Bukan Hanya Pembom Strategis, Cina Juga Kembangkan Pembom Taktis dengan Kemampuan Steatlh

Bahwa Cina tengah mengembangkan pembom strategis jarak jauh dengan kemampuan siluman (stealth) pernah dikupas pada artikel sebelum ini, pembom yang diberi kode Xian H-20 kuat dugaan bakal menyerupai pembom bersayap delta B-2 Spirit milik AU AS. Namun geliat Sang Naga ternyata bukan hanya pada pembom strategis, komunitas intelijen Amerika Serikat menyebut Cina juga tengah mengembangkan apa yang disebut sebagai pembom taktis berkemampuan stealth.

Baca juga: Tandingi Kampanye B-21 Raider, Cina Rilis Teaser Pembom Siluman Xian H-20

Dikutip dari Thedrive.com (16/1/2019), disebutkan bahwa Intelijen AS telah mengkonfirmasi adanya dua pengembangan proyek pembom stealth yang tengah digarap Cina. Selain pembom jarak jauh Xian H-20, Cina juga tengah mengembangkan varian pembom yang lebih kecil dan difikuskan guna menghadapi peperangan di lingkup regional. Informasi ini dipaparkan dalam laporan China Military Power Report yang dirilis Defense Intelligence Agency (DIA) pada 15 Januari lalu.

Komunitas intelijen menduga bahwa pembom taktis siluman ini, paling cepat baru dapat muncul wujudnya pada tahun 2025. Pembom ini disebut-sebut akan mengusung teknologi jet tempur generasi kelima. Dalam terminologi barat, alutsista ini akan masuk kategori pembom tempur (fighter bomber). Desainnya sendiri akan merujuk pada sketsa jet tempur lansiran Shenyang Aircraft Corporation, yang dikenal dengan sebutan JH-XX.

DIA menyebut desain pesawat yang diduga JH-XX muncul pertama kali pada tahun 2013. Dari gambar rekaan atas desain JH-XX, nampak pembom tempur Cina ini menggunakan swept wing, twin taileron, dan mengusung dua mesin. Dari sisi elektronik, pembom tempur ini dilengkapi dengan radar AESA (Active Electronically Scanned Array).

Baca juga:Β Bikin Penasaran! Chengdu J-20 Segera Masuk Fase Produksi dan Tidak Akan di Ekspor

JH-XX ditaksir mempunyai bobot maksimum lepas landas antara 60 – 100 ton. Jarak jelajah pembom ini mencapai 1000 – 2000 mil. Dengan bekal senjata di waypon bay, JH-XX ditakar mampu menghantam basis militer AS di kawasan Jepang, Guam dan seputar Laut Cina Selatan. (Bayu Pamungkas)

3 Comments