Category: Zeni

Tangkal Infiltrasi, Jepang Punya Wahana Amfibi Penebar Ranjau Anti Pendaratan

Foto: Twitter @JonHawkes275

Beragam strategi mutlak dilakukan guna mempertahankan suatu kawasan dari upaya infiltrasi. Khusus menghadapi potensi infiltrasi lewat laut, Jepang rupanya sadar manfaat dari penebaran ranjau di kawasan pantai dan perairan dangkal. Tebaran ranjau dipercaya mampu menghambat laju pendaratan pasukan lawan, namun menebar ranjau tentu punya prosedur dan teknik tersendiri. (more…)

Lawan Suhu dan Cuaca Ekstrem, Pasukan Cina di Perbatasan India Dilengkapi Fasilitas Thermal Shelters

Ladakh, dikenal sebagai salah satu dataran tertinggi di Bumi, dan karena lokasi yang begitu tinggi, menjadikan iklim dan suhu di wilayah India yang berbatasan dengan Tibet (Cina) ini begitu ekstrem, terutama pada musim dingin. Lain dari itu, Ladakh di garis batas utara India hingga kini menjadi area konflik antara pasukan Cina dan India yang berebut klaim atas koordinat di perbatasan. (more…)

Norinco GZM003 – Rantis Ponton Amfibi untuk Gelar Operasi Zeni Tempur

Reverse engineering yang dilakukan Cina selama ini dominan terdengar di lini senjata genggam, rudal, tank/panser, jet tempur sampai meriam/kanon. Sementara untuk pencapaian di lini bantuan tempur (banpur) jarang terdengar atau minim diulas oleh media. Namun jangan salah, ternyata manufaktur kampiun China North Industries Corporation (Norinco) ternyata punya produk untuk satuan zeni tempur (Zipur), yakni kendaraan ponton amfibi dengan penggerak roda rantai atau tracked self-propelled (SP) pontoon bridge system. (more…)

Dukung Infiltrasi Senyap, Rusia Luncurkan Parasut dengan Kemampuan ‘Stealth’

Mengandalkan kegelapan malam dan teknik HALO (high altitude low opening), adalah sebagian dari jurus pasukan elite untuk melaksanakan operasi terjun tempur (junpur) dalam misi infiltrasi dan sabotase. Meski begitu, ada beragam risiko yang harus ditanggung oleh prajurit, di antaranya adalah payung parasut yang sedari awal telah terdeteksi oleh pasukan lawan di darat. Walau dalam kepekatan malam, faktanya parasut yang mengembang dapat dilihat jelas oleh lawan yang menggunakan night-vision goggles (NVG). (more…)

Rosoboronexport Luncurkan EM-411 Cerberus, Satukan Fungsi Detektor Logam dan Pistol Setrum

Saat mendengar nama Rosoboronexport, mungkin yang ada dalam pikiran Anda adalah beragam senjata mematikan buatan Rusia, lantaran Rosoboronexport selama ini memang dikenal sebagai agen penjualan senjata resmi dari Pemerintah Rusia. Bila Anda menyebut ranpur lapis baja BMP-3F Korps Marinir atau jet tempur Sukhoi, maka akan tersebut nama Rosoboronexport. Namun, kali ini Rosoboronexport justru merilis produk keamanan yang tidak mematikan. Yang dimaksud adalah EM-411 Cerberus, jenis konsol yang memadukan antara fungsi detektor logam dan pistol setrum. (more…)

Drone Beroda Rantai THeMIS Sambangi Indonesia, Bakal Diakuisisi TNI?

Ada yang menarik dari siaran pers Milrem Robotics (11/2/2020) atas partisipasinya dalam Singapore AirShow 2020 yang dihelat pada bulan Februari lalu. Yaitu pada salah satu paragraf akhir, manufaktur perangkat pertahanan robotik asal Estonia ini menyebut, bahwa telah mengirimkan drone beroda rantai alias UGV (Unmmaned Ground Vehicle) THeMIS (Tracked Hybrid Modular Infantry System) ke beberapa negara, seperti Jerman, Belanda, Inggris, Perancis, Norwegia, Amerika Serikat dan Indonesia. (more…)

Lindungi Lanal Tartus di Suriah, AL Rusia Kerahkan Mamalia untuk Tangkal Sabotase

Selain pangkalan udara (lanud) Khmeimin, instalasi penting bagi militer Rusia di Suriah adalah pangkalan angkatan laut (lanal) Tartus. Dioperasikan langsung oleh Armada Laut Hitam AL Rusia, lanal Tartus punya peran penting bagi Rusia dalam penyaluran logistik ke palagan di Timur Tengah. Dibangun sejak era Uni Soviet pada tahun 1971, Lanal Tartus selalu padat dengan hilir mudik kapal perang Rusia, termasuk belum lama kapal selam Kilo Class terdeteksi berada di Tartus. Karena punya peran vital bagi eksistensi Rusia dan rezim Bashar al-Assad, maka keberadaan lanal ini sangat rawan pada upaya sabotase. (more…)

Rebutan Pengaruh di Samudera Hinda dan Selat Malaka, India dan Cina Optimalkan Kehadiran Kapal Selam

Bila Nazi Jerman berani menghadapi beberapa front sekaligus di Perang Dunia II, pun demikian dengan Cina, meski belum tentu bakal merembet ke perang terbuka, potensi konflik yang dihadapi Cina bisa berlanjut bak serial. Bukan hanya di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan, konflik yang terkait Cina juga punya potensi menjalar ke Samudera Hindia dan Selat Malaka. Dan ketika menyangkut Samudera Hindia, maka yang menjadi lawan Cina adalah India. (more…)