Shahed Drone SeriesKlik di Atas

UFO atau Meteor? Sistem Rudal Hanud Cina Tembak Jatuh Objek Misterius di Shandong

Sebuah fenomena bercahaya mirip bola api dilaporkan terjadi di Cina timur pada malam hari, 12 September 2025. Para saksi di Weifang dan Rizhao, Provinsi Shandong, mengamati sebuah objek udara terang yang diikuti oleh kilatan cahaya yang kuat, dan rekaman video dari insiden tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial.

Baca juga: Ancaman Buat Satelit Mata-mata AS, Cina Pamerkan Rudal Interseptor Anti Satelit Terbaru HQ-29

Menurut The Watchers dan berita utama lokal menggambarkan peristiwa tersebut sebagai kemungkinan intersepsi atau penembakan, yang menunjukkan bahwa cahaya kedua yang muncul sebagai aksi dari rudal pencegat (interceptor missile) yang melesat dari permukaan. Klaim tersebut memicu spekulasi daring tentang potensi aksi militer.

Sebagai catatan, rudal pencegat paling canggih di Cina adalah HQ-19 (Hongqi-19), yang dirancang untuk mencegat rudal balistik jarak menengah hingga antarbenua (ICBM) pada fase tengah atau akhir penerbangan. Rudal ini menggunakan teknologi hit-to-kill (tabrakan langsung tanpa hulu ledak peledak) dan dianggap sebagai tandingan dari sistem THAAD milik Amerika Serikat.

Namun, pada 13 September, Biro Manajemen Darurat Cina mengatakan bahwa mereka belum menerima informasi apa pun tentang intersepsi atau penembakan apa pun, dan belum ada penjelasan resmi tentang sifat objek tersebut, seperti yang dilaporkan oleh media tersebut.

Seperti yang dilaporkan oleh surat kabar berbahasa Mandarin asal Taiwan, World Journal, pada 14 September, beberapa pengguna internet di Shandong mengaku telah menyaksikan “sebuah UFO atau meteor ditembak jatuh” di langit malam. Penduduk mengatakan mereka mendengar “dua ledakan keras, menyerupai peluru artileri,” diikuti oleh sebuah objek bercahaya yang jatuh setelah apa yang tampak seperti intersepsi. Laporan tersebut menggambarkan kilatan kuat dan getaran yang terasa.

Di X (d/h Twitter), orang-orang juga mulai mengomentari fenomena tersebut, beberapa menyebutnya sebagai senjata Cina akhirnya digunakan untuk kebaikan.” Beberapa memuji Cina: “Jika Cina benar-benar menguji sistem pertahanan planet, itu sungguh menakjubkan. Dunia membutuhkan lebih banyak penelitian tentang intersepsi asteroid.”

Menurut World Journal, beberapa netizen menganalisis bahwa peristiwa itu kemungkinan merupakan uji coba intersepsi rudal. “Objek terbang pertama kemungkinan merupakan simulasi rudal target, sementara yang kedua adalah rudal pencegat,” demikian bunyi salah satu analisis, menambahkan bahwa uji coba semacam itu sering dilakukan untuk memverifikasi teknologi anti rudal.

MiG-21 LanceR Rumania Scramble Kejar “UFO” – Jet Tempur Era Soviet dengan Teknologi Israel

Yang lain menepis teori alien, dengan menyatakan, “Kebanyakan UFO adalah kendaraan uji militer atau peralatan sipil. Insiden Shandong ini jelas lebih berkaitan dengan aktivitas pertahanan manusia.”

Peristiwa tersebut kemungkinan besar adalah tes rudal anti-balistik yang dilakukan oleh militer Cina, di mana rudal pencegat diluncurkan untuk menembak jatuh target rudal uji coba, bukan UFO atau meteor.

Beberapa poin penting mengapa video itu bukan meteor, seperti lintasan, yakni rudal pencegat dan rudal target uji coba akan memiliki lintasan yang dapat diprediksi dan dikontrol. Ini sangat berbeda dengan lintasan meteor yang sangat cepat dan acak. (Gilang Perdana)

Bukan F-22 Raptor, Inilah Jet Tempur Pertama yang Berusaha Tembak UFO dengan Rudal Sidewinder

One Comment