Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Siaga Tinggi: Korea Selatan Mulai Tempatkan Rudal “Monster” Hyunmoo-V di Unit Garis Depan

Menanggapi dinamika keamanan di Semenanjung Korea, militer Korea Selatan dilaporkan telah mulai menempatkan rudal balistik Hyunmoo-V (5), ke unit-unit tempur garis depan. Langkah strategis ini, yang dikonfirmasi pada awal Januari 2026, menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan deterensi konvensional Seoul terhadap potensi ancaman strategis dari utara.

Baca juga: Giliran Kim Jong Un Ketar-ketir, Korea Selatan Pamer Perdana “Monster Hypersonic Ballistic Missile” Hyunmoo-V

Hyunmoo-V, yang sering dijuluki sebagai “Rudal Monster”, kini menjadi pilar utama dalam doktrin Korea Massive Punishment and Retaliation (KMPR).

Pengerahan Hyunmoo-V ke unit operasional merupakan puncak dari serangkaian uji coba intensif yang membuktikan keandalan sistem peluncurannya. Berbeda dengan rudal balistik konvensional pada umumnya, Hyunmoo-V menggunakan teknologi cold launch, di mana rudal didorong keluar dari tabung peluncur menggunakan tekanan gas sebelum mesin utamanya menyala di udara. Teknologi ini sangat krusial untuk melindungi kendaraan peluncur (TEL) dari panas ekstrem mesin rudal raksasa tersebut, mengingat bobot dan tenaganya yang luar biasa besar.

Keunggulan utama yang membuat Hyunmoo-V ditakuti adalah kapasitas hulu ledaknya. Rudal ini mampu membawa muatan konvensional seberat 8 hingga 9 ton, menjadikannya salah satu rudal balistik non-nuklir paling kuat di dunia. Dengan hulu ledak seberat itu, Hyunmoo-V dirancang khusus sebagai “pemburu bunker” yang mampu menembus lapisan beton tebal dan menghancurkan fasilitas komando bawah tanah yang terletak jauh di kedalaman tanah. Kemampuan ini memberikan pesan jelas bahwa tidak ada tempat persembunyian yang aman bagi pusat komando lawan jika konflik pecah.

Balas Gertakan Korea Utara, Korea Selatan Sukses Luncurkan Rudal Balistik Hipersonik Hyunmoo-V

Hyunmoo-V dibawa dalam platform kendaraan peluncur TEL (Transporter Erector Launcher) 9×9. Rudal Hyunmoo-V dilaporkan memiliki firepower 11 ton dan dilengkapi dengan munisi berkemampuan Maneuverable Re-entry Vehicle (MaRV) dan Multiple Independently Targetable Re-entry Vehicle (MIRV).

Meskipun dikategorikan sebagai rudal jarak pendek jika membawa hulu ledak maksimal, Hyunmoo-V secara teknis memiliki fleksibilitas jangkauan yang luar biasa. Jika berat hulu ledaknya dikurangi, rudal ini diklaim mampu menjangkau sasaran pada jarak menengah, memberikan fleksibilitas bagi militer Korea Selatan untuk menyerang berbagai target strategis dari jarak aman. Pengerahannya ke unit garis depan menunjukkan bahwa Seoul kini lebih mengedepankan kesiapan serangan balasan instan sebagai bentuk pencegahan konflik.

Rudal Hyunmoo-V dikenal sebagai High Power Missile (HPM), dua rudal ini dirancang untuk secara efektif menetralisir fasilitas yang ada di bawah tanah milik Korea Utara. Rudal Hyunmoo-V memiliki desain unik yang dimaksudkan untuk meledak di atas fasilitas in. Propelan padatnya cukup kuat sehingga memerlukan mekanisme peluncuran dingin (cold-launch mechanism).

Dalam cold-launch mechanism, rudal biasanya ditempatkan dalam suatu wadah atau tabung yang tertutup. Saat peluncuran, wadah atau tabung tersebut kemudian terbuka, dan rudal dikeluarkan dari dalamnya. Metode ini dapat memberikan beberapa keuntungan, termasuk lebih fleksibel dalam penempatan sistem peluncuran dan dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran atau ledakan pada sistem peluncuran.

ROKS Jang Yeong-sil (SS-087): Kapal Selam Non-Nuklir Korea Selatan dengan 10 VLS dan Rudal Balistik Jarak Pendek (Hyunmoo 4-4)

Cold-launch mechanism adalah cara peluncuran proyektil atau rudal dari suatu sistem dengan memulai peluncuran dari keadaan diam atau saat istirahat. Ini berbeda dengan hot-launch mechanism di mana proyektil atau rudal diluncurkan dari sistem saat sedang bergerak atau dalam keadaan panas, yaitu mesin roket atau motor sudah aktif sebelum peluncuran.

Hyunmoo-V memiliki kecepatan luar biasa, mencapai targetnya dengan kecepatan lebin dari Mach 10. Meskipun jangkauan maksimum yang tepat dari Hyunmoo-V masih dirahasiakan, para ahli berspekulasi bahwa rudal tersebut berpotensi mencapai jarak hingga 3.000 kilometer atau bahkan lebih jauh, sehingga menempatkannya dalam kategori rudal balistik jarak menengah.

Langkah pengerahan rudal “monster” ini juga dibarengi dengan penguatan sistem pengawasan dan pengintaian terpadu untuk memastikan akurasi target. Dengan Hyunmoo-V yang kini sudah dalam posisi siaga di unit-unit operasional, Korea Selatan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kedaulatan dengan kekuatan penghancur yang presisi. Analis militer menilai bahwa kehadiran Hyunmoo-V secara signifikan mengubah kalkulasi strategis di kawasan, memperkuat posisi tawar Seoul dalam menjaga stabilitas keamanan regional melalui supremasi teknologi rudal domestik. (Gilang Perdana)

Berselubung Peluncuran Rudal Balistik, Korea Utara Sukses Luncurkan Satelit Intai