Amerika Serikat Pertimbangkan Kirim Helikopter Mi-17 eks Afghanistan ke Ukraina

Amerika Serikat sudah barang tentu tak akan tinggal diam ketika Ukraina mendapat ancaman serangan atau kemungkinan invasi dari Rusia. Meski masih malu-malu menempatkan unit militernya, namun Washington sejak beberapa waktu telah mulai memasok berbagai jenis persenjataan ke Ukraina. Seiring eskalasi yang terjadi di Donbas, kucuran persenjataan kian ditingkatkan oleh AS.

Baca juga: Taliban Raih Peralatan Militer ‘Gratis’ Senilai US$85 Miliar, Kasus Helikopter Mi-17 Jadi yang Paling Menarik

Kabar terbaru dari CNN International (22/11/2021) menyebutkan, bahwa Washington sedang menjajaki kemungkinan memasok Ukraina dengan peralatan pertahanan udara, termasuk mengirim penasihat militer. Selain itu, transfer sistem senjata lain yang tidak disebutkan namanya ke Kiev sedang dipertimbangkan. CNN yang mengacu pada berbagai sumber di Pentagon menjelaskan, beberapa arsenal yang akan dipasok ke Ukraina seperti rudal hanud MANPADS Stinger, rudal anti tank Javelin, mortir portable dan yang cukup heboh, bahwa AS akan mengirimkan helikopter angkut berat serbaguna Mil Mi-17.

Bila benar Mi-17 akan ‘dibagikan’ AS ke Ukraina, ini menjadi semacam anomali, pasalnya Mi-17 adalah helikopter buatan Rusia. AS sendiri membeli armada Mi-17 dari Rusia untuk kebutuhan militer Afghanistan, persisnya ada beberapa unit yang berada di tangan AS dan aman dari jangkauan Taliban.

Sebagai catatan, beberapa helikopter Mi-17 dari Angkatan Udara Afghanistan selama ini sudah berada di Ukraina, dimana helikopter tersebut memang sedang diperbaiki dan diservis berdasarkan kontrak dengan Amerika Serikat untuk mendukung Pemerintah Afghanistan (sebelum ditumbangkan Taliban). Laporan tak resmi menyebutkan, bila ada sekitar dua lusin helikopter jenis Mi-8/17 milik AU Afghanistan sekarang berada di luar negeri dan nasibnya masih belum diketahui.

Berdasarkan laporan dari inspektur jenderal khusus AS untuk rekonstruksi Afghanistan, AU Afghanistan totalnya memiliki 56 unit helikopter Mi-17, dimana sampai Juni 2021, hanya 32 unit yang serviceable. Mi-17 adalah versi ekspor helikopter Mi-8 Rusia, yang diproduksi di dua pabrik di Kazan dan Ulan-Ude di Rusia.

Ada fakta yang menarik dari Mi-17, khususnya pada varian Mi-17-V5, pasalnya helikopter yang disokong dua mesin TV3-117VM ini mendapat ‘tempat’ tersendiri di mata militer Amerika Serikat. Mengutip dari fsvts.gov.ru, disebutkan Pentagon secara tak resmi telah mengakui keunggulan Mi-17, khususnya bila dibandingkan UH-60 Black Hawk.

Baca juga: 10 Tahun Terakhir, Rusia Telah Ekspor 850 Unit Helikopter, Mi-17V5 Jadi yang Terlaris

Beberapa pengamat meyakini, bila AS sampai nekad ‘menghibahkan’ Mi-17 eks milik Afghanistan ke Ukraina, maka akan memicu reaksi keras dari Moskow. Tak bisa dipungkiri bahwa apa yang akan dilakukan oleh AS sebagai bentuk pelecehan internasional. (Gilang Perdana)

6 Comments