Spionase Drone di Pangkalan Udara Jerman: Sistem Rudal Arrow 3 Jadi Incaran Saat Ancaman Rudal Oreshnik Rusia Meningkat

Keamanan wilayah udara Eropa kembali diguncang oleh insiden spionase misterius. Hanya dua hari sebelum sistem pertahanan rudal canggih Arrow 3 resmi beroperasi, tiga drone tak dikenal terdeteksi melakukan pengintaian di atas instalasi radar utama di Pangkalan Udara Annaburg, Saxony-Anhalt.

Baca juga: Radar EL/M-2080S “Super Green Pine”: Jadi Mata dan Otak Sistem Rudal Hanud Arrow 3 Jerman

Insiden ini memicu alarm di tingkat tertinggi militer Jerman (Bundeswehr), terutama karena Arrow 3 merupakan tulang punggung baru dalam inisiatif European Sky Shield yang dirancang khusus untuk menangkal ancaman rudal balistik antarbenua, termasuk rudal hipersonik “Oreshnik” milik Rusia yang baru-baru ini menggempur Ukraina.

Menurut laporan internal yang dikutip oleh Defense Romania, ketiga drone tersebut terbang pada ketinggian rendah, sekitar 100 meter, tepat di atas area sensitif pangkalan. Unit reaksi cepat Bundeswehr segera dikerahkan untuk menetralisir ancaman tersebut.

Para prajurit dilaporkan mencoba melumpuhkan drone-drone tersebut menggunakan senapan serbu G27P yang dilengkapi dengan alat bidik optik canggih. Namun, upaya tersebut gagal total; drone-drone itu berhasil menghilang tanpa jejak di tengah kegelapan. Kontra-intelijen militer Jerman kini mengklasifikasikan peristiwa ini sebagai tindakan “spionase yang disengaja.”

Cemas Serangan Rudal Balistik, Jerman Resmi Bentuk Satgas Operasi Sistem Rudal Hanud Arrow 3

Mata dan Otak yang Diintai: Radar EL/M-2080S Super Green Pine
Fokus utama dari aksi pengintaian ini diyakini adalah unit radar sistem Arrow 3. Berdasarkan data teknis, Arrow 3 menggunakan Radar EL/M-2080S Super Green Pine sebagai “mata dan otak” operasionalnya.

Radar buatan Elta Systems (anak perusahaan IAI Israel) ini bukan radar sembarang. Berikut adalah kecanggihan yang diduga ingin dipelajari oleh pihak asing, yaitu mampu mendeteksi target balistik pada jarak hingga 900 kilometer. Radar yang ditempatkan dalam radome ini menggunakan teknologi Active Electronically Scanned Array (AESA) yang memungkinkannya melacak lusinan target berkecepatan tinggi (lebih dari 3.000 m/s) secara bersamaan.

EL/M-2080S Super Green Pine diklaim sangat presisi dalam membedakan antara rudal asli dengan umpan (decoy) di luar angkasa.

Bagi pihak lawan, mengetahui koordinat presisi dan pola emisi frekuensi dari radar Super Green Pine adalah informasi intelijen yang tak ternilai untuk merancang serangan guna membutakan pertahanan udara Jerman.

Insiden ini terjadi di momen yang sangat krusial. Beberapa hari sebelumnya, Rusia kembali meluncurkan rudal balistik hipersonik Oreshnik dalam serangannya ke Ukraina. Oreshnik diklaim oleh Kremlin sebagai rudal yang mustahil dicegat oleh sistem pertahanan Barat saat ini.

Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Oreshnik Kedua ke Lviv (Ukraina): Kecepatan 13.000 Km/Jam Tak Terbendung Patriot

Namun, Arrow 3 dirancang justru untuk menjawab tantangan tersebut. Sebagai pencegat exo-atmospheric, Arrow 3 mampu menghancurkan rudal balistik saat masih berada di luar atmosfer bumi. Kegagalan Jerman dalam mengamankan area sekitar Arrow 3 dari drone murah memberikan kesan adanya “celah” dalam perlindungan fisik pangkalan yang menyimpan teknologi bernilai miliaran Euro tersebut.

Kejadian ini menjadi teguran keras bagi keamanan NATO di Eropa. Meskipun Jerman memiliki sistem pertahanan rudal bernilai miliaran dolar untuk menangkis ancaman luar angkasa, mereka ternyata masih rentan terhadap ancaman taktis jarak dekat seperti drone pengintai.

Pihak kepolisian militer dan kontra-intelijen Jerman saat ini tengah melakukan investigasi mendalam untuk melacak operator drone tersebut, sementara pengamanan di sekitar pangkalan Annaburg kini diperketat guna memastikan Arrow 3 siap sepenuhnya melindungi langit Eropa dari ancaman rudal hipersonik masa depan. (Bayu Pamungkas)

Akhiri Netralitas? Israel Kirim Sistem Hanud Patriot ke Ukraina di Balik Layar, Rusia Hadapi Perubahan Sikap Yerusalem

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *