Ikon sakral bagi Indonesia, ternyata menjadi nama skadron tempur di Angkatan Laut Amerika Serikat, yang dimaksud adalah Electronic Attack Squadron 134 (VAQ-134) “Garudas.” Meski tak menyebutkan asal maksud dari penamaan Garudas (Garuda), namun menjadi menarik perhatian, lantaran skadron tempur yang berisikan Boeing EA-18G Growler itu belum lama ini mendapatkan penempatan barunya di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman. (more…)
Selain mengirimkan roket anti tank Panzerfaust 3 ke Ukraina – terdiri dari 400 peluncur dan 1.000 munisi roket, Pemerintah Jerman rupanya juga mengirimkan roket anti tank jenis lain ke Ukraina. Masih di genre man portable, media internasional mewartakan Jerman telah mengirim batch perdana 2.650 unit RGW-90 Matador (Man-portable Anti-Tank, Anti-DOoR) ke Ukraina. (more…)
Invasi Rusia ke Ukraina telah satu bulan berselang, dan netizen langsung diperlihatkan seabreg alutsista kelas berat dan sebagian terbaru Rusia dalam laga peperangan yang melibatkan matra darat, laut dan tentunya udara. Dari elemen serangan udara, tak bisa dikesampingkan peran bom pintar (smart bomb) dengan presisi tinggi ikut menjadi penentu dalam poin kemenangan. (more…)
Diantara kerugian Rusia selama operasi militer yang dijalankan dalam satu bulan ini, bisa dikatakan kejadian pada Kamis pagi, 24 Maret 2022, adalah yang paling berat diderita. Berlokasi di Pelabuhan Berdyansk, Ukraina, kapal pendarat jenis Landing Ship Tank (LST) Alligator Class (Orsk) dilaporkan mengalami kebakaran dan ledakan hebat akibat terkena serangan rudal balistik jarak dekat Ukraina, OTR-21 Tochka. (more…)
Kemampuan Rusia dalam melakukan jamming tak bisa dianggap sebelah mata, pihak Barat sejak beberapa tahun paham betul bahwa aksi jamming Rusia mampu mengacaukan deteksi radar pada pesawat intai AWACS (Airborne Warning and Control System) sampai ‘membutakan’ deteksi imaging dari satelit mata-mata. Bahkan pada insiden di Laut Hitam pada pertengahan 2021, Rusia diduga telah melakukan spoofing GPS pada koordinat kapal perang Inggris. (more…)
Setelah menolak penggelaran sistem hanud Iron Dome oleh Amerika Serikat di Ukraina, Israel kembali membuat gebrakan terkait kebijakannya untuk menjaga hubungan baiknya dengan Rusia, yaitu dengan menolak pembelian Pegasus Spyware oleh Ukraina dan Estonia. (more…)
Saling klaim kemenangan dalam peperangan menjadi hal yang lazim, entah itu benar atau hasil manipulasi, yang jelas pernyataan kemenangan atau keberhasilan diperlukan guna memacu semangat juang bagi prajurit yang ada di garda terdepan. Dan belum lama ini, ada pernyataan dari militer Ukraina yang mengklaim telah menghancurkan kapal patroli cepat – fast patrol craft Raptor. (more…)
Sejak invasi Rusia pada 24 Februari 2022, setidaknya sampai 17 Maret lalu, militer Rusia telah meluncurkan tak kurang dari seribu rudal dalam berbagai jenis untuk mengeliminasi basis pasukan Ukraina. Di segmen rudal udara ke permukaan, nama Kh-31P menjadi salah satu yang paling disorot, pasalnya rudal anti radiasi yang menargetkan sistem radar hanud tersebut, dilibatkan dalam hari pertama operasi militer Rusia ke Ukraina. (more…)
Dengan dalih ‘tak enak’ dengan Rusia, Israel sebisa mungkin tak menempatkan produk alustsista buatannya dalam Perang di Ukraina. Sebut saja penolakan Negeri Yahudi kala Amerika Serikat ingin menggelar sistem hanud Iron Dome di wilayah Ukraina (sebelum pecah perang). Namun, secara tak langsung, rupanya alutsista asal Israel ikut terseret dalam Perang di Ukraina. (more…)
Antara sistem hanud S-400, Turki dan Amerika Serikat, rupanya punya kaitan tersendiri. Bila pada Juni 2020, Amerika Serikat dikabarkan ingin “membeli” S-400 dari Turki, maka kabar terbaru yang menyangkut perang Rusia vs Ukraina, Amerika Serikat menyarankan sesuatu yang sebenarnya kecil kemungkinan bisa terjadi, yaitu keingininan Washington agar Ankara dapat mengirimkan sistem hanud S-400 ke Ukraina untuk menghadapi jet tempur Rusia. (more…)