Menanggapi ancaman peperangan elektronik yang terus berkembang ini, Angkatan Darat Amerika Serikat memprioritaskan pengembangan sistem navigasi yang tangguh. Inilah yang melahirkan Mounted Assured Positioning, Navigation, and Timing System Generation II (MAPS GEN II).
Meski tidak dimaksud untuk menggantikan peran navigasi GPS (Global Positioning System), namun Korea Selatan merasa perlu untuk membangun kemandirian dan kedaulatan atas sistem navigasi berbasis sateliit nasional. Lewat proyek ambisius yang disebut KPS (Korean Positioning System), Negeri Ginseng tak ingin selalu bergantung pada Amerika Serikat, dan memastikan akurasi navigasi di Semenanjung Korea. (more…)
Dengan dukungan anggaran besar dari negara, Rusia pada akhir tahun ini dijadwalkan akan meluncurkan tahap pertama Rassvet, yakni jaringan satelit komunikasi yang digadang punya kemampuan mirip Starlink, memberikan kemandirian dan kedaulatan akses komunikasi data berbasis satelit nasional. (more…)
Karena komunikasi adalah kunci, maka keamanan pada jaringan komunikasi, khususnya dalam perspektif militer selalu menjadi prioritas. Terkait hal tersebut, Departemen Pertahanan Australia telah meluncurkan proyek penelitian kuantum (quantum research project) untuk meningkatkan ketepatan waktu dan komunikasi yang aman bagi Angkatan Bersenjata Australia di medan perang. (more…)
Ketergantungan pada Global Positioning System (GPS) dalam navigasi modern menghadirkan kerentanan terhadap gangguan seperti jamming, spoofing, atau kondisi di mana sinyal GPS tidak tersedia. Untuk mengatasi masalah ini, teknologi navigasi alternatif yang tidak bergantung pada sinyal eksternal mulai dikembangkan, salah satunya adalah Quantum Inertial Navigation System (QuINS). (more…)
Dengan basis rancangan yang kustom, tiga kapal selam Nagapasa class TNI AL punya racikan sistem navigasi, sensor, dan sistem senjata yang digadang bisa memberi keunggulan dalam operasionalnya. Setelah di artikel terdahulu Indomiliter.com mengupas elemen radar intai taktis, CMS (Combat Management System), tipe periskop, dan sistem senjata yang diadopsi Nagapasa class, yang tak boleh dilewatkan adalah mengetahui tentang sistem navigasi Nagapasa class yang mengadopsi produksi buatan Perancis. (more…)
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Israel adalah biang kerok dari aksi ‘spoofing’ GPS (Global Positioning System), yakni pemalsuan atau manipulasi identifikas koordinat GPS yang dilakukan terkait dengan sistem pertahanan udara, khususnya dalam menghadapi serangan roket dan rudal berpemandu. Namun yang menjadi pertanyaan, dari lokasi mana Israel melancarkan spoofing GPS, yang telah membawa dampak pada keselamatan penerbangan di kawasan Timur Tengah. (more…)
Setelah keluar peringatan dari CIA akan potensi serangan balasan dari Iran, otoritas pertahanan militer Israel kini dalam kondisi siaga satu, sementara warga sipil dilanda kepanikan. Selain terjadi aksi borong pembelian bahan makanan di beberapa pasar, ada kabar bahwa pemerintah Israel terpaksa menjalankan electronic warfare dengan mengacaukan sistem navigasi digital berbasis satelit di beberapa wilayah strategis, seperti kota Tel Aviv. (more…)
Selain menciptakan bencana kemanusiaan yang dahsyat, serangan Israel yang membabi buta ke wilayah Gaza di Palestina, rupanya juga punya potensi menganggu keselamatan navigasi penerbangan di sekitaran Laut Mediterania Timur. Pasalnya sejak militer Israel melakukan serangan balasan ke basis Hamas, Negeri Yahudi itu juga menerapkan zona pembatasan akses GPS di wilayah konflik. Dalam hal ini kuat dugaan bahwa Israel telah melakukan apa yang disebut ‘Spoofing’ GPS. (more…)
Saab yang dikenal sebagai manufaktur dirgantara dan pertahanan asal Swedia, belum lama ini memperkenalkan jaring kamuflase canggih yang disebut Ultra-Lightweight Camouflage Screen (ULCAS). Bukan sekedar jaring kamuflase yang jamak digunakan pada medan hutan dan pepohonan, ULCAS diklaim dapat memblokir pancaran sinyal radar, tetapi memungkinkan masuknya (transmisi) sinyal GPS (Global Positioning System) dan radio. (more…)