Category: Radar

Thales STIR EO Mk2 – Radar Pengendali Tembakan dengan Dual Sensor di Frigat Martadinata Class

Berbentuk laksana tameng milik Kapten America dan ditempatkan berada di atas anjungan, inilah perangkat elektronik yang punya fungsi khusus di frigat Martadinata Class. Perangkat yang diberi label STIR (Signaal Tracking and Illumination Radar) EO Mk2 ini, nantinya juga akan dipasang pada salah satu korvet Bung Tomo Class, yaitu KRI Usman Harun 359 dalam program mid life modernisation. (more…)

AU AS Order 90 Unit Radar AESA AN/APG-83 untuk Upgrade Kemampuan Armada F-16 C/D

Bila TNI AU kini tengah menggenjot proyek upgrade eMLU (enhanced Mid Life Upgrade), yaitu keseluruhan dari 10 unit F-16 A/B Block15 OCU agar dapat tuntas pada tahun 2020 ini, maka dari negera asal Sang Elang Penempur, disebutkan AU AS (USAF) tengah memulai program upgrade pada stock F-16 eksisting agar dapat dipasangi radar berteknologi AESA (Active Electronically Scanned Array) dari jenis AN/APG-83 Scalable Agile Beam Radar (SABR) produksi Northrop Grumman. (more…)

Laguna-M, Sistem Radar Pantai Rusia Pemantau Zona Ekonomi Eksklusif

Ilustrasi

Masuknya kapal nelayan, kapal penjaga pantai, bahkan sampai kapal perang Cina di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara sempat membuat geger seluruh negeri ini. Bagi Otoritas keamaman laut, pengerahan armada kapal perang lantas dilakukan secara bergantian untuk meronda dan mencegah elemen asing mengambil manfaat atas ZEE tersebut. (more…)

Setelah Setahun Tak Beroperasi, Radar AR 325 Commander di Satrad 224 Kini Telah Berfungsi Normal

Satuan Radar (Satrad) 224 di Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara punya peranan vital, utamanya memantau ruang udara di Selat Makassar yang juga menjadi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan langsung bersinggungan dengan  wilayah batas laut Filipina bagian selatan. Namun sudah setahun belakangan satrad ini tidak dapat beroperasi, lantaran radar yang digunakan mengalami kerusakan. Dan baru pada 16 Februari 2020, radar dari jenis AR 325 Commander akhirnya dapat beroperasi kembali. (more…)

Lockheed Martin AN/TPQ-53 – ‘Tameng’ Singapura dari Ancaman Serangan Artileri

Sebagai negara dengan kekuatan militer termodern di Asia Tenggara, adopsi Weapon Locating Radar (WLR) jelas bukan barang baru bagi Singapura. Tidak tanggung-tanggung, guna melakukan proteksi atas wilayah daratannya, Artileri Medan AD Singapura telah mengoperasikan jenis WLR – AN/TPQ-36, AN/TPQ-37, Saab Arthur dan Elta ELM-2311 CRAM (Counter Rocket, Artilery, Mortar). Namun, masih ada yang lebih baru dari nama-nama tersebut, yaitu AN/TPQ-53 weapon-locating radars besutan Lockheed Martin. (more…)

Thomson TRS-2230D – Radar Intai Strategis Pelindung Ruang Udara Ibu Kota

Tanpa banyak disadari warga Jakarta dan sekitarnya, ada satuan tugas TNI yang secara terus-menerus memonitor ruang udara ibu kota, siang malam dan dalam cuaca apa pun, satuan ini melakukan tugasnya selama 24 jam. Inilah yang dikenal sebagai Satuan Radar (Satrad) 211 Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional) yang berlokasi di Tanjung Kait, Tangerang, Banteng. (more…)

Thales DA05 – Radar Intai Udara Sekunder di KRI Karel Satsuit Tubun 356

Bagi Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional), keberadaan radar intai udara di armada kapal perang frigat dan korvet TNI AL juga berperan sebagai gap filler dan mendukung jangkauan radar intai eksisting yang ada di daratan. Seperti dalam operasi pengamanan di kawasan Natuna, selain ada Satuan Radar 212 di Ranai, pengintaian ruang udara TNI mendapat perkuatan dari radar-radar udara yang melekat di kapal kombatan TNI AL. (more…)

Thales LW03 – Radar Intai Udara Utama di Frigat KRI Karel Satsuit Tubun 356

Diantara kapal kombatan TNI AL yang kini digelar di sekitaran Laut Natuna Utara, sebagian besar adalah dari jenis korvet, sementara yang menyandang predikat frigat baru satu unit, yakni KRI Karel Satsuit Tubun 356, yang kita kenal sebagai bagian dari Van Speijk Class (aka – Ahmad Yani Class). Kapal perang dengan kode KST 356 ini otomatis menjadi kapal kombatan bertonase terbesar TNI AL di Natuna, sekaligus juga menjadi yang paling ‘senior’ dari segi usia. (more…)

MR-302 “Strut Curve” – Radar Intai Udara dan Permukaan di Korvet Parchim Class TNI AL

Usianya memang tak lagi muda, namun korvet Parchim Class adalah jenis kapal perang dengan jumlah terbesar dalam Satuan kapal Eskorta (Satkor) TNI AL. Dengan populasi 14 unit dari total 16 unit yang diakuisisi dari Jerman Timur, korvet Parchim Class juga yang paling banyak dioperasikan TNI AL dalam operasi pengamanan di Lautan Natuna. Seperti pada insiden 30 Desember 2019, KRI Tjiptadi 381 dari Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I telah menghalau kapal penjaga pantai Cina yang dengan sengaja masuk ke Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia. (more…)