
Kemunculan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) pada tahun 1993, dilanjutkan dengan dioperasikan Angkatan Darat AS (US Army) sejak Juni 2005, telah memicu perhatian Cina akan kemampuan sistem artileri roket MLRS yang modern, yang belakangan telah terbukti battle proven di palagan Irak dan Ukraina. Dan sebagai tandingan, Cina kemudian menghadirkan “Chinese HIMARS” PHL-16. (more…)

Dengan suguhan beragam alutsista baru, maka kian banyak spekulasi menjelang parade militer yang akan dihelat di Beijing pada 3 September 2025 (peringatan Hari Kemenangan Perang melawan Jepang ke-80). Setelah drone bawah laut mirip torpedo – (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) berukuran besar (XLUUV) dan medium tank modular dengan propulsi Hibrida, juga muncul paket rudal berukuran besar dengan label YJ-15, YJ-17, YJ-19, dan YJ-20. (more…)

Pencapaian teknologi wahana tiltrotor Cina terbilang fantantis, bila pada bulan Oktober tahun lalu diumumkan produksi drone tiltrotor Zhang Ying R6000 yang berbobot enam ton, maka ada kabar terbaru, Negeri Tirai Bambu telah sukses menerbangkan perdana pesawat tiltrotor berawak (manned). (more…)

Jelang parade militer di Beijing pada 3 September 2025 (peringatan Hari Kemenangan Perang melawan Jepang ke-80), beragam jenis persenjataan baru terus berdatangan ke pusat kota untuk persiapan gladi resik. Selain drone bawah laut mirip torpedo – (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) berukuran besar (XLUUV) yang dibawa truk trailer. Kavaleri Angkatan Darat Cina juga memperlihatkan alutsista terbarunya. (more…)

Bila saatnya tiba, invasi Cina harus dihadapi Taiwan dengan kekuatan penuh yang memadukan militer dan keterlibatan unsur non militer, yang bagi Taipei artinya harus mempersiapkan perang asimetris. Perang asimetris seringkali berlangsung lama karena sifat fundamentalnya yang tidak seimbang, di mana pihak yang lebih lemah menggunakan waktu dan ketahanan sebagai senjata utama melawan kekuatan militer yang jauh lebih besar. (more…)

Menjelang parade militer di Beijing pada 3 September 2025 (peringatan Hari Kemenangan Perang melawan Jepang ke-80), beragam persenjataan baru mulai di spill lewat penampakan dalam iring-iringan menuju pusat kota. Salah satu yang menarik perhatian adalah Cina terang-terangan memperlihatkan drone bawah laut – (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) berukuran besar (XLUUV) yang dibawa truk trailer. (more…)

Belum lama berselang, Kestrel Defense, perusahaan asal Cina memperlihatkan robotic suit (setelan robot) eksoskeleton untuk dikenakan pasukan infanteri. Dan melanjutkan kemunculan robotic suit eksoskeleton, ada kabar lanjutan yang memperlihatkan eksoskeleton telah digunakan dalam sebuah latihan militer. (more…)

Buntut dari konflik perbatasan dengan Cina di Laut Filipina Barat, Angkatan Udara Filipina (PAF) berencana meningkatkan kemampuan endurance dan jangkauan terbang helikopter S-70i Black Hawk agar lebih mampu menjalankan misi pengamanan dan patroli di sekitar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). (more…)

Punya kecepatan di antara rentang supersonik dan hipersonik, rudal jelajah jarak jauh DF (Dongfeng)-100 atau disebut CJ (Changjian)-100 (kode NATO CH-SSC-13 Splinter), pada tahun 2023 telah diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Taiwan sebagai ancaman nyata. (more…)

Taiwan diwartakan berencana untuk membeli tambahan 28 unit M142 High Mobility Artillery Rocket Systems (HIMARS), serta sembilan set tambahan sistem rudal hanud National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (NASAMS). Taiwan sebelumnya telah membeli 29 peluncur HIMARS dari AS dan menerima 11 unit peluncur pertama tahun lalu. (more…)