Saat Lakukan Manuver Tajam, Panel Kanon F-16CJ Fighting Falcon Terlepas

Belum lama ini ada peristiwa unik yang melibatkan Elang Penempur F-16 CJ Block52, dalam sesi demo udara saat hajatan Thunder Over Michigan 2019 di Bandara Willow Run di Romulus, Michigan pada 2 Agustus lalu, sebuah F-16 nampak terbang dengan kondisi salah satu panel terlepas. Ini tentu peristiwa langka dan belum pernah terbidik kamera sebelumnya.

Baca juga: Berlangsung Sejak September 2017, Inilah Kabar Proyek eMLU F-16 A/B Block15 TNI AU

Dikutip dari theaviationist.com (4/8/2019), insiden lepasnya panel pada F-16 pertama kali dilaporkan oleh fotografer dan pakar penerbangan James Woodard dari FullDiscAviation.com. Foto James memperlihatkan panel lepas dan terbuka saat pesawat melakukan manuver “G” tinggi di ujung selatan di area udara terbatas yang digunakan saat demonstrasi penerbangan.

Terkait insiden unik tersebut, Mayor Garrett Schmitz yang menerbangkan pesawat itu menyebut, “Itu memang sesekali terjadi pada F-16 atau pesawat apapun. Kadang-kadang panel gagal mengait dengan sempurna,” ujar Garrett Schmitz yang punya callsign “Toro.” Ia menambahkan, pada dasarnya apa yang terjadi adalah kegagalan pada gerendel dan panel terlepas. “Kami mengatakan bahwa kejadian itu tidak biasa. Bukan masalah yang terlalu dikhawatirkan. Itu adalah sesuatu yang baru saja terjadi dan bagian dari penerbangan, kami akan memperbaiki jet tersebut,” kata Schmitz.

Foto-foto: theaviationist.com

Dari foto-foto yang beredar, panel yang terlepas jelas terlihat berada di sisi fuselage pesawat, yaitu di belakang dudukan kanon Gatling Gun M61A1 enam laras yang menjadi senjata internal F-16. Panel yang terlepas ini berfungsi sebagai akses untuk pengaturan pada komponen kanon tersebut. Kuat dugaan panel terlepas saat melakukan manuver tajam 9G.

Setelah panel diketahui ada panel yang lepas, tampak beberapa kendaraan darurat mendekat ke landasan pacu utama di Willow Run, tetapi dengan cepat kembali ke posisi semula ketika insiden tersebut tidak dinyatakan darurat. Tim Demo F-16 menuntaskan aksi mereka pada hari Sabtu dengan menggunakan pesawat kedua yang dibawa ke Bandara Willow Run untuk perhelatan Thunder Over Michigan.

Tentang pesawat yang menjadi lakon dalam peristiwa di atas, adalah F-16CJ yang umumnya digunakan untuk misi SEAD (Suppression of Enemy Air Defense) dengan penekanan pada pencarian dan penghancuran sistem radar dan kedudukan (site) rudal lawan.

Baca juga: MK12 “Restu Ibu,” Bom Udara Andalan F-16 Fighting Falcon TNI AU

Uniknya 11 hari sebelum Thunder Over Michigan, ada insiden yang lain menyangkut F-16. Persisnya pada Royal International Air Tatoo (RIAT) 2019 di Lanud Fairford, Inggris, sebuah F-16 AS dari 480th Warhawks FS dari Lanud Spangdahlem, Jerman, mengumumkan keadaan darurat dalam penerbangannya. F-16 diketahui terpaksa mendarat darurat setelah ada masalah pada stabilizer horizontal atau tailplane. (Nurhalim)

19 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *