Tag: Pindad

Kurangi Ketergantungan Impor, BUMN dan BUMS Sinergi Wujudkan Kemandirian Industri Pertahanan Nasional

Industri pertahanan Indonesia terus didorong menuju kemandirian agar tidak lagi bergantung pada pihak asing. Untuk itu pemerintah menargetkan agar pengadaan alat pertahanan tertentu dapat sepenuhnya dipenuhi oleh industri dalam negeri. Hal ini meliputi produksi senjata ringan, seperti pistol dan senapan serbu secara lokal, pemeliharaan serta produksi suku cadang di dalam negeri, hingga dukungan pendanaan yang kuat melalui anggaran pertahanan besar dan peran lembaga keuangan pemerintah. (more…)

Ikuti Jejak BTR-80A, 18 Unit Ranpur Pandur 8×8 IFV Akan Dikirim ke Lebanon dalam Misi UNIFIL

Meski hanya mengoperasikan dalam jumlah terbatas, TNI rupanya bakal mengirimkan kendaraan tempur (ranpur) terbarunya, yakni Pandur II 8×8 IFV (Infantry Fighting Vehicle) atau disebut Pindad Cobra 8×8 guna memperkuat Batalyon Mekanis (Yonmek) Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dalam misi United Nations Interim Force (UNIFIL) di Lebanon. (more…)

Pasukan Khusus Arab Saudi Uji Performa Pindad SM2-V1 dan V2, Senapan Mesin Regu Varian dari FN MAG

Pada tanggal 9 hingga 11 Desember 2024, PT Pindad memenuhi undangan resmi Kementerian Pertahanan Kerajaan Arab Saudi untuk menguji performa senapan mesin produksi PT Pindad, yakni SM2-V1 dan SM2-V2. Pengujian senjata PT Pindad dilakukan secara langsung oleh pasukan Royal Army Land Forces berlokasi di pangkalan militer pasukan Kerajaan Arab Saudi. (more…)

Amankan Ruang Udara IKN, PT Pindad Perkenalkan Sistem Hanud Anti Drone SPS-1 dan Maung MV3 Mobile Jammer

Arhanud TNI AD punya jenis senjata baru, yang untuk pertama kalinya digelar pada momen HUT ke-79 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN). Berwujud laksana berupa senapan serbu, inilah SPS-1 (Senjata Pelumpuh Senyap seri 1) dan platform rantis Maung MV3 Mobile Jammer, yang keduanya adalah produksi BUMN Strategis PT Pindad. (more…)

Litbang Kemhan Uji Statis Drone Copter yang Dipasangi Senapan Serbu Pindad SS2 V5

Drone yang dipasangi senapan serbu konvensional sudah beberapa kali diuji coba (di luar negeri), namun, di Indonesia hal tersebut masih langka, meski dalam lingkup prototipe sekalipun. Kalau pun ada, seperti drone yang dipasangi roket anti tank, baru dalam tahap mockup desain. Sementara uji coba belum pernah dijalankan. Nah, belum lama ini ada kabar Litbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) melakukan pengujian drone yang dipersenjatai senapan serbu. (more…)

Akun X Kemhan Posting Designated Marksman Rifle (DMR) Pindad SPM 1, Apa Bedanya dengan Senapan Sniper?

Postingan hari ini di akun X (d/h Twitter) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menampilkan profil singkat senapan laras panjang Designated Marksman Rifle (DMR) SPM 1 produksi PT Pindad. Mengadopsi kaliber 5,56 x 45 mm khas senapan serbu NATO, SPM 1 disebut punya jarak tembak efektif 400 meter bila menggunakan alat bidik mekanik, dan 600 meter bila menggunakan alat bidik optik. (more…)

Kapal Patroli Bakamla RI Kini Dibekali Senapan Mesin Berat Pindad SM-5, Lisensi dari Singapura

Senjata yang satu ini bukan barang baru lagi, lantaran sudah banyak dipasang pada beberapa rantis atau ranpur TNI. Namun namanya kembali terangkat lewat postingan di akun X (d/h Twitter) Kementerian Pertahanan RI, yang menyebut SM-5 kaliber 12,7 x 99 mm produksi PT Pindad akan melengkapi arsenal persenjataan di kapal Bakamla (Badan Keamanan Laut) RI atau Indonesian Coast Guard. Tapi tahukah Anda, bahwa Senapan Mesin Berat (SMB) bertandar NATO ini aslnya adalah buatan Singapura, yang diproduksi secara lisensi oleh Indonesia. (more…)

AMZ BOBR 3 – Panser Amfibi 4×4 Buatan Polandia, Pengganti BRDM 2 Era Soviet

Panser amfibi produksi Polandia ini mungkin saja tak lebih canggih dari Pindad Anoa 2 6×6 Amphibious, namun BOBR 3 4×4 produksi AMZ-Kutno dikembangkan lebih dari sekedar prototipe dengan pesanan produksi hingga 244 unit untuk kebutuhan Angkatan Darat Polandia. BOBR 3 digunakan sebagai ranpur intai terbaru untuk menggantikan BRDM 2 4×4 buatan Uni Soviet. (more…)

Medium Tank Harimau Uji Penembakan HEP-T, Munisi Spesialis Penghancur Target Lapis Baja

Selain uji fungsi BMS (Battlefield Management System) CY-16H, medium tank Harimau produksi FNSS-Pindad juga menjalani uji tembak dengan menggunakan munisi HEP-T (High Explosive Plastic with Tracer) dengan jarak tembak 1.200 meter. Uji tembak tank Harimau dengan munisi HEP-T sejatinya sudah dilakukan beberapa kali sebelum ini. Nah, dibanding jenis munisi lain, seperti TPCSDS-T (Target Practice Cone Stabilized Discarding Sabot with Tracer), maka HEP-T mempunyai karakteristik tersendiri. Apakah itu? (more…)

Pindad AM1 – Senapan Serbu Terbaru dari Desain AR15/M4, Punya Bobot Lebih Ringan dari SS2

Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan saat menjajal senapan serbu AM1. (Foto:Pindad)

Meniggalkan desain SS1 dan SS2 yang telah mencetak sukses, kini PT Pindad merilis senapan serbu terbarunya yang sepintas mirip dengan senapan serbu besutan Jerman, Heckler & Koch (H&K) HK416. Yang dimaksud adalah senapan serbu Pindad AM1 yang pada awal Januari lalu diperkenalkan oleh BUMN Strategis asal Bandung tersebut. (more…)