Tag: Kopaska

The Croc – “Buaya” Kombatan dengan Kemampuan Hybrid Plus

Ir. Wisnu Wardhana (Foto: Istimewa)

Wahana infiltrasi laut banyak ragamnya, mulai dari kapal selam konvensional sampai kapal permukaan hybrid telah digunakan oleh satuan elite TNI, seperti Komondo Pasukan Katak (Kopaska) yang memang punya keahlian untuk misi tersebut. Namun dari Kota Buaya, tepatnya tim dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) punya rancangan baru yang termasuk revolusiner, yaitu tengah digarap prototipe kapal kombatan hybrid dengan kemampuan plus. (more…)

ADS Amphibious Rifle – Senapan Serbu Bullpup Andalan Pasukan Katak Rusia

Netizen yang budiman tentu mengenal APS (Avtomat Podvodnyy Spetsialnyy), yaitu senapan otomatis bawah air yang selama ini digunakan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL. Punya desain mirip AK-47, senapan ini menjadi andalan oleh banyak frogman di banyak negara, terutama berkat penggunaan peluru model ‘paku’ yang khas. Namun, bagi bagi pasukan khusus Rusia, APS sudah ketinggalan zaman dan tak efisien. (more…)

Konsep Pengamanan di Perbatasan, Inilah Kendaraan Tempur Bawah Air Buatan Dalam Negeri

Yang disebut Kendaraan Tempur Bawah Air (KTBA) sudah bukan hal baru dalam definisi peperangan bawah permukaan. Menjadi kepanjangan peran kapal selam, KTBA atau SDV (Seal Delivery Vehicle) menjadi kunci daya gerak bagi satuan elite dengan spesialis peperangan bawah laut, seperti Kopaska (Komando Pasukan Katak) TNI AL. Tak hanya di lingkup TNI AL, satuan elite lain seperti Kopassus (Komando Pasukan Khusus) juga mempunyai KTBA, meski dalam dimensi yang lebih kecil. (more…)

Berdesain Lebih Kompak, Inilah Skuter Bawah Air Divejet 414 Andalan Kopaska TNI AL

Masih dari satu pabrikan, selain Seabob Black Shadow 730, Kopaska (Komando Pasukan Katak) TNI AL juga mengoperasikan wahana skuter bawah air Seabob Divejet 414 buatan Rotinor GmbH, Jerman. Dibanding Black Shadow 730, Divejet 414 yang banyak digunakan pasukan elite manca negara ini punya ukuran lebih kompak dan lebih kecil. Dua skuter asal Jerman ini, boleh dibilang menjadi benchmark rancangan Diver Propulsion Vehicles (DPV) yang dikembangkan Dislitbangal. (more…)

RIMPAC 2018: Dukung Interoperabilitas Antar Pasukan Khusus, Lockheed Martin Hadirkan UCP TDU

Selain gelar peperangan di lautan, ajang RIMPAC (Rim of the Pacific) juga punya agenda latihan pendaratan amfibi oleh Marinir dan gelar operasi pasukan khusus di daratan. Dengan diikuti oleh pulihan negara, salah satu tantangan yang dihadapi dalam latihan gabungan berskala besar adalah interoperabilitas pada sistem komunikasi. Perbedaan standar sistem komunikasi, sudah barang tentu bisa menjadi hambatan tersendiri. Menyadari hal tersebut, Lockheed Martin pada RIMPAC 2018 menghadirkan solusi bagi participating partner nation forces. (more…)

M27 Infantry Automatic Rifle: Paling Disukai Marinir AS, Turut Dicoba Marinir Indonesia

Senapan serbu yang satu ini mungkin terlihat ‘biasa’ saja, tapi jangan salah, M27 IAR (Infantry Automatic Rifle) adalah salah satu senapan yang paling disukai oleh prajurit Marinir Amerika Serikat (USMC). Sampai-sampai M27 mendapat julukan “two weapons in one,” lantaran M27 mencerminkan senapan yang mampu menawarkan akurasi tinggi dan mampu memberikan tembakan penekanan pada suatu area, layaknya SAW (Squad Automatic Weapon). (more…)

Multimission Portal, Menjadikan Kapal Selam A26 Class Handal Untuk Misi Infiltrasi

Canggih dan futurisktik jelas, namun baik kapal selam Type 218SG (Jerman), Scorpene Class 1000 (Perancis) dan A26 Class (Swedia) disatukan dalam kesamaan, yakni sampai saat ini sama-sama belum ada yang diluncurkan. Meski begiu, ketiga manufaktur pembuatnya telah merilis spesifikasi dan keunggulan sensor serta sistem senjatanya. Lantas, siapakah yang paling handal diantara ketiganya? Pastinya masing-masing galangan juga punya argumen tersendiri.

(more…)

CornerShot: Tembak Sasaran dari Balik Tembok, Inilah Senjata ‘Petarung’ Jarak Dekat

Senjata yang satu ini kalibernya tak besar, persisnya masuk dalam kaliber 9 mm yang digunakan pada pistol dan SMG (Submachine Gun). Namun jangan keliru, senjata andalan Kopaska (Komando Pasukan Katak) yang diberi label CornerShot ini platform intinya adalah sebuah pistol, bahkan CornerShot dapat dipasang berbagai tipe pistol kaliber 9 mm. Dalam beragam operasi tempur di wilayah urban yang membawa prajurit ke ladang CQB (Close Quarter Battle), maka CornerShot ibarat menjadi senjata pamungkas, yakni mampu membidik sasaran dibalik dinding, mengintai situasi bak periskop kapal selam, dan yang utama menghindarkan risiko prajurit tewas dalam pertempuran jarak dekat. (more…)