Pauk-30B: Senjata Jaring Anti Drone Terbaru Rusia Mulai Unjuk Gigi di Ukraina

Di tengah dominasi drone kamikaze dan pengintai di medan perang modern, perusahaan pertahanan Rusia, NPO Polet, memperkenalkan varian terbaru senjata anti drone unik yang disebut Pauk-30B (secara harfiah berarti “Laba-laba”).
Baca juga: LazerBuzz: Senjata Laser Anti-Drone Rusia yang Mampu Beroperasi Otomatis dan Handheld
Berbeda dengan sistem jammer elektronik yang mengganggu sinyal, Pauk-30B bekerja secara kinetik dengan menembakkan jaring fisik untuk menghentikan baling-baling drone lawan seketika. Terobosan utama pada model Pauk-30B dibandingkan versi sebelumnya adalah pada efisiensi operasional dan desainnya yang jauh lebih ergonomis bagi prajurit di lapangan.
Salah satu keluhan utama pengguna senjata jaring adalah waktu pengisian ulang yang lama. Pauk-30B menjawab tantangan ini dengan sistem fast reload yang hanya memakan waktu 10 detik. Ini sangat krusial saat menghadapi serangan drone bergelombang.
Prajurit tidak perlu repot memasukkan jaring secara manual; cukup cabut cartridge bekas dan pasang yang baru. Melalui pengembangan pada sisi gas dinamis, insinyur NPO Polet berhasil mengurangi gaya hentak (recoil) saat penembakan. Hal ini membuat akurasi tembakan meningkat karena senjata lebih stabil saat dipegang.

Inovasi pada desain membuat biaya produksinya lebih murah. Sebagai perbandingan, dengan biaya yang sama, militer kini bisa mendapatkan enam unit amunisi dibandingkan hanya empat unit pada model sebelumnya.
Meskipun detail jangkauan spesifik untuk varian 30B terus disempurnakan, teknologi jaring dasar NPO Polet dirancang efektif untuk pencegatan jarak dekat hingga menengah (sekitar 30-50 meter). Senjata ini sangat efektif melawan drone kelas ringan seperti seri DJI Mavic atau drone FPV yang mencoba mendekati posisi infanteri.
Ukrainian soldiers say the most effective defense against fiber-optic FPV drones remains the combo of a “Safari” shotgun and the “Ptashka” net launcher. If the drone survives buckshot, it’s caught by a 4x4m net fired up to 30m. pic.twitter.com/6U65cZ9gDj
— NOELREPORTS 🇪🇺 🇺🇦 (@NOELreports) December 23, 2025
Mengutip dari Kantor Berita Tass, Pauk-30B dilaporkan telah dikirim ke zona operasi militer di Ukraina untuk menjalani uji coba lapangan pada Februari 2026. Masukan dari para prajurit di medan tempur akan menjadi dasar bagi modernisasi selanjutnya. Senjata ini diposisikan sebagai perlindungan lapis terakhir (last-ditch defense) bagi unit infanteri yang tidak terlindungi oleh sistem pertahanan udara besar atau perangkat peperangan elektronik (EW) statis.
Kehadiran Pauk-30B membuktikan bahwa dalam perang drone, solusi sederhana namun cepat seperti jaring fisik tetap memiliki peran vital, terutama ketika drone lawan memiliki sistem proteksi terhadap gangguan sinyal (jamming). (Gilang Perdana)



RIBET YA Mr Putin……..wong ada KS-23 yg barrelnya segede 23MM AA gun, ZSU-23, tinggal di PERFECTED dgn POPOR lipat, Mag Fed n Auto mode plus Interchangeable LONGER BARREL spt SKEET shooting…..multi guna , buat close quaters battle bs.
Kl bs NYULAP ZSU gun dgn Buckshot ammo yang SAMA GEDENYA aa ammo , jadi make BUBUK MISiunya tapi ujungnya BUCKSHOT PALLETs….
Anti dot drone akhirnya sudah ditemukan