Setelah ditampilkan dalam demo statis Pameran Pertahanan Indo Defence 2022, tentu menarik untuk dicermati, bagaimana kelanjutan dari program ranpur Anoa 3 yang diusung oleh PT Pindad? Meski belum ada rencana kontrak untuk pengadaan Anoa 3, namun, belum lama ini ada kabar dari Bandung, bahwa PT Pindad telah menggelar demo dinamis ranpur Anoa 3 yang disaksikan beberapa petinggi dari TNI AD. (more…)
Atraksi yang memperlihatkan kemampuan personel kavaleri dalam bongkar pasang rantai kendaraan tempur (ranpur) selalu memikat perhatian orang banyak, betapa tidak, dalam tempo singat, awak ranpur yang terlatih dapat mensimulasikan bongkar pasang rantai ranpur yang rusak. Selain mempertontonkan bentuk pekerjaan yang berat, bongkar pasang rantai tank jelas membutuhkan kerja sama tim yang kuat. (more…)
Seolah luput dari pemberitaan, pada hari Kamis, 12 Januari kemarin, telah dilangsungkan serah terima atas salah satu alutsista yang paling banyak dibicarakan oleh netizen +62. Yakni telah diserahkan satu unit tank boat Antasena dari Kementerian Pertahanan kepada satuan pengawak, yakni Satuan Angkutan Perairan (Satangar) Pusbekangad TNI AD. (more…)
Baik TNI maupun Polri, dari pasukan elite atau reguler, sepertinya saat bertugas di Papua, lebih mempercayakan urusan keselamatan pada rantis (kendaraan taktis) dengan proteksi lapis baja atau yang dipasangi plat baja. Setelah sebelumnya Korps Marinir yang memasang plat baja pada jip KIA KM420 dan truk Isuzu NPS 75 4×4, kini masih dari wahana sipil, pasukan TNI AD yang bertugas di Papua, juga memasang plat baja pada dump truck Mitsubishi Canter. (more…)
Teknologi RCWS (Remote Control Weapon Station) bukan lagi sesuatu yang asing, pasalnya RCWS telah hadir di rantis dan ranpur di ketiga matra TNI. Merek dan jenis RCWS yang digunakan juga beragam, namun, tak banyak yang merupakan produksi lokal dan benar-benar diadopsi oleh kesatuan TNI. Salah satu yang mengklaim sebagai merek dan produksi lokal adalah RCWS Respati buatan PT. Respati Solusi Rekatama. (more…)
Dianggap sebagai mitra strategis oleh Amerika Serikat, armada helikopter serang AH-64E Apache Guardian yang dioperasikan Puspenerbad TNI AD, kini dilengkapi dengan perangkat baru Reduced Size Crashworthy External Fuel System (RCEFS), yakni jenis tangki bahan bakar eksternal untuk AH-64 Apache yang dipasang pada stub wing. (more…)
Drone intai di kelas nano UAV Black Hornet dikabarkan telah digunakan beberapa satuan di Indonesia. Namun, yang terbaru Batalyon Perhubungan (Yonhub) TNI AD, memperlihatkan penggunaan Black Hornet dalam kegiatan Latihan Taktis Tingkat Peleton (Lattiston). Dari laman Instagram Yonhub.pushubad (9/9/2022), disebutkan jenis nano yang digunakan adalah Black Hornet versi PD-100 produksi Prox Dynamics AS, perusahaan yang berasis di Norwegia. (more…)
Target drone di Indonesia kebanyakan masih diimpor, namun, bukan berarti tidak ada yang dipasok dari dalam negeri. Sebut saja BUMN PT Len Industri, selama ini telah memproduksi dua tipe target drone untuk kebutuhan latihan penembakan sistem senjata Artileri Pertahanan Udara. Dengan livery oranye dan kuning, target drone rilisan PT Len yaitu TD-120 dan TD-170. (more…)
Nama M109A4 BE sudah tak asing bagi pemerhati alutsista di Indonesia, pasalnya inilah self propelled tracked howitzer terbaru dan tercanggih di lini artileri medan (armed) TNI AD. Label “BE” menyiratkan bahwa inilah varian M109A4 yang diproduksi oleh Belgia. Total ada 64 unit M109A4 BE yang dioperasikan Angkatan Darat Belgia, yang mana kesemuanya telah dipensiunkan AD Belgia pada tahun 2008. (more…)
Desainnya yang futuristik jelas menarik perhatian pada Submachine Gun (SMG) buatan Amerika Serikat ini, namun harus diakui filosofi nama pabrikan sang SMG ini juga cukup unik. SMG dengan label Kriss Vector buatan Kriss USA ini mengambil filosofi nama Keris, senjata tradisional di Jawa. Dan karena lidah orang asing kemudian menyebut Keris sebagai Kriss. Bahkan disebut-sebut, Kriss Vector ini juga telah digunakan salah satu pasukan elite di lingkungan TNI AD. (more…)