Belum lama ini ada peristiwa unik yang melibatkan Elang Penempur F-16 CJ Block52, dalam sesi demo udara saat hajatan Thunder Over Michigan 2019 di Bandara Willow Run di Romulus, Michigan pada 2 Agustus lalu, sebuah F-16 nampak terbang dengan kondisi salah satu panel terlepas. Ini tentu peristiwa langka dan belum pernah terbidik kamera sebelumnya. (more…)
F-16 C Block 52ID TNI AU Skadron Udara 16 dengan latar F-5 Tigris (Foto: Instagram Skadron Udara 16)
Latihan udara bilateral Elang Thainesia 2019 antara TNI AU dan AU Thailand (Royal Thai Air Force) telah ditututp pada 8 Agustus lalu, setelah resmi dibuka pada 30 Juli 2019 di Lanud Korat, Thailand. Jawara udara yang bertanding dari kedua negara adalah F-16 Fighting Falcon, namun ada yang unik, AU Thailand juga menyertakan jet tempur veteran F-5 E Tiger II dari Skadron Udara 211. Buat sebagian kalangan ini terasa seperti nostalgia, lantaran TNI AU juga pernah mengoperasikan F-5. Tapi jangan underestimate, F-5 Thaland yang berlaga di Elang Thainesia bukanlah F-5 ‘biasa.’ (more…)
Dalam keluarga Sukhoi Su-30, varian Su-30SM (Serial Modernized) ditempatkan sebagai kasta tertinggi, lantaran Su-30SM adalah varian yang hanya digunakan oleh AU Rusia. Pun jika ada negara lain yang berminat, maka disediakan versi ekspor dengan varian Su-30SME yang pertama kali diperkenalkan saat Singapore AirShow 2016. (more…)
Bila selama ini latihan duel udara menggunakan ACMI (Air Combat Maneuvering Instrumentation) hanya dinikmati oleh penerbang tempur yang mengawaki pesawat besutan Amerika Serikat dan NATO, kini ada kabar baik untuk para penerbang jet tempur Sukhoi Su-27/Su30 TNI AU. Mengikuti koleganya para penerbang F-16 Fighting Falcon di Skadrin Udara 3 dan Skadron Udara 16, para penerbang dari Skadron Udara 11 saat ini mendapatkan perkuatan berupa perangkat ACMI pod. Sosok yang bentuknya mirip rudal udara ke udara dan berada di bawah sayap ini adalah alat yang dapat merekam data-data pergerakan pesawat selama latihan penerbangan. (more…)
Lepas dari desain yang revolusioner dan kemampuan silumannya, harus diakui ikrar Cina yang tak bakal menjual Chengdu J-20 untuk ekspor menjadikan sosok jet tempur futuristik ini disejajarkan dengan keberadaan F-22 Raptor. Dan bila merujuk ke artikel terdahulu pada akhir 2018, disebutkan bahwa J-20 segera masuk fase produksi. Nah, belum lama ini malahan sudah ada yang dapat mengidentifikasi bahwa J-20 sudah masuk dalam arsenal kekuatan tempur udara Cina – People’s Liberation Army Air Force (PLAAF). (more…)
Kerinduan yang mendalam akan kehadiran jet tempur Sukhoi Su-35 buat sebagian netizen begitu berarti. Dengan dasar rasa nasionalisme yang tak ingin melihat kekuatan udara Indonesia terlihat inferior (dibandingkan) Singapura dan Australia, menjadikan kedatangan Su-35 masih begitu dinanti, meski harus diakui sampai kini beragam penundaan dan tantangan masih jadi kendala dalam proses akuisisi. (more…)
Setelah menjalani perawatan berat (overhaul} selama dua tahun, dua Sukhoi Su-30Mk, yaitu dengan nomer ekor TS-3001 dan TS-3002 telah tiba kembali kembali ke home base-nya di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar pada 28 Juli 2019. Seperti biasa, jet tempur twin engine kebanggaan Skadron Udara 11 tersebut diterima dalam kondisi ‘dilepas’ beberapa bagiannya, seperti sayap tengah, sayap ekor dan ekor tegaknya. (more…)
Cina pernah sesumbar bila kemampuan jet tempur Shenyang J-11D lebih baik dibanding Sukhoi Su-35 buatan Rusia. Hal tersebut didasarkan J-11D sudah dilengkapi radar Active Electronically Scanned Array (AESA). Namun belum lama ini ada kabar bahwa Cina justru kembali akan membeli paket Su-35, setelah 24 unit Su-35 pesanan tahun 2015 telah tuntas diserahkan ke Negeri Tirai Bambu pada April 2019. Pertanyaan yang mengemuka, mengapa Cina masih mengidamkan Su-35 bila mereka telah yakin kemampuan J-11D lebih unggul? (more…)
Dengan kedatangan gelombang perdana rudal hanud S-400 ke Turki, maka program penjualan jet tempur siluman F-35 Joint Strike Fighter bukan saja ditunda oleh Amerika Serikat, namun lebih jauh Pemerintahan Donald Trump telah membatalkan penjualan F-35 yang otomatis mendepak Turki dari program pengembangan F-35 yang telah dirintis Turki sejak 1999. Dan ibarat ingin ‘mengobati’ rasa sakit hati, Rusia rupanya tak ingin tinggal diam. (more…)
Meski pernah merasakan kekecewaan lantaran kesiapan operasional yang rendah dan terakhir ‘digosipkan’ rontok dalam duel udara di Kashmir melawan jet tempur AU Pakistan, namun itu semua rupanya tak membuat India berpaling dari sosok Sukhoi Su-30MKI, yang didapuk sebagai varian Sukhoi Su-30 tercanggih dan telah menjadi tulang punggung kekuatan udara Negeri Anak Benua tersebut. Dan kabar terbaru malah menyebut India kembali ingin mengakuisisi 18 unit Su-30MKI dari Rusia. (more…)