Kriss Vector, Submachine Gun Futuristik dengan Filosofi Nama Senjata Tradisional Jawa

Desainnya yang futuristik jelas menarik perhatian pada Submachine Gun (SMG) buatan Amerika Serikat ini, namun harus diakui filosofi nama pabrikan sang SMG ini juga cukup unik. SMG dengan label Kriss Vector buatan Kriss USA ini mengambil filosofi nama Keris, senjata tradisional di Jawa. Dan karena lidah orang asing kemudian menyebut Keris sebagai Kriss. Bahkan disebut-sebut, Kriss Vector ini juga telah digunakan salah satu pasukan elite di lingkungan TNI AD.

Baca juga: Uzi SMG – Jejak Sejarah Submachine Gun Berdesain Pistol di Indonesia

Situs Wikipedia.org, menyebut selain digunakan pasukan elite di TNI AD, pengguna Kriss Vector adalah Special Action Force (SAF), unit pasukan elite Kepolisian Filipina. Pengguna lainnya adalah Amerika Serikat. Meski belum selaris dan sekondang SMG Heckler and Koch MP5, namun Kriss Vector lumayan diminati dalam wujud airsoft gun.

Lepas dari desainnya yang tak umum, lantas apa yang menjadi keunggulan Kriss Vector? Secara prinsip senjata dengan popor lipat ini mengusung mekanisme Kriss Super V System, yaitu mekanisme yang dengan cara mengarahkan pergerakan bolt dan rekoil ke arah bawah, sistem ini dipercaya dapat mengurangi efek hentakan secara maksimal.

Serupa dengan kaliber pistol, Kriss Vector dipersiapkan untuk bisa melepaskan dua tipe kaliber munusi, yakni 9×19mm Parabellum atau 45 ACP. Varian standarnya dilengkapi dengan laras pendek ukuran 140 mm atau 170 mm. Pilihan untuk pemasangan peredam suara (silencer) juga sangat mudah dilakukan, maklum kodrat Kriss Vector memang untuk kebutuhan pasukan khusus.

Sebagai senapan modern yang mengedepankan kustomisasi, picatinny rail dipersiapkan di atas receiver, menjadikan opsi pemasangan beragam alat bidik dan aksesoris mudah dilakukan dengan fleksibel. Untuk alat bidik standar mengusung back-up iron sights (BUIS). Khusus untuk picatinny rail telah mengacu ke MIL-STD-1913 untuk pemasangan alat optics.

Ada yang unik dari magasin, dimana magasin Kriss Vector bisa menggunakan magasin pistol Glock 21. Ini artinya Kriss Vector bisa melayani magasin berisi 13 peluru, atau ada juga pilihan memakai magasin Glock 30 MagEx, yaitu jenis magasin dengan 30 peluru.

Baca juga: CZ Scorpion Evo 3: Berdesain Kompak, Inilah Submachine Gun Terbaru Andalan Kostrad TNI AD

Dengan magasin model drum untuk memuat 100 peluru.

 

Bicara tentang kinerja, Kriss Vector yang bekerja dengan prinsip delayed blowback dan closed bolt secara teori dapat melepaskan 1.200 proyektil dalam satu menit. Sementara untuk jarak tembak efektif di kisaran 50 – 60 meter dengan menggunakan laras 410 mm (karabin). Ada tiga pilihan mode penembakkan, mulai dari single, two round burst dan full auto. Tanpa magasin dan munisi, Kriss Vector SMG punya bobot 2,7 kg, sedangkan yang varian karabin dengan panjang laras 410 mm punya bobot 3,2 kg. (Bayu Pamungkas)

7 Comments