Tag: AU Malaysia

Panglima AB Malaysia Tinjau Program Konversi Dua Unit CN-235-220 Varian Intai Maritim di Bandung

Bandung, 22 Juni 2022, Panglima Angkatan Tentera Malaysia Jenderal Tan Sri Dato’ Sri Haji Affendi Bin Buang dalam kunjungannya ke PT Dirgantara Indonesia (DI) meninjau progres dua unit yang tersisa dari tiga unit pesawat CN-235 milik Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) yang sedang dikonversi menjadi Pesawat CN-235-220 Maritime Surveillance Aircraft (MSA) melalui program Maritime Security Initiative (MSI). (more…)

Pertahankan Su-30MKM (Malaysia) Hingga 2040, Rusia Tawarkan Upgrade Ke Standar “Super Sukhoi”

Sebelum berperang dengan Ukraina, Rusia pada Singapore AirShow 2022 sempat menawarkan paket upgrade 18 unit jet tempur Sukhoi Su-30MKM milik AU Malaysia (TUDM). Paket upgrade tersebut yakni mengarahkan kemampuan dan spesifikasi Su-30MKM menjadi standar Su-30SM2 atau dikenal sebagai “Super Sukhoi.” Tawaran upgrade didasarkan atas usia operasional Su-30MKM yang telah mencapai rata-rata 20 tahun, sementara AU Malaysia punya keinginan untuk terus mengoperasikan Su-30MKM hingga tahun 2040. (more…)

Bukan Hanya dengan Indonesia, Pembom B-52 Stratofortress Juga Ajak Jet Tempur Malaysia untuk Terbang Formasi

Ibarat tak mau pilih kasih, selain melaksanakan terbang formasi dengan jet tempur F-16 TNI AU pada 1 September lalu, rupanya Angkatan Udara Malaysia (TUDM) juga kebagian jatah untuk terbang formasi bersama pembom strategis jarak jauh B-52 Stratofortress. Mengambil lokasi di atas kawasan Selat Malaka, B-52  Stratofortress mendapat kawalan dari tiga jenis jet tempur dan satu pesawat tanker milik AU Malaysia. (more…)

Thales Damocles Targeting Pod – Bikin Sukhoi Su-30MKM Malaysia ‘Setara’ Dassault Rafale

Meski pernah didera sejumlah masalah sampai kabar kesiapan tempurnya yang rendah, Sukhoi Su-30MKM milik Angkatan Udara Malaysia (TUDM), secara spesifikasi adalah varian yang terbilang unggul, bahkan dari asupan perangkat dan desain, Su-30MKM setara dengan Su-30MKI milik India, yang notabene Su-30 Malaysia di atas kertas lebih mumpuni ketimbang Su-30MK2 milik Indonesia dan Su-30MK2V milik Vietnam. (more…)

Sergap Rombongan Pesawat Militer Cina, Inilah ‘Si Kecil Cabe Rawit’ Hawk 208

Insiden melintasnya 16 pesawat angkut Angkatan Udara Cina di wilayah udara Malaysia pada 31 Mei 2021, rupanya ikut mengangkat nama ‘si kecil cabe rawit’ penempur taktis Hawk 200, atau versi yang digunakan AU Malaysia (TUDM) Hawk 208. Diwartakan, jet tempur yang di Indonesia punya seri Hawk 209 inilah, yang melakukan scramble dan mengintersep kelompok terbang pesawat angkut AU Cina di lepas pantai Sarawak, Laut Cina Selatan. (more…)

Unit Perdana CN-235 Malaysia Mulai Jalani Konversi Menjadi Pesawat MPA di Bandung

Setelah diwartakan pada Februari 2020, kini Malaysia dikabarkan telah memulai tahapan konversi pada armada CN-235 220. Seperti diketahui, dari enam unit CN-235 220 milik AU Malaysia (TUDM), dua unit diantaranya akan dikonversi menjadi pesawat intai maritim – MPA (Maritime Patrol Aircraft). Kini unit perdana CN-235 220 AU Malaysia telah tiba di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, guna memulai proses konversi yang telah tertunda akibat pandemi Covid-19. (more…)

Northrop RF-5E Tigereye – Andalan Intai Udara Malaysia dan Singapura Era 80/90-an

RF-5S AU Singapura

Aksi saling intai dari udara di masa damai bukan lagi hal yang tabu, asalkan dilakukan dengan santuy dan halus, rasanya tidak akan menimbulkan gejolak antar negara bertetangga. Sebut saja di pada dekade 80/90-an, dimana teknologi analog dalam penerbangan masih dominan, baik Singapura dan Malaysia kala itu sudah menggunakan jet tempur spesialis intai pemotretan udara RF-5E Tigerye. Sementara Indonesia, lebih memilih menggunakan pod Vicon 70 yang dipasang pada A-4E Skyhawk dan Hawk series. (more…)

Mahathir Mohamad: F/A-18D Hornet Hanya ‘Bebas’ Diterbangkan Saat Parade Udara

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad belum lama ini membuat pernyataan yang menghebohkan, meski inti yang dimaksud sudah menjadi rahasia umum, namun ini pertama kali tokoh Negeri Jiran mengungkapkan keluh kesahnya pada jet tempur buatan Amerika Serikat. Yang dimaksud Mahathir adalah F/A-18D Hornet, jet tempur yang dioperasikan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) itu memang disebut cukup tangguh, namun syarat dan ketentuan operasional yang terlalu ‘ditentukan’ oleh kebijakan AS yang menjadi masalah. (more…)