Bidik Pengguna Su-30, Rusia Tawarkan Jet Tempur Stealth Su-57E sebagai Solusi Modernisasi di DSA 2026

Ajang pameran pertahanan Defense Services Asia (DSA) & NATSEC Asia 2026 di Kuala Lumpur menjadi panggung strategis bagi Rusia untuk memamerkan keunggulan teknologi dirgantara terbarunya. Melalui Rosoboronexport, bagian dari perusahaan negara Rostec, Rusia secara resmi menampilkan jet tempur generasi kelima Su-57E (versi ekspor).
Tampil dalam bentuk model skala (scaled model), Su-57E adalah bagian dari strategi agresif Moskow untuk mendekati negara-negara operator jet tempur Sukhoi seri Su-30 di kawasan Asia dan sekitarnya.
Salah satu fokus utama dalam kampanye pemasaran di DSA 2026 adalah posisi Su-57E sebagai opsi peningkatan yang logis bagi Angkatan Udara Malaysia (TUDM). Rusia menekankan bahwa Su-57E menawarkan tingkat kompatibilitas sistem dan persenjataan yang tinggi dengan armada Su-30MKM yang saat ini dioperasikan oleh Malaysia.
Kesamaan infrastruktur logistik dan integrasi senjata ini dianggap sebagai nilai tambah yang signifikan, karena dapat memudahkan proses transisi pilot serta teknisi, sekaligus menekan biaya adaptasi teknologi baru dalam skema modernisasi kekuatan udara nasional.
Bukan Sekadar Stealth: Mengapa Sistem ‘Adjustable Intake’ Jadikan Su-57E Raja Kecepatan Tinggi
Langkah Rusia ini sejalan dengan tren global di mana Moskow mulai mengamankan kontrak ekspor baru untuk jet tempur siluman tersebut. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Rosoboronexport telah menandatangani sejumlah kesepakatan dengan beberapa mitra internasional pada pembukaan pameran.
Aljazair saat ini tercatat sebagai operator luar negeri pertama yang telah menerima unit Su-57E, sementara negara-negara lain seperti India, Vietnam, dan Iran terus dipantau sebagai calon pembeli potensial. Di India, Rusia bahkan menawarkan skema produksi lokal sebanyak 100 unit melalui fasilitas Hindustan Aeronautics Limited (HAL) dengan paket transfer teknologi penuh.
Secara teknis, Su-57E dipasarkan sebagai platform yang telah teruji dalam pertempuran (combat-proven). Rusia memanfaatkan pengalaman operasional pesawat ini dalam berbagai misi nyata untuk meyakinkan calon pembeli bahwa Su-57E merupakan alternatif yang tangguh dan kompetitif dibandingkan platform Barat seperti F-35.
Selain fitur siluman (stealth) yang canggih, jet ini dibekali dengan kemampuan super-manuverabilitas dan sistem avionik terintegrasi yang dirancang untuk mendominasi ruang udara modern yang semakin kompleks.
Biro Desain Sukhoi: 50% Infrastruktur untuk Memproduksi Su-57E di India Telah Tersedia di HAL
Bagi negara-negara seperti Malaysia yang tengah mempertimbangkan langkah strategis untuk memperkuat pertahanan udara jangka panjang, tawaran Rusia ini memberikan opsi menarik di tengah persaingan teknologi jet tempur generasi kelima.
Dengan memanfaatkan basis operasional Su-30 yang sudah ada (Su-30MKM), Su-57E diposisikan bukan hanya sebagai jet tempur baru, melainkan sebagai kelanjutan evolusi kekuatan udara yang menawarkan lompatan kemampuan tanpa harus membangun ekosistem pendukung dari nol. (Gilang Perdana)
Pertahankan Su-30MKM (Malaysia) Hingga 2040, Rusia Tawarkan Upgrade Ke Standar “Super Sukhoi”


