Angkatan Laut Thailand (Royal Thai Navy) mengambil langkah strategis untuk membentengi instalasi militer paling vitalnya dengan menggandeng raksasa pertahanan Spanyol, Indra. Melalui kontrak terbaru, Thailand resmi memilih sistem radar Lanza 3D untuk ditempatkan di Pangkalan Angkatan Laut Utama (Lantamal) Sattahip. (more…)
Jet tempur generasi 4++ andalan Rusia, Su-35 Flanker-E, kini memasuki babak baru dalam evolusi teknologinya. Media pemerintah Rusia telah mengonfirmasi pengembangan radar Active Electronically Scanned Array (AESA) baru untuk menggantikan radar PESA N035 Irbis-E yang telah digunakan sejak pesawat ini beroperasi pada 2014. (more…)
Evolusi drone kamikaze seri Shahed-136 (Geran-2) memasuki babak baru yang jauh lebih mengkhawatirkan bagi sistem pertahanan udara (hanud). Temuan terbaru dari medan tempur menunjukkan bahwa militer Rusia mulai melengkapi drone sekali pakai ini dengan passive radar homing heads (pemandu radar pasif). (more…)
Di tengah bara konflik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah, Amerika Serikat kembali mencatatkan kesuksesan besar dalam ekspor teknologi pertahanan strategisnya. Departemen Luar Negeri AS secara resmi telah memberikan lampu hijau bagi potensi penjualan luar negeri (Foreign Military Sale) berupa paket radar Lower Tier Air and Missile Defense Sensor (LTAMDS) senilai US$8 miliar atau setara Rp126 triliun kepada Kuwait. (more…)
Setelah sebelumnya menunjukkan taringnya dalam operasi di Venezuela, jet tempur spesialis peperangan elektronik (Electronic Warfare/EW) kebanggaan Angkatan Laut AS, EA-18G Growler, kembali mengambil peran sentral dalam babak pembukaan Operasi Epic Fury. (more…)
Keamanan kompleks Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Green Zone, Baghdad, Irak, kembali menjadi sorotan setelah sebuah serangan drone kamikaze dilaporkan berhasil menembus lapisan pertahanan udara dan menghantam aset krusial di atap gedung. Dalam insiden yang terjadi pada fajar 14 Maret 2026 tersebut, sebuah drone Shahed milik milisi pro-Iran—menargetkan struktur mini-dome di atas rooftop kedutaan. (more…)
Cina dilaporkan telah mencapai kemajuan signifikan dalam pengembangan semikonduktor berbasis Gallium Oxide (Gallium Oksida), sebuah material “super” yang diprediksi akan mengubah peta kekuatan di udara. Terobosan ini bukan sekadar pembaruan perangkat keras biasa, melainkan sebuah lompatan yang diklaim para peneliti mampu membuat sistem radar jet tempur generasi kelima Amerika Serikat, seperti F-22 Raptor, tertinggal hingga dua generasi di belakang. (more…)
Setelah popularitas Iron Dome milik Israel dan Steel Dome dari Turki, raksasa pertahanan Italia, Leonardo, secara resmi memperkenalkan solusi pertahanan udara terintegrasi terbaru mereka yang dinamakan Michelangelo. Menariknya, sistem yang digadang-gadang sebagai pelindung masa depan Eropa ini tidak hanya akan diuji di laboratorium, melainkan akan menjalani baptisan api (combat proven) langsung di medan perang Ukraina. (more…)
Sebuah babak baru yang mencekam terungkap melalui bidikan lensa dari luar angkasa. Berdasarkan analisis terbaru terhadap citra satelit yang disediakan oleh Airbus Defence and Space dan dipublikasikan oleh CNN, sistem pertahanan udara paling canggih milik Amerika Serikat di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania, dilaporkan telah berhasil ditembus. (more…)
Eskalasi konflik di Timur Tengah memasuki babak baru yang sangat krusial. Dalam rangkaian serangan balasan, Iran dilaporkan berhasil melumpuhkan dua aset intelijen paling berharga milik Amerika Serikat di kawasan Teluk. Tidak sekadar menyerang pangkalan militer, Teheran secara spesifik membidik “mata dan telinga” militer AS, yakni sistem radar peringatan dini jarak jauh yang menjadi tulang punggung pertahanan rudal AS dan sekutunya. (more…)