Drass DS8 Swimmer Delivery Vehicle (SDV): Perkuat Arsenal Tempur Bawah Air TNI AL

Guna menjalankan operasi khusus bawah air, wahana seperti Swimmer Delivery Vehicle (SDV) sudah jamak menjadi andalan bagi satuan seperti Komandoi Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL. Salah satu yang cukup dikenal adalah SEAL Carrier buatan Swedia yang telah digunakan sejak dekade silam. Nah, terkait SDV, belum lama ada ada kabar akuisisi dua unit SDV oleh Kementerian Pertahanan RI, yang kali ini mengusung jenis DS8 besutan perusahaan Italia, Drass Defence.

Baca juga: SEAL Carrier: Siluman Bawah Air Kopaska TNI AL

Dari siaran pers, Drass disebut telah mengirimkan dua unit SDV kepada Kementerian Pertahanan Indonesia sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan kemampuan bawah air bagi TNI AL.

Pengiriman ini merupakan tonggak penting dalam komitmen berkelanjutan Drass Defence untuk menyediakan solusi bawah air yang inovatif dan siap misi bagi angkatan laut modern, yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional yang terus berkembang.

SDV dilengkapi dengan kemampuan otonom canggih, mengintegrasikan sistem panduan dan navigasi mutakhir bersama dengan rangkaian periskop optronik yang lengkap. Semua fungsi otonom telah divalidasi secara ketat selama uji coba di laut yang komprehensif, yang menegaskan keandalan, keamanan, dan kesiapan operasional platform tersebut.

Sebagai bagian dari program pengiriman, Drass melakukan pelatihan pilot di laut secara ekstensif untuk memastikan operator Indonesia sepenuhnya siap untuk mengerahkan dan mengelola kendaraan secara efektif di lingkungan operasional dunia nyata.

Drass mengakui dukungan dan kerja sama dari mitra-mitra berharga kami, CSG dan Republik Palindo, yang kolaborasinya berkontribusi pada keberhasilan pelaksanaan pengiriman ini.

Drass DS8
Drass DS8 dibangun dengan filosofi kekuatan dan efisiensi. Lambung kapalnya menggunakan struktur tahan uji berbahan Glass Reinforced Plastic (GRP) yang dilapisi dengan fairing GRP hidrodinamis. Desain ini tidak hanya dibentuk untuk mendapatkan efisiensi gerak terbaik di dalam air, tetapi juga untuk mencapai kekuatan longitudinal dan transversal yang sesuai dengan regulasi ketat industri maritim.

Bagian-bagian utama yang bersifat tahan tekanan (pressure-resistant) terbuat dari kontainer aluminium atau baja tahan karat (stainless steel). Seluruh komponen ini dirancang kedap air dan mampu menahan tekanan hingga kedalaman 100 meter dalam kondisi transit, memberikan rasa aman ekstra bagi para penyelam yang mengoperasikannya.

Untuk mendukung misi jangka panjang, DS8 dilengkapi dengan sistem udara terkompresi berkapasitas total 528 liter pada tekanan 300 bar. Sistem ini memiliki fungsi ganda: menyediakan suplai udara untuk pernapasan operator serta melayani subsistem pengosongan tangki pemberat (ballast tank blowing).

Di balik kemudi, sistem hidrolik berperan vital dalam memberikan tenaga bagi aktuator manuver. Mulai dari pergerakan kemudi (rudder), katup ventilasi tangki pemberat, hingga tiang kamera TV, semuanya digerakkan oleh Hydraulic Power Unit (HPU) tahan tekanan yang terletak di bagian buritan kapal.

Salah satu fitur paling unik pada DS8 terletak pada sistem komunikasinya. Terdapat dua jalur komunikasi utama: sistem nirkabel (wireless) personal untuk masing-masing penyelam, dan sistem kabel (wired) terintegrasi di dalam wahana.

Selama navigasi di bawah air, kru disarankan menggunakan sistem kabel on-board. Selain memberikan kualitas suara yang jernih, sistem kabel ini meminimalkan risiko intersepsi oleh pihak lawan dan menghemat baterai perangkat nirkabel personal. Dengan demikian, saat operator keluar dari DS8 untuk melancarkan aksi, perangkat komunikasi nirkabel mereka masih dalam kondisi daya penuh dan siap digunakan.

SDV-1000V Hybrid Submarine – Bisa di Atas dan Bawah Permukaan, Andalan Pasukan Katak Negeri Ginseng

DS8 menawarkan ruang kargo atau payload yang sangat mumpuni untuk membawa perlengkapan tempur, ranjau, atau logistik lainnya. Dalam konfigurasi standar, volume kargo yang tersedia adalah sekitar 250 liter. Namun, bagi misi yang membutuhkan logistik lebih besar, tersedia variasi HL (High Load) yang mampu memperluas kapasitas hingga mencapai 500 liter.

Secara dimensi, Drass DS8 memiliki panjang keseluruhan sekitar 8,5 meter dengan berat total (dalam kondisi kosong) sekitar 3.500 kg, menjadikannya cukup ringkas untuk dideploy dari kapal induk atau kapal selam tertentu. Berdasarkan spesifikasi teknis, kendaraan tempur bawah air ini dirancang untuk membawa total 8 orang, yang terdiri dari, awak 2 orang (pilot dan navigator), dan penumpang (combat divers) 6 orang personel pasukan khusus.

Dry Combat Submersible – Kapal Selam Mini Terbaru untuk Pasukan Khusus US Navy SEAL

Jadi, total kapasitas angkutnya adalah 8 operator dalam kondisi perlengkapan tempur lengkap. Ke-8 personel ini duduk dalam konfigurasi yang ergonomis di dalam lambung basah (wet submersible), di mana mereka tetap terhubung dengan sistem suplai udara dan komunikasi internal kendaraan selama perjalanan menuju area operasi.

Dalam hal performa kecepatan, DS8 mampu melaju dengan kecepatan maksimal di atas permukaan sekitar 7-8 knot (tergantung kondisi laut), dan kecepatan di bawah permukaan sekitar 5-6 knot (kecepatan jelajah yang optimal untuk senyap).

Kemampuan manuvernya yang lincah dan profil suaranya yang rendah membuat DS8 menjadi aset yang sangat mematikan dalam skenario serangan sabotase pelabuhan, pengintaian pantai, atau penyusupan tim komando ke wilayah musuh. (Gilang Perdana)

The Croc – “Buaya” Kombatan dengan Kemampuan Hybrid Plus

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *