Tag: TUDM

Thales Damocles Targeting Pod – Bikin Sukhoi Su-30MKM Malaysia ‘Setara’ Dassault Rafale

Meski pernah didera sejumlah masalah sampai kabar kesiapan tempurnya yang rendah, Sukhoi Su-30MKM milik Angkatan Udara Malaysia (TUDM), secara spesifikasi adalah varian yang terbilang unggul, bahkan dari asupan perangkat dan desain, Su-30MKM setara dengan Su-30MKI milik India, yang notabene Su-30 Malaysia di atas kertas lebih mumpuni ketimbang Su-30MK2 milik Indonesia dan Su-30MK2V milik Vietnam. (more…)

Unit Perdana CN-235 Malaysia Mulai Jalani Konversi Menjadi Pesawat MPA di Bandung

Setelah diwartakan pada Februari 2020, kini Malaysia dikabarkan telah memulai tahapan konversi pada armada CN-235 220. Seperti diketahui, dari enam unit CN-235 220 milik AU Malaysia (TUDM), dua unit diantaranya akan dikonversi menjadi pesawat intai maritim – MPA (Maritime Patrol Aircraft). Kini unit perdana CN-235 220 AU Malaysia telah tiba di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, guna memulai proses konversi yang telah tertunda akibat pandemi Covid-19. (more…)

Mahathir Mohamad: F/A-18D Hornet Hanya ‘Bebas’ Diterbangkan Saat Parade Udara

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad belum lama ini membuat pernyataan yang menghebohkan, meski inti yang dimaksud sudah menjadi rahasia umum, namun ini pertama kali tokoh Negeri Jiran mengungkapkan keluh kesahnya pada jet tempur buatan Amerika Serikat. Yang dimaksud Mahathir adalah F/A-18D Hornet, jet tempur yang dioperasikan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) itu memang disebut cukup tangguh, namun syarat dan ketentuan operasional yang terlalu ‘ditentukan’ oleh kebijakan AS yang menjadi masalah. (more…)

Malaysia Akan Konversi Dua Unit CN-235 Menjadi Varian MPA

Malaysia nampaknya ingin mengikuti jejak Indonesia sebagai negara pengguna CN-235 MPA (Maritime Patrol Aircraft), diwartakan dua dari enam unit CN-235 milik AU Malaysia (TUDM) akan dikonversi menjadi varian MPA. Konversi tersebut mendapat dukungan pendanaan oleh Amerika Serikat lewat program Maritime Security Initiative. (more…)

Sikorsky S-61A-4 Nuri – Lebih dari 50 Tahun Beroperasi, Ikon Helikopter Tua AU Malaysia Kini Pensiun

50 tahun dioperasikan, jelas merupakan usia yang panjang bagi sebuah helikopter. Dan di Asia Tenggara, ternyata ada helikopter yang telah mencapai usia lebih dari setengah abad. Yang dimaksud adalah Sikorsky S-61A-4 Nuri, varian dari helikopter kondang SH-3 Sea King ini mulai digunakan AU Malaysia (Tentara Udara Diraja Malaysia/TUDM) sejak 1967. Dan pada ajang Lima (Langkawi International Maritime and Aerospace) 2017, TUDM merayakan pencapaian 50 tahun pengabdian S-61A-4 Nuri. (more…)

PM Mahathir: Pembelian Jet Tempur dalam Jumlah Besar Sangat Tidak Produktif

Meski kesiapan tempur AU Malaysia (TUDM) sempat diwartakan ‘babak belur’ akibat hanya segelintir jet tempur utama yang siap terbang, namun suka atau tidak, Malaysia adalah negara di Asia Tenggara pertama yang mengadopsi dua jet tempur utama asal dua blok yang berbeda. Persisnya pada pertengahan 90-an, AU Malaysia mengakuisisi hampir bersamaan antara MiG-29 Fulcrum dari Rusia dan Boeing F/A-18D Hornet dari Amerika Serikat. (more…)

Dengan Dalih untuk Combat Evaluation, AU Malaysia Akuisisi 2 Unit JF-17 Thunder

Meski tak jadi hadir di ajang Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA) 2019, namun ada kabar mengejutkan, bahwa AU Malaysia (RMAF) justru telah mengakuisisi jet tempur ‘peranakan’ Cina – Pakistan, JF-17 Thunder. Yang dibeli memang tidak dalam jumlah besar, yaitu hanya dua unit untuk kebutuhan uji kinerja dan combat evaluation. Dengan bergabungnya Malaysia sebagai pengguna JF-17, maka Negeri Jiran ini menjadi negara pengguna jet single engine ketiga di luar Cina dan Pakistan. (more…)

Perpanjang Usia Pakai CN-235 220, AU Malaysia Lakukan Service Life Extention Program

Di tengah hiruk pikuk berita pengadaan alutsista, terselip kabar baik datang dari PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Memang bukan tentang kontrak pembelian, tapi BUMN Strategis ini ternyata sudah 20 tahun menyerahkan produk andalannya CN-235 220 kepada AU Malaysia (RMAF). Dan dari pernyataan petinggi RMAF di ajang LIMA 2019, tersebut bahwa pihak pengguna menyatakan  puas atas kinerja pesawat angkut sedang twin engine ini. (more…)

Yakovlev Yak-130: Meriahkan LIMA 2019, Dilirik Serius oleh Malaysia

Tender pengadaan Light Combat Aircraft (LCA) atau Fighter Lead-in Trainer (FLIT) yang tengah digadang Kementerian Pertahanan Malaysia nampaknya makin ramai. Setelah muncul nama KAI FA-50, Alenia Aermacchi M-346FA (Fighter Attack) dan Tejas dari Hindustan Aeronautics Limited (HAL), kini gilran jet latih tempur dari Rusia, Yakovlev Yak-130 yang debutnya santer diperbincangkan, terlebih di Pameran Dirgantara dan Maritim LIMA 2019, Rusia turut memboyong pesawat twin engine tersebut langsung ke Langkawi. (more…)