Kalashnikov Zala Aero Luncurkan Drone VTOL Hybrid dengan Sayap Modular

Kalashnikov Group lewat anak perusahaannya, Zala Aero, sejak 2019 telah berkecimpung dalam pasar drone. Bahkan saat awal kemunculannya, Zala Aero langsung menghentak publik dengan dirilis KUB-UAV, yaitu drone kamikaze yang diluncurkan saat ajang IDEX 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dan masih mengambil lokasi yang sama, Zala Aero kembali merilis drone terbarunya di IDEX 2021 yang diberi label Zala VTOL 421-16EV.

Baca juga: AL AS Uji Drone Hybrid VTOL untuk Kargo Logistik Jarak Jauh di Lautan

Zala VTOL adalah drone intai yang mengedepankan desain hybrid, dimana mampu lepas landas dan mendarat vertikal berkat empat unit rotor (tilt rotor). Selain itu drone juga dilengkapi motor utama pada bagian ekor fuselage, yang digunakan untuk menjalankan moda sebagai drone sayap tetap (fixed wing).

Model drone VTOL seperti ini bisa dibilang bukan sesuatu yang asing, yang unik adalah bagian sayap drone ini dapat dilepas, dimana sayap dengan rotor vertikal dapat diganti dengan model sayap konvensional yang punya dimensi lebih besar. Penggunaan dua model sayap tentu berpengaruh pada kemampuan jelajah dan endurance. Khusus bila menggunakan model sayap konvensional, maka metode pelucurannya menggunakan catapult (katepel), layaknya drone ScanEagle.

Drone ini disokong komputasi on-board ZX1 yang didasarkan pada kecerdasan buatan, yang memungkinkan pemrosesan data dalam format Full HD (1080 pixels) dan mengirimkan video serta foto HD melalui saluran komunikasi terenkripsi ke Ground Control Station, memastikan efektivitas pemantauan bahkan sebelum pesawat mendarat.

Baca juga: Sea Cavalry SD-40 – Drone Hybrid VTOL Pengintai Laut Cina Selatan

Bagian payload terdapat pada hidung, dimana payload dapat dikustomisasi sesuai sensor yang dibutuhkan dalam penugasan. Dari siaran pers yang diterima Indomiliter.com, disebut drone ini punya berat 10,5 kg dengan lebar bentang sayap 2,81 meter. Punya endurance 2 jam, drone VTOL produksi Rusia ini dapat melesat dengan kecepatan 70-100 km per jam. (Gilang Perdana)

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *