Tag: TNI AD

ENTAC: Pelopor Rudal Anti Tank Pada Infanteri TNI AD

Nun jauh sebelum Satuan Infanteri TNI AD menggunakan rudal anti tank Saab NLAW, MBDA Milan dan FGM-148 Javelin Block I, maka pada dekade 60-an, infanteri TNI AD nyatanya sudah pernah mengoperasikan rudal anti tank generasi awal yang peluncurannya dengan cara dipandu full manual lewat kabel, atau yang kondang disebut MCLOS (Manual Command to Line of Sight) wire guided. Rudal yang dimaksud disini adalah ENTAC (ENgin Téléguidé Anti-Char) buatan Perancis. (more…)

Norinco VT5: Bakal Menjadi Pesaing Berat Tank “Harimau” di Pasar Ekspor

Selain disasar untuk pemenuhan kebutuhan alutsista di dalam negeri, medium tank Pindad yang kini sudah resmi berlabel “Harimau” juga ditargetkan untuk mampu di ekspor. Sesuai pembagian area pemasaran, Turki akan menawarkan medium tank tersebut ke wilayah Afrika, sementara Indonesia fokus untuk menggarap peluang pemasaran di Asia – Pasifik.

Baca juga: Rangkaian Uji Coba Medium Tank Tuntas, Inilah Harapan Berikutnya PT Pindad dan FNSS (more…)

Pindad (SS-3) Bullpup: Debut Senapan Serbu Bullpup yang Terlupakan

PT Pindad secara resmi belum pernah menyebut seri Senapan Serbu (SS-3) hingga Juni 2016 silam. Kala itu, Pindad di Gedung Kementerian Pertahanan RI barulah resmi meluncurkan sosok SS-3 sebagai Designated Marksman Rifle yang mengusung kaliber NATO 7,62 x 51 mm. Namun sebelumnya, kebanyakan orang kadung mempersepsikan SS-3 sebagai senapan serbu bullpup. (more…)

Ada M32 Tank Recovery Vehicle di Cimahi, Tank Reparasi ‘Pertama’ di Indonesia

Foto: Budi Nurtjahjo Djarot

Sebelum membuat tulisan ini kami mengira bila AMX-13 Armoured Recovery Vehicle (ARV) adalah tank reparasi pertama yang ada di Indonesia, persisnya yang dioperasikan oleh Satuan Kavaleri TNI AD. Namun ternyata ada yang lebih tua dari AMX-13 ARV, yang dimaksud adalah salah satu varian dari M32 Tank Recovery Vehicle (TRV). Meski tak jelas kapan pernah dioperasikan oleh Kavaleri TNI AD, namun foto di atas mempertegas adanya sosok tank reparasi yang dibangun dari sasis tank tempur M4 Sherman di Indonesia. (more…)

Didera Biaya Pemeliharaan Tinggi, Malaysia Bersiap Pensiunkan Tank Scorpion

Setelah kabar yang menerpa bahwa sebagian armada Sukhoi Su-30MKM AU Malaysia ternyata tidak serviceable, kini dari matra darat Negeri Jiran muncul kabar, yakni armada tank ringan Alvis Scorpion yang dioperasikan Tentera Darat Malaysia secara keseluruan disebut-sebut sudah tak beroperasi lagi. Dalam hitungan alutsista, Scorpion memang bukan tank baru, tapi jika disebut terlalu tua juga belum pas, sampai saat ini Kavaleri TNI AD masih mengoperasikan tank ringan buatan Inggris ini. (more…)

Ejder Yalcin 4X4 – Penantang Baru di Kelas Ranpur MRAP

Di ajang Indo Defence 2018 yang digelar 7 – 10 November lalu, sejatinya bukan hanya prototipe medium tank PT Pindad dan FNSS yang diberi livery bendera Indonesia dan Turki, ada sosok ranpur 4×4 di booth indoor yang juga tampil dengan identitas dua bendera tersebut. Yang dimaksud adalah Ejder Yalcin 4X4 buatan Nurol Makina, manufaktur peralatan militer asal Turki. (more…)

Dislitbangad dan PT Pindad Tampilkan Mortir Mekatronik 81mm

Masih ingat dengan mortir mekatronik (mekanik elektronik) yang dikembangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad) pada tahun 2016/2017? Memang masih dalam status prototipe, namun senjata bantu infanteri mekanis tersebut kini telah melangkah lebih maju, yaitu dengan bergabungnya PT Pindad dalam pembuatan prototipe yang lebih matang, seperti dengan material yang lebih pas, serta menyesuaikan kebutuhan sebenarnya agar kelak memperoleh sertifikasi dari Dislitbangad. (more…)