Zona Hijau (Green Zone) di Baghdad kembali menjadi saksi bisu adu teknologi antara serangan asimetris drone kamikaze dengan sistem pertahanan titik (point defence) milik Amerika Serikat. Dalam serangan terbaru yang dilancarkan oleh milisi pro-Iran, kompleks Kedutaan Besar (Kedubes) AS menjadi sasaran drone kamikaze. (more…)
Keamanan kompleks Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Green Zone, Baghdad, Irak, kembali menjadi sorotan setelah sebuah serangan drone kamikaze dilaporkan berhasil menembus lapisan pertahanan udara dan menghantam aset krusial di atap gedung. Dalam insiden yang terjadi pada fajar 14 Maret 2026 tersebut, sebuah drone Shahed milik milisi pro-Iran—menargetkan struktur mini-dome di atas rooftop kedutaan. (more…)
Bukan hanya Rusia yang punya pengalaman pahit ketika kapal perangnya disengat rudal anti kapal, jauh sebelum insiden yang menimpa kapal penjelajah rudal RTS Moskva di Laut Hitam, maka Angkatan Laut Amerika Serikat sudah punya pengalaman tak mengenakan yang menimpa frigat USS Stark di Teluk Persia. (more…)
Airbus Helicopters rupanya merespon cepat pesanan dari Angkatan Darat Irak, setelah kontrak efektif ditandatangani pada bulan Agustus 2024, maka ada kabar terbaru yang menyebut dua unit perdana dari total 12 unit helikopter H225M Caracal telah resmi diterima oleh Kementerian Pertahanan Irak. (more…)
Meski Irak telah bergabung dalam klub negara pengguna helikopter angkut sedang H225M Caracal, yakni dengan pemesanan 12 unit H225M dari Airbus Helicopters. Namun, ada kabar bahwa Irak juga memesan KUH-1 Surion, jenis helikopter yang spesifikasinya mirip dengan H225M. Dalam hal ini, Irak menjadi pembeli ekspor perdana helikopter buatan Korea Selatan tersebut. (more…)
Jet tempur Rafale ibarat magic, pasalnya meski kemampuan kombatnya ‘diturunkan’ tapi pesawat tempur produksi Dassault Aviation itu masih laris diminati. Kasus yang menimpa Mesir, pembeli ekspor pertama Rafale, yang tidak mendapat izin untuk membeli rudal udara ke udara Meteor, rupanya tidak membuat permintaan Rafale surut di kawasan Timur Tengah. (more…)
Mengikuti langkah Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi, Irak dikabarkan juga akan mengakuisisi sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak sedang KM-SAM Block II dari Korea Selatan. Menurut Defense Arabic pada 9 September 2024, Menteri Pertahanan Irak Thabet Al-Abbasi mengumumkan bahwa kontrak untuk sistem rudal KM-SAM Block II (Cheongung II) telah dirampungkan dan akan ditandatangani minggu depan. (more…)
Setelah kabar pada pertengahan Agustus lalu yang menyebut Irak akan bergabung dalam klub negara-negara pengguna helikopter angkut sedang H225M Caracal, yakni dengan potensi pembelian 12 unit, maka pada 6 September 2024, Airbus Helicopters lewat siaran pers telah mengumumkan mendapatkan kontrak untuk akuisisi 12 unit H225M Caracal dari Kementerian Pertahanan Irak. (more…)
Irak dikabarkan akan bergabung dalam klub negara-negara pengguna helikopter angkut sedang H225M Caracal. Konkritnya, Irak telah memesan sejumlah helikopter mulirole H225M dari Airbus Helicopters untuk mengisi kesenjangan kapabilitas yang mungkin terjadi akibat penarikan pasukan AS dari negara tersebut. (more…)
Kilas balik ke tanggal 9 Januari 2020, saat itu Iran melancarkan serangan rudal balistik (Fateh-313 dan Qiam-1) ke pangkalan militer Ain al-Asad dan pangkalan militer Arbil di Irak. Kedua pangkalan militer merupakan basis dari pasukan Amerika Serikat. Serangan Iran dilakukan sebagai pembalasan atas tewasnya Jenderal Qasem Soleimani oleh rudal Hellfire R9X Ninja “Flying Ginsu” yang dilepaskan drone tempur MQ-9 Reaper di Bandara Baghdad. (more…)