Tag: satelit militer

Perancis Gelar “Aster X,” Latihan Militer Luar Angkasa Pertama untuk Lindungi Satelit

Lantaran punya peran strategis, keberadaan satelit menjadi sangat penting bagi suatu negara, hal ini berlaku bagi satelit yang dikelola oleh sipil dan militer. Terlebih bagi kepentingan militer, satelit dengan fungsi komunikasi dan intai (spy satellite) adalah aset mahal yang memerlukan perlindungan tersendiri. Berada nun jauh di luar angkasa, rupanya tak menjadikan posisi satelit aman dari ancaman. (more…)

Airbus Sukses Luncurkan Satelit Mata-mata Perancis dengan High Resolution Geo Information

Kabar yang satu ini memang tak ada kaitannya dengan Indonesia, namun, sedikit banyak produk satelit dari Airbus Defence and Space (ADS) akan mengingatkan kita, bahwa pada tahun 2016 silam, Indonesia pernah mengikat kontrak pengadaan satelit komunikasi militer dengan ADS, dimana pada tahun 2019 dijadwalkan satu dari tiga satelit sudah dapat mengorbit. Dan, tanpa bermaksud membuka ‘luka’ lama, belum lama ini ADS diwartakan sukses meluncurkan satelit militer ke orbit. (more…)

Aevum Ravn X – Saatnya Drone Sebagai Peluncur Satelit

Fungsionalitas drone kembali memasuki babak baru, dimana wahana tanpa awak ini kelak dapat menjadi platform peluncur satelit. Sudah barang tentu untuk misi yang terbilang spektakuler ini, sosok drone juga dirancang dengan tak lazim. Drone yang dimaksud adalah Ravn X, rancangan perusahaan asal Alabama, Aevum. Disebut tak lazim, lantaran bobot maksimum Ravn X mencapai 25 ton. (more…)

Saling Pepet di Ruang Angkasa, Satelit Rusia Dekati Satelit Mata-mata AS

Saling pepet dan intai dari jarak dekat rupanya bukan cuma terjadi antar jet tempur atau pembom Amerika Serikat versus Rusia. Di ruang angkasa pun, pepet memepet juga terjadi antar satelit kedua negara. Seperti ada kabar yang menyebut satelit mata-mata (spy satellite) milik AS diduga telah dikuntit dari jarak dekat oleh satelit milik Negeri Beruang Merah. (more…)

Israel Sukses Luncurkan Ofek 16, Satelit Mata-mata dengan Electro Optical Reconnaissance

Ada dua Konstelasi ketegangan di Timur Tengah dalam beberapa hari ini, pertama buntut dari meledaknya fasilitas nuklir Iran di Natanz pada 2 Juli lalu yang diduga dilakukan oleh jasa intelijen Israel, dan kedua peluncuran satelit mata-mata Israel pada hari Minggu lalu. Persisnya pada 5 Juli 2020 pukul 04.00 waktu setempat, Israel untuk pertama kalinya dalam tiga dekade ini meluncurkan apa yang disebutnya sebagai reconnaissance and spy satellite. (more…)

Siap Geser Dominasi dan Akurasi GPS, Cina Sukses Luncurkan Satelit Navigasi BeiDou Terakhir

Ada banyak jalan bagi Cina untuk ‘menguasai’ dunia, selain dikenal sebagai poros ekonomi, bisnis dan investasi global, Cina merupakan pemain super tangguh di lini sistem teknologi informasi dan komunikasi. Bukan saja berjaya lewat vendor jaringan seluler seperti Huawei, tapi lebih dari itu, Cina punya sistem navigasi berbasis satelit yang berani menantang dominasi dan kedigdayaan GPS (Global Positioning System) asal Amerika Serikat. Lewat BeiDou Navigation Satellite System (BDS), navigasi berbasis satelit bukan hanya penting bagi kebutuhan sipil, tapi militer Cina juga sangat berkepentingan atas BeiDou. Dan pada Selasa kemarin (23/6/2020), Cina telah meluncurkan satelit terakhir BeiDou-3 ke luar angkasa. (more…)

Dituduh Kembangkan Rudal Balistik Antarbenua, Iran Sukses Orbitkan Satelit Militer Pertama

Ibarat ungkapan “usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil,” kini sedang dituai oleh Iran. Setelah berkali-kali mengalami kegagalan meluncurkan satelit militer, ditambah tekanan politik dari Amerika Serikat dan yang terbaru wabah Covid-19, rupanya 22 April 2020 menjadi tanggal yang bersejarah bagi Negeri Para Mullah. Iran diwartakan untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil mengorbitkan satelit militer ke orbit. (more…)

Cina, India dan Korea Selatan Pacu Kapasitas dan Kemampuan Satelit Militer, Bagaimana dengan Indonesia?

Seandainya tak ada masalah pembayaran uang muka kepada Airbus Defence and Space (ADS), sejatinya pada tahun ini (2019-red) satelit komunikasi militer pertama milik Indonesia telah mengorbit, dalam paketnya Indonesia akan mengorbitkan satu satelit geostationer (GSO) dan dua satelit non geostationer (NGSO). Tapi sayang, lantaran sengkarut masalah pembayaran, termasuk pada kasus antara Kementerian Pertahanan dengan Avanti Communication, sang operator satelit Artemis, menjadikan impian Indonesia memiliki satelit pertahanan harus tertunda lagi. (more…)

Kemhan Digugat Perusahaan Satelit Asal Inggris, Inilah Profil Satelit Artemis!

Buntut dari terseoknya pengadaaan satelit komunikasi militer oleh Airbus Defence and Space (ADS), ternyata membawa dampak lanjutan, yakni dengan digugatnya Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI oleh Avanti Communications, perusahaan penyedia jasa satelit asal Inggris. Kemhan RI baru membayar US$13,2 juta dari total kontrak US$30 juta, atau masih menyisakan pembayaran US$16,8 juta, sehingga berakhir dengan keputusan arbitrase oleh Avanti. (more…)