light Anti Tank Weapon) buatan Swedia diuji tembak. Ini rasanya momen penting untuk menguji tingkat kesiapan tempur di lini infanteri, pasalnya sejak didatangkan pada periode 2012 – 2013, baru kali ini rudal sekelas FGM-148 Javelin ini diluncurkan secara live. (more…)

RPG-7: Rahasia Di Balik Kelemahan dan Keunggulan Granat Berpeluncur Roket Terpopuler

onur-coban-libya-frontline-17

Bicara tentang battle proven dan popularitas, RPG-7 (Rocket Propelled Grenade) hingga kini masih menjadi senjata jawara untuk unit infanteri, milisi, pemberontak, hingga teroris. Dikenal bandel, punya sistem kerja sederhana, mudah dalam perawatan, dan punya fleksibilitas hulu ledak, menjadi magnet tersendiri untuk permintaan RPG-7, termasuk senjata ini dipercaya sebagai senjata bantuan infanteri (senbanif) untuk Korps Marinir TNI AL. (more…)

FGM-148 Javelin Block I: Fire and Forget Dengan Pemandu Infra Red

1184685-middle_1187089499

Dalam gelar operasinya, TNI AL butuh peran kapal selam sebagai alutsista strategis yang punya daya getar. Tapi disisi lain, TNI AL juga mutlak punya elemen senjata AKS (Anti Kapal Selam). Begitu pun dengan matra darat, keberadaan tank tempur, baik tank ringan dan MBT (Main Battle Tank) dipandang punya peran sangat strategis. Dan fakta yang tak terbantahkan, TNI AD pun butuh kelengkapan senjata anti tank, maklum perkembangan MBT di kawasan Asia Tenggara menuntut TNI AD untuk meng-update sista jenis ini. Ditambah Indonesia tergolong tertinggal dalam update MBT. (more…)

NLAW: Rudal Anti Tank Infanteri TNI AD, Siap Melibas MBT!

Bila dibandingkan dengan negara tetangga, khususnya Singapura dan Malaysia, maka update alutsista TNI, khususnya di lini kavaleri memang tertinggal. Bicara soal MBT (main battle tank), baru setelah lewat pembahasan yang berliku, gelombang tank Leopard 2A4 mulai berdatangan tahun ini di Tanah Air. Meski demikian, bukan berarti TNI tak antisipatif pada perkembangan ranpur lapis baja di negara tetangga.

(more…)