Progres Kilat Hai Kun Class: Kapal Selam Pertama Taiwan Sukses Jalani Uji Selam Perdana

Dinamika pembangunan armada bawah laut Taiwan mencatatkan akselerasi yang mengejutkan pada awal tahun 2026. Setelah melewati masa penantian panjang yang sempat diwarnai tantangan teknis, kapal selam pertama dari Hai Kun class (ROCS Hai Kun SS-711) akhirnya mencatatkan tonggak sejarah krusial dengan berhasil melakukan uji penyelaman perdana.
Keberhasilan penyelaman perdana ini terbilang luar biasa cepat dan menunjukkan intensitas tinggi dalam fase pengujian akhir, mengingat kapal selam tersebut baru saja menuntaskan uji pelayaran (Sea Acceptance Test) tahap keenam pada 26 Januari 2026. Langkah berani ini mencerminkan tingginya kepercayaan diri Angkatan Laut Taiwan terhadap stabilitas platform yang dibangun secara domestik oleh CSBC Corporation tersebut.
Dalam pengujian yang dilakukan tak lama setelah SAT keenam, Hai Kun dari Pelabuhan Kaohsiung berhasil melakukan manuver penyelaman hingga kedalaman periskop (periscope depth). Meskipun berada di kedalaman sekitar 10 hingga 15 meter di bawah permukaan, tahap ini merupakan fase yang paling menegangkan sekaligus krusial.
Ini adalah momen pertama kalinya seluruh struktur lambung kapal terendam sepenuhnya dan menghadapi tekanan hidrostatik secara nyata di laut lepas. Uji coba pada kedalaman ini difokuskan untuk memastikan kekedapan setiap katup lambung, sambungan pipa, serta memantau keseimbangan (trim and stability) kapal saat tangki pemberat pertama kali diisi air di luar lingkungan pelabuhan.
Taiwan’s first indigenously constructed submarine, Hai Kun (711), successfully completed her maiden dive test earlier today in Kaohsiung. This was the 7th in a series of sea trials which began in June 2025.
Footage of Hai Kun leaving Kaohsiung Harbor from SET News: pic.twitter.com/NZL0UrptIZ
— Taiwan Security Monitor (台灣安全觀測站) (@TaiwanMonitor) January 29, 2026
Keberhasilan transisi cepat dari pengujian permukaan ke kedalaman periskop ini sekaligus memvalidasi bahwa kendala teknis yang sempat memicu penundaan pada fase sebelumnya kini telah sepenuhnya teratasi. Selama berada di bawah permukaan, tim penguji memantau dengan ketat kinerja sistem pendukung kehidupan, sensor sonar, serta tiang-tiang sensor yang mencuat di atas air.
Aspek kesenyapan juga menjadi parameter utama; Hai Kun class didesain untuk memiliki jejak akustik rendah agar sulit dideteksi, sebuah keunggulan yang sangat vital untuk menghadapi karakteristik perairan Selat Taiwan yang kompleks dan strategis.
Terkendala Kompleksitas Domestik, Penyerahan Kapal Selam Taiwan ROCS Hai Kun Mundur dari Jadwal
Meskipun pencapaian di kedalaman periskop ini merupakan kemenangan besar bagi program Indigenous Defense Submarine (IDS), perjalanan Hai Kun belum berakhir. Keberhasilan ini menjadi pembuka jalan bagi serangkaian evaluasi yang lebih ekstrem, termasuk uji coba penyelaman dalam (deep diving test) untuk mencapai batas operasional maksimalnya serta uji coba sistem persenjataan.
Dengan ritme pengujian yang sangat agresif di awal tahun 2026, Taiwan kini berada di jalur yang tepat untuk segera mengoperasikan unit pertama Hai Kun class, memperkuat kedaulatan maritim mereka dengan alutsista mandiri yang modern dan mematikan. (Gilang Perdana)
Cassidian (Carl Zeiss) Optronics – Periskop Canggih Buatan Jerman di Kapal Selam Nagapasa Class


