
Ada yang berbeda dari HUT Artileri Medan (Armed) TNI AD Ke-72 di Pusdik Armed Kodiklatad, Cimahi, Jawa Barat. Diantara etalase alutsista Armed yang ditampilkan pada Senin (4/12/2017), ada satu yang menarik perhatian, yakni terlihat sosok rudal jelajah AV-TM 300 dengan warna putih. Disebut menarik perhatian lantaran ukurannya yang terbilang paling bongsor diantara deretan amunisi ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) MK6. (more…)

Hari Selasa kemarin (5/9), sebuah roket milik Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) dilaporkan jatuh di kebun bambu milik warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Mengutip sumber dari Detik.com (6/9/2017), roket tersebut mengalami kegagalan paska uji coba statistik. Tidak ada kerusakan berarti dan korban jiwa akibat jatuhnya roket ini. (more…)

Oleh pengembangnya jenis senjata strategis ini disebut sebagai loitering rocket (rocket-assisted glide bomb), namun karena kemampuannya menggabungkan kebisaan antara drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dan rudal, maka WS-43 juga populer dengan label Attack Cruise Missile. Yang jadi menarik perhatian adalah rudal serang berkemampuan jelajah ini baru saja merampungkan tahapan uji coba. Meski belum masuk masa produksi, kabarnya selain didapuk untuk militer Cina, WS-43 sudah dilirik oleh Pakistan dan Cina. Indonesia pun sudah ditawari rudal canggih ini. (more…)

Bila meriam Howitzer KH-179 155 mm yang berbobot 6,8 ton ditarik oleh truk KIA KM500, maka di kelas meriam Howitzer kaliber 105 mm sudah mahfum TNI menggunakan light utility truck. Diantara jenis yang populer sebagai penarik meriam 105 mm adalah truk Mercedes Benz Unimog, REO M35 dan KIA KM250. Yang disebut terakhir punya keunikan tersendiri, pasalnya dominan digunakan Satuan Artileri Medan (Armed) sebagai penarik meriam KH-178 105 mm. Baik KIA KM250 dan meriam KH-178 memang berasal dari induk perusahaan yang sama di Korea Selatan. (more…)

Secanggih apa pun suatu alutsista, pada kenyataan kinerjanya bakal sangat bergantung pada kondisi alam. Dan bicara tentang kemampuan roket MLRS (Multiple Launch Rocket System) yang digadang Armed TNI AD dan Armed Marinir TNI AL, maka dalam gelar operasinya juga harus memperhatikan kondisi cuaca yang ada di daerah sekitar peluncuran. Dan untuk perihal pemantauan cuaca, sistem baterai (kompi) ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) II punya kecanggihan tersendiri. (more…)

Dalam gelar kekuatan setingkat baterai (kompi), alutsista MLRS (Multiple Launch Rocket System) ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) II Armed TNI AD setidaknya membutuhkan pergerakan 13 kendaraan khusus (ransus). Lakon utamanya memang kendaraan peluncur AV-LMU (Universal Multiple Launcher), namun ada beberapa ransus lain yang berperan vital dalam sistem baterai ASTROS, diantara yang langsung terkait launcher adalah keberadaan kendaraan pembawa/re-supply amunisi yang disebut AV-RMD. (more…)

Jika tiada aral melintang, tak lama lagi etalase Batalyon Armed GS (Gerak Sendiri) TNI AD bakal bertambah, yakni dengan hadirnya 20 unit Self Tracked Propelled Howitzer M109A4 Paladin dari Belgia. Ini tentu angin segar, mengingat kekuatan Batalyon Armed (Yon Armed) GS, khususnya yang berbasis self tracked (tank) sejak tiga dekade lebih belum mendapat peremajaan alutsista. (more…)

Bagi Indonesia, senjata jenis self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) bukan ‘barang’ baru, setidaknya Armed TNI AD dan Marinir TNI AL sudah mulai menggunakannya sejak persiapan operasi Trikora di tahun 60-an. Namun tatkala ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) II MK6 datang dari Brasil, semua perhatian seolah beralih ke sistem senjata besutan Avibras ini. Bahkan militer Malaysia sejak tahun 2001 menjadikan ASTROS sebagai senjata pemukul di wilayah perbatasan. Lantas apa yang membuat senjata yang telah dipakai di delapan negara ini begitu spesial? (more…)

Mengambil tempat di Pantai Bocor, Kebumen, Jawa Tengah, hari kamis lalu (4/8/2016), satuan Artileri Medan (Armed) TNI AD berhasil melaksanakan uji tembak MLRS (Multiple Launch Rocket System) jenis ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) II MK6. Berita ini mendapat respon hangat dari jagad pemerhati alutsista nasional, pasalnya ASTROS dipandang sebagai alutsista strategis dengan letalitas tinggi. Apalagi sejak diperkenalkan ke publik di Tanah Air pada tahun 2012 silam, baru kali ini ASTROS dijajal kemampuan tembaknya.
(more…)

RM70 Grad Batalyon Roket Pasukan Marinir (Pasmar) TNI AL memang alutsista yang kondang, selain kerap tampil dalam show parade militer, seperti penembakkan salvo spektakuler di HUT TNI ke-70 lalu, RM70 Grad juga rajin diikutkan dalam operasi latihan tempur, termasuk digelar dalam operasi di Poso, Sulawesi Tengah belum lama ini. Letalitas yang maksimal, bisa menghancurkan area 3 hektar dalam tembakkan salvo, menjadikan MLRS (Multiple Launcher Rocket System) digadang pas sebagai sista artileri medan unggulan.
(more…)