Seiring meningkatnya ketegangan dengan Cina dan kian mesranya kerja sama militer dengan Amerika Serikat, maka Filipina mulai menggenjot postur kekuatan militernya. Dalam segmen pesawat angkut, militer Negeri Pinoy bisa dikata sangat tertinggal di Asia Tenggara, padahal sebagai negara kepulauan, keberadaan pesawat angkut berat sejenis C-130 Hercules sangat dibutuhkan. (more…)
Bila netizen di Indonesia tengah merayakan tibanya unit ketiga pesawat angkut C-130J-30 Super Hercules, maka di India juga ada yang dirayakan terkait C-130J-30 Super Hercules. Namun, bukan tentang kedatangan Super Hercules, melainkan Tata Lockheed Martin Aerostructures Ltd (TLMAL) baru saja mengumumkan pengiriman empennage ke-200, yang merupakan tonggak penting bagi perusahaan hasil joint venture antara Tata Advanced Systems Limited dan Lockheed Martin Aeronautics. (more…)
Siang ini, Rabu, 9 Agustus 2023, dijadwalkan mendarat unit ketiga pesawat angkut C-130J-30 Super Hercules pesanan Kementerian Pertahanan RI di Lanud Halim Perdanakusuma. Pesawat ketiga tersebut bernomer registrasi A-1343 (Rajawali 43). Bertolak dari Lockheed Martin Air Base, Marrieta di Negara Bagian Georgia, seperti dua unit Super Hercules sebelumnya, rute penerbangan ke Indonesia ditempuh dengan ferry flight melintasi Pasifik. (more…)
Sebagai sekutu nomer wahid Negeri Paman Sam, Australia menjadi yang terdepan dalam kepemilikan armada pesawat angkut C-130 Hercules. Bila Indonesia baru mulai menerima kehadiran C-130J Super Hercules, maka Angkatan Udara Australia (RAAF) sejak tahun 1999 sudah mengoperasikan C-130J-30 Super Hercules, dengan populasi saat ini 12 unit. Dan belum lama ini ada kabar, bahwa RAAF akan menambah pesanan Super Hercules dalam jumlah besar. (more…)
Hari Rabu, 28 Juni 2023, sekitar pukul 14.30 WIB, rencananya akan tiba unit kedua pesawat angkut Lockheed Martin C-130J-30 Super Hercules pesanan Kementerian Pertahanan untuk Skadron Udara 31 TNI AU. Pesawat dengan nomer A-1340 akan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, setelah telah bertolak dari dari pabriknya di Lockheed Martin Aerospace, Georgia Amerika Serikat, pada 22 Juni lalu. (more…)
Keputusan Inggris untuk memensiunkan sepenuhnya armada pesawat angkut C-130J Super Hercules telah menuai kritikan dari dalam negeri. Seperti diketahui, pada 30 Juni 2023, Angkatan Udara Inggris (Royal Air Force) akan resmi memensiunkan seluruh C-130J, di mana saat ini setidaknya ada belasan unit yang masih beroperasi, yang beberapa di antaranya akan dan telah dijual kepada negara asing. (more…)
30 Juni 2023, telah ditetapkan sebagai hari penarikan layanan seluruh pesawat C-130J Super Hercules yang kini jumlahnya mencapai 14 unit. Rupanya sebelum itu, Angkatan Udara Inggris (Royal Air Force/RAF) akan melakukan misi penerbangan terakhir pada 17 Juni 2023. (more…)
Tiga vendor pertahanan papan atas bersatu dalam satu proyek, yakni Northrop Grumman, Lockheed Martin Skunk Works dan Raytheon Intelligence and Space, guna menawarkan pesawat komando dan kendali masa depan (next command and control aircraft) untuk Angkatan Laut AS, yang akan digunakan sebagai “doomsday’ plane” jika perang nuklir pecah. (more…)
Mampu mengemban misi angkut taktis dan strategis, C-130J Super Hercules Skadron Udara 31 TNI AU telah dilengkapi dengan perangkat proteksi dari ancaman lawan. Setelah di artikel terdahulu dikupas perangkat AN/AAR-47 Missile Approach Warning System (MAWS), di C-130J Super Hercules juga terdapat perangkat embedded AN/ALR-56 Radar Warning Receiver (RWR). (more…)
Sebagai arsenal terbaru TNI AU, adalah wajar bila pesawat angkut C-130J Super Hercules bernomer A-1339 Skadron Udara 31, mendapatkan perhatian besar dari warganet. Salah satu yang menarik dari kedatangan pesawat angkut bermesin turboprop Rolls-Royce AE 2100D3 ini adalah melekatnya fitur sistem peringatan serangan rudal hanud dari permukaan, yakni AN/AAR-47 Missile Approach Warning System (MAWS). (more…)