
Angkatan Darat India secara resmi meresmikan penggunaan jenis amunisi artileri generasi terbaru yang akan mengubah lanskap pertempuran darat di kawasan. Proyektil kaliber 155 mm dengan dukungan teknologi Ramjet (Ramjet-Assisted) hasil kolaborasi antara Indian Institute of Technology (IIT) Madras dan industri pertahanan dalam negeri, kini telah masuk dalam jajaran operasional aktif. (more…)

Dunia maya kembali dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang memperlihatkan tabrakan dahsyat antara kereta kargo seberat ribuan ton dengan sebuah kendaraan tempur legendaris milik Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army). (more…)

Meski pembangunannya diwarnai delay panjang dengan sejumlah polemik, fregat Angkatan Laut Malaysia Maharaja Lela class, rupanya dibekali persenjataan unik, yaitu pada haluan terpasang meriam Bofors 57 MK.3 L70 Naval Gun dengan Stealth Cupola, menjadikan Maharaja Lela kapal perang kedua yang mengadopsi Bofors MK110 dengan stealth cupola setelah korvet Visby class milik Angkatan Laut Swedia. (more…)

Dalam dunia pertahanan udara modern, kecepatan reaksi dan kepadatan tembakan (fire density) adalah kunci kelangsungan hidup. China North Industries Corporation (Norinco) telah menjawab tuntutan ini dengan memperkenalkan sistem meriam anti-pesawat bergerak SH-2 76mm (juga dikenal sebagai SA2). (more…)

Kemampuan Shoot-and-Scoot, yakni mampu menembakkan amunisi pertama dalam waktu kurang dari 30 detik dan dapat segera bergerak untuk menghindari tembakan balasan (counter-battery fire), menjadi ciri khas dari self propelled howitzer (SPH) beroda ban seperti CAESAR (Perancis) dan Archer (Swedia). Berangkat dari keunggulan kemampuan tersebut, Turki pun punya solusi tersendiri yang dapat dipenuhi oleh industri pertahanan dalam negeri. (more…)

Ada kabar mengejutkan dari Ukraina, bahwa negara yang telah berperang sejak Februari 2022 itu, kini dinobatkan sebagai pengguna terbesar kedua Self Propelled Howitzer (SPH) CAESAR (Camion Équipé d’un Système d’Artillerie), sistem senjata artileri medan yang juga digunakan oleh satuan artileri medan TNI AD. (more…)

Guna meraih kontrak pada program Mobile Tactical Cannon yang dihelat oleh Angkatan Darat AS (US Army), Hanwha Aerospace (melalui anak perusahaannya, Hanwha Defense USA) kini mengembangkan varian baru self propelled howitzer K9 Thunder. (more…)

Angkatan Darat Vietnam kembali membutikan kreativitasnya dalam modifikasi sistem senjata artileri medan (armed), kali ini dengan menjadikan meriam tarik lawas era Soviet M-46 kaliber 130 mm, menjadi self propelled howitzer (SPH) PTH-130, yang mengusung platform kendaraan taktis (rantis) truk KamAZ-6560 8×8 buatan Rusia. (more…)

Menjadi salah satu alutsista Korea Selatan yang meraih sukses dalam pasar ekspor, mendorong Hanwha Aerospace untuk terus mengembangkan varian lanjutan dan upgrade dari self propelled howitzer (SPH) K9 Thunder. Dengan dinamika konflik global, Hanwha Aerospace kini aktif memperkenalkan dan mengembangkan dua varian K9 Thunder. (more…)

Mengikuti model proteksi ala Main Battle Tank (MBT), alutsista artileri medan (armed) self propelled howitzer 2S19M2 Msta-S 152 mm keluaran terbaru yang digunakan Angkatan Darat Rusia, terlihat dilengkapi proteksi sangar improvisasi (improvised protective cages) dan perlengkapan peperangan elektronik (electronic warfare/EW). (more…)