USS Los Angeles – kapal selam serang US Navy dengan tenaga nulkir
Berkat peningkatan teknologi akustik, sonar dan magnetik, kapal selam dapat lebih siluman (stealth), menjadikannya sulit dideteksi dalam misi anti kapal selam (anti submarine warfare/ASW). Namun, kelompok ilmuwan Cina menyebut bahwa era kapal selam dengan kemampuan siluman bakal berakhir dengan adanya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) generasi mendatang. (more…)
Sebuah fenomena bercahaya mirip bola api dilaporkan terjadi di Cina timur pada malam hari, 12 September 2025. Para saksi di Weifang dan Rizhao, Provinsi Shandong, mengamati sebuah objek udara terang yang diikuti oleh kilatan cahaya yang kuat, dan rekaman video dari insiden tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. (more…)
Setelah diketahui meninggalkan basisnya di Shanghai, kapal induk ketiga, terbaru dan tercanggih Angkatan Laut Cina Type 003 CV-18 Fujian, pada 11 September 2025 dilaporkan telah berada di Laut Cina Timur. Malahan Kementerian Pertahanan Jepang menyebut Fujian terlihat melintasi Selat Taiwan, sementara pihak Angkatan Laut Cina mengatakan Fujian akan melakukan misi pelatihan dan uji coba penelitian ilmiah di Laut Cina Selatan. (more…)
Meski tak mengubah status Singapura sebagai sekutu nomer wahid Amerika Serikat di Asia Tenggara, namun, belum lama ada kabar yang mengundang spekulasi, yakni pembatalan penempatan jet tempur Angkatan Udara Singapura (RSAF) di Pangkalan Udara Andersen, Guam. (more…)
Setelah penggelaran di Kepulauan Batanes, Filipina – wilayah Selat Luzon yang menjadi choke point kapal selam Cina, kini alutsista andalan Korps Marinir AS (USMC) dari jenis NMESIS (Navy Marine Expeditionary Ship Interdiction System) launch vehicle, ditempatkan di Pulau Okinawa, Jepang untuk pertama kalinya. (more…)
Parade militer besar-besaran saat Victory Day ke-80 di Beijing, 3 September 2025, secara langsung membawa pesan bagi Amerika Serikat dan Barat, yakni kemampun Negeri Tirai Bambu di segmen senjata Anti-Ballistic Missile (ABM) dan senjata anti satelit – Anti-Satellite (ASAT) weapon, yang menyiratkan bahwa satelit mata-mata (spy satellite) dapat dieliminasi di luar angkasa bila mengganggu kepentingan Beijing. (more…)
Selain Iran, Arab Saudi rupanya menjadi negara di Timur Tengah yang ikut mengadopsi sistem hanud (pertahanan udara) berbasis laser – Laser Bsed Air Defense Systems buatan Cina, Bila Iran diketahui telah menggelar Shen Nung (Shennong) 3000, yakni jenis senjata laser anti drone – laser directed energy weapon, maka Arab Saudi disebut telah menggunakan SkyShield Integrated Counter Drone System. (more…)
Karena alasan politik dan ideologi, hubungan Amerika Serikat (AS) dan Venezuela mulai memburuk sejak terpilihnya Hugo Chávez sebagai Presiden Venezuela pada 2 Februari 1999, yang kemudian berimbas pada Mei 2006, saat AS mengumumkan secara resmi embargo senjata terhadap Venezuela. (more…)
Flexing kekuatan rudal balistik Cina tidak sebatas DF-5C dan DF-61, dari matra udara juga ditampilan rudal balistik yang diluncurkan dari udara atau Air-Launched Ballistic Missile (ALBM) JL-1. Dipamerkan dengan diangkut truk trailer, sejatinya JL-1 adalah ALBM yang dipersiapkan untuk diluncurkan dari pembom strategis jarak jauh Xian H-6N. (more…)
Selain rudal balistik antarbenua (ICBM) DF-5C, parade milter peringatan Hari Kemenangan (Victory Day) ke-80 di Beijing pada 3 September 2025, juga menjadi momen bagi Angkatan Bersenjata Cina untuk pertama kalinya memperlihatkan ICBM DF-61. Meski sama-sama rudal balistik antarbenua, namun DF-61 berbeda dalam hal spesifikasi dari DF-5C, bukan hanya soal jangkauan, namun sistem peluncurnya juga berbeda. (more…)