
Gagal berdialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mewujudkan gencatan senjata di Ukraina, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan akan mengirim sistem hanud MIM-104 Patriot ke Ukraina, dan yang kontroversial, Trump juga mempertimbangkan pengiriman senjata jarak jauh dengan presisi tinggi, yang kemudian mengerucut rudal jelajah jarak jauh AGM-158 JASSM (Joint Air-to-Surface Standoff Missile). (more…)

Tiga perusahaan pertahanan kampiun, KNDS Deutschland (Jerman), Elbit Systems (Israel), dan Kongsberg (Norwegia) mengumumkan telah berhasil melakukan uji tembak langsung pertama rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dari MARS 3 rocket artillery system. Perusahaan-perusahaan tersebut menyatakan bahwa uji coba tersebut mengonfirmasi kemampuan MARS 3 untuk meluncurkan NSM yang meluncur di atas permukaan laut. (more…)

Selain mengerahkan tujuh pembom stealth B-2 Spirt yang menargetkan fasilitas nuklir Iran di Fordow, dalam Operasi Midnight Hammer, Amerika Serikat juga meluncurkan sekitar 30 unit rudal jelajah jarak jauh Tomahawk ke instalasi strategis di Iran. Tomahawk yang digunakan secara khusus diluncurkan dari wahana kapal selam. (more…)

Kreativitas ala perang dingin kembali mengemuka, salah satunya adalah Rusia yang tengah mempertimbangkan penggunaan basis pesawat komersial Tupolev Tu-214 sebagai pembawa/peluncur rudal jelajah udara ke permukaan jarak jauh Kh-101 ALCM (Air Launched Cruise Missile). (more…)

Laksana jet tempur yang memasuki zona pertahanan udara lawan, rudal jelajah udara ke permukaan berdesain stealth Kh-101 belum lama ini terekam video amatir tengah melepaskan umpan (decoy) berupa flare sesasat sebelum menghantam sasaran. Peluncuran rudal Kh-101 dalam video ini adalah bagian dari aksi balasan Rusia atas serangan swarm drone Ukraina yang menyerang beberapa basis pangkalan pembom strategis Rusia pada 1 Juni 2025. (more…)

Guna mengacaukan serangan rudal jelajah anti kapal, maka perangkat umpan alias decoy seperti chaff telah menjadi sistem proteksi standar pada kapal patroli dan kombatan. Namun, pengembangan rudal jelajah terus berlanjut dengan sistem pemandu yang kian mumpuni, sehingga tebaran roket chaff belum tentu efektif untuk menghalau rudal dengan dukungan radar pencari plus kecerdasan buatan. (more…)

Serangan rudal jelajah anti kapal masih menjadi momok menakutkan dalam dinamika peperangan laut modern, masih hangat dalam ingatan insiden pada kapal penjelajah Rusia RTS Moskva, yang karam di Laut Hitam setelah dihujani rudal Neptune Ukraina. Faktanya bukan perkara mudah untuk menertalkan serangan rudal anti kapal yang bisa mengubah ketinggian secara dinamis dengan kecepatan tinggi. (more…)

Brahmos Aerospace Private Limited (BAPL), perusahaan patungan India dan Rusia yang memproduksi rudal jelajah Brahmos, dikabarkan telah membuka fasilitas produksi baru di Lucknow, ibu kota Uttar Pradesh, pada tanggal 11 Mei 2025. (more…)

Bukan hanya Rusia yang punya pengalaman pahit ketika kapal perangnya disengat rudal anti kapal, jauh sebelum insiden yang menimpa kapal penjelajah rudal RTS Moskva di Laut Hitam, maka Angkatan Laut Amerika Serikat sudah punya pengalaman tak mengenakan yang menimpa frigat USS Stark di Teluk Persia. (more…)

Bila klaim Pakistan yang telah menghancurkan sistem rudal hanud (pertahanan udara) S-400 “Sudarshan” milik India benar, maka boleh jadi hubungan antara Cina dan Rusia menjadi ‘tak enak hati’, pasalnya S-400 yang merupakan produksi Rusia, diklaim telah dihancurkan oleh rudal jelajah udara ke permukaan hipersonik CM-400AKG yang tak lain adalah produksi Cina yang disebut telah diluncurkan ke sasaran perbatasan dengan jet tempur JF-17 Thunder. (more…)