
Pengerahan alutsista canggih membawa harapan untuk keunggulan di medan perang. Namun pada sisi lain, penggunaan alutsista yang dimaksud bakal mengundang resiko, yaitu kemungkinan dipelajarinya teknologi yang ada di dalamnya, terlebih bila didapatkan lawan dalam kondisi semi utuh. (more…)

Terpisahkan jarak sekitar 2.000 kilometer, Perancis untuk pertama kalinya mengerahkan flight jet tempur Rafale, termasuk kemungkinan varian yang berkemampuan serangan nuklir, ke Swedia. Dalam penerbangan latihan Pégase (Pegasus) 2025, Perancis hadir sebagai sesama anggota NATO untuk mendukung kampanye pencegahan atas ancaman yang meningkat di Eropa, yang mana kini sebisa mungkin dilakukan tanpa harus bergantung kepada AS. (more…)

Filipina kini menjadi negara dengan penebalan alutsista terdepan di Asia Tenggara, selain penggelaran sistem rudal presisi jarak jauh Typhon Weapon System dari Angkatan Darat AS (US Army) dan NMESIS dengan rudal anti kapal NSM milik Korps Marinir AS (USMC), Negeri Pinoy belum lama ini kedatangan batch (gelombang) kedua rudal jelajah Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai (coastal defence missile system). (more…)

Selain Typhon Weapon System yang digelar Angkatan Darat AS (US Army) di Filipina, kini ada lagi alutsista dari AS yang baru tiba di Filipina dan bakal memicu respon keras dari Cina. Yang dimaksud adalah NMESIS (Navy Marine Expeditionary Ship Interdiction System) launch vehicle. (more…)

Turkish Aerospace Industries (TAI) pada tanggal 8 April 2025 mengumumkan pencapain baru dalam pengembangan drone kombatan (UCAV) Anka-3 yang berhasil meluncurkan drone atau rudal jelajah mini – Super Simsek. (more…)

Berlokasi di galangan kapal Sevmash di Severodvinsk, pada 27 Maret 2025, Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi meluncurkan Perm, yakni kapal selam serang bertenaga nuklir generasi keempat yang termasuk dalam Yasen M class. Berbeda dari Yasen M class lainnya, Perm merupakan kapal selam serang pertama yang dilengkapi dengan rudal jelajah hipersonik 3M22 Tsirkon (Zircon) sebagai senjata andalan. (more…)

Meski secara de facto masih bergantung pada alutsista buatan Amerika Serikat (AS), namun matra udara Turki membuat terobosan yang revolusioner, yakni tidak lagi menggunakan source code dari AS untuk menjajal jenis senjata baru pada jet tempur F-16 Fighting Falcon, hal tersebut dimungkinkan berkat adopsi UBAS. (more…)

Pengembangan rudal jelajah udara ke permukaan atau air-launched cruise missile (ALCM) Cheonryong (Sky Dragon) yang digarap LIG Nex1 telah mencapai babak baru dengan fase pengujian. Dilepaskan dari jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle, Cheonryong sejak awal dipersiapkan sebagai senjata inti pada jet tempur multirole KF-21 Boramae. (more…)

Kemampuan serang jarak jauh pada sasaran di lautan pada jet tempur F-16 Fighting Falcon, nampaknya ingin digenjot oleh Angkatan Udara AS (USAF). Setelah belum lama ada upaya uji integrasi AGM-84N Harpoon Block II+, kini ada kabar terbaru bahwa F-16 USAF akan diberi kemampuan untuk meluncurkan rudal anti kapal jarak jauh AGM-158C Long Range Anti-Ship Missiles (LRASM). (more…)

Setelah dipesan pada awal tahun 2020, AGM-158C Long Range Anti-Ship Missiles (LRASM), rudal anti kapal jarak jauh dengan Artificial Intelligence (AI) telah berhasil diuji luncurkan oleh F/A-18F Super Hornet Angkatan Udara Australia – Royal Australian Air Force (RAAF). (more…)