Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Tag: Filipina

Kerahkan FA-50 Fighting Eagle, Filipina untuk Pertama Kali Ikut Latihan Tempur Udara “Pitch Black”

Bagi Indonesia, Singapura dan Thailand, mengikuti ajang latihan tempur udara dua tahunan Pitch Black di Darwin, Australia Utara, sudah biasa. Di setiap gelaran latihan tempur udara terbesar itu, beberapa negara besar di Asia Pasifik, termasuk beberapa tamu dari Eropa, menguji kemampuan tempur udara para pilot tempurnya, sekaligus membuktikan eksistensi dan kebanggaan kekuatan udara dari masing-masing negara. (more…)

Hadapi Aksi Militer Cina, Jepang dan Filipina Resmi Bentuk Pakta Pertahanan

Berangkat dari ‘sama-sama’ merasa terancam atas aksi militer Cina, Jepang dan Filipina resmi menandatangani pakta pertahanan pada hari Senin lalu. Yang secara konkrit Filipina mengizinkan pengerahan masuknya militer Jepang di wilayah Filipina, meski dengan bahasa yang diperlukan untuk kebutuhan latihan bersama. (more…)

Hyundai Luncurkan Unit Perdana Korvet Filipina Miguel Malvar Class, Spesifikasi Senjata ‘di atas’ Martadinata Class

Bertempat di kota pelabulan Ulsan, Korea Selatan, HD Hyundai Heavy Industries (HHI) pada 18 Juni 2024, resmi meluncurkan unit perdana korvet HDC-3200 pesanan Angkatan Laut Filipina. Meski baru akan diserahterimakan ke Angkatan Laut Filipina pada tahun 2025, namun telah diketahui bahwa nama korvet ini adalah BRP Miguel Malvar (FF-06). (more…)

Dioperasikan Korps Marinir, Basis Rudal Brahmos Mulai Dibangun Menghadap ke Laut Cina Selatan

Diterbangkan menggunakan pesawat angkut C-17 Globemaster milik Angkatan Udara India, pada 19 April 2024, telah tiba rudal jelajah Brahmos  (Brahmaputra Moskva) di Pangkalan Udara Clarck, Filipina. Kehadiran Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai, dipercaya mampu menjadi efek deteren Negeri Pinoy dalam menghadapi provokasi dan ancaman dari Cina. (more…)

‘Kode Keras’ Buat Cina, Korps Marinir AS Tempatkan Drone Tempur (UCAV) MQ-9A Reaper di Barat Laut Manila

Sejak digelarnya latihan militer “Balikatan 2024” (22 April – 8 Mei 2024), tekanan dan provokasi Cina kepada Filipina terasa mengendor, khususnya setelah Angkatan Darat AS (US Army) menguji pennggelaran rudal jelajah Tomahawk dalam Typhon Weapon System di Pulau Luzon, yang artinya AS yang menjadi pelindung Negeri Pinoy dapat melancarkan serangan jarak jauh ke basis pangkalan militer di pesisir Cina daratan. (more…)

PT PAL Masuki Tahap Keel Laying Proyek Ekspor LPD Kedua Pesanan Angkatan Laut Filipina

Setelah resmi melakukan upacara First Steel Cutting (FSC) kapal ekspor Landing Platform Dock (LD) Tarlac class kedua pesanan Angkatan Laut Filipina pada Januari 2024 silam, PT PAL Indonesia mencatat capaian baru kemajuan pembangunan ke tahap Keel Laying. Peresmian upacara tersebut dikemas secara padat sekaligus dilakukan peninjauan oleh Komite Inspeksi dan Penerimaan Teknis atau Technical Inspection and Acceptance Committee (TIAC) dari Angkatan Laut Filipina di workshop PT PAL Indonesia. (more…)

Karamkan eks Kapal Tanker Buatan Cina, AL Filipina Sukses Uji Tembak Rudal Jelajah C-Star dari Frigat Jose Rizal Class

Bila TNI AL belum lama ini melakukan uji peluncuran rudal jelajah anti kapal Exocet MM40 Block 3 dan C-802 dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) 2024 yang dilaksanakan di Laut Bali dari tanggal 8 sampai dengan 9 Mei 2024, maka tetangga di Utara, yakni Angkatan Laut Filipina, juga baru saja melaksanakan hajatan penting, yakni untuk pertama kalinya melakukan uji coba peluncuran rudal jejalah anti kapal dengan mengambil lokasi di hotspot, Laut Cina Selatan. (more…)

Bikin Cina Gerah, Hari ini Rudal Jelajah Brahmos LACM Tiba di Filipina

(Twitter)

Selain rudal jelajah Tomahawk yang kini digelar Angkatan Darat AS (US Army) di Filipina dalam Typhon Weapon System, ada kabar bahwa pada hari ini, 19 April 2024, rudal jelajah Brahmos  (Brahmaputra Moskva) akan tiba Pangkalan Udara Clarck, Filipina. Diterbangkan dari India, Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai, dipercaya dapat menjadi efek deteren Negeri Pinoy dalam menghadapi provokasi dari Cina. (more…)