
Meski sempat dibuat patah hati, lantaran batal mendapatkan radar EL/W-2090 Phalcon dari Israel, rupanya tak menyurutkan langkah Cina untuk mengembangkan beragam varian pesawat intai bergenre AEW&C (Airborne Early Warning & Control). Setelah kabar terbaru yang menyebut pesawat AEW&C untuk pengoperasian dari kapal induk, Xian KJ-600 telah terbang perdana, maka ad kabar baru lagi seputar pesawat AEW&C, dimana pesawat AEW&C milik Cina dikabarkan telah mempunyai kemampuan air refueling. (more…)

Setelah di September 2019 sukses melaksanakan uji dry refueling, yaitu latihan penyambungan probe tanpa pengaliran bahan bakar. Kini kabar terbaru datang dari Airbus, bahwa A400M Atlas telah berhasil melaksanakan uji wet air to air refueling. Uji tersebut disebutkan telah dilaksanakan pada 20-31 Juli lalu, namun baru diwartakan French Direction Générale de l’Armement (DGA) pada 19 Agustus 2020. Serupa saat uji dry refueling, mitra A400M dalam wet refueling juga dengan helikopter H225M Caracal. (more…)

Terbang perdana pada 12 Juli 1980, itu artinya usia pesawat tanker KC-10A Extender telah mencapai 40 tahun, dan seolah mengikuti jejak pesawat komersial DC-10 yang menjadi platform-nya, KC-10A dikabarkan mulai memasuki masa pensiun. Dalam sebuah upacara di Joint Base McGuire-Dix-Lakehurst, New Jersey, pada 13 Juli 2020, telah digelar upacara perpisahan pada unit perdana KC-10A yang akan diterbangkan ke lokasi peristirahatan terakhirnya di boneyard (kuburan pesawat), Lanud Davis-Monthan, Arizona. (more…)

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, TNI AU berhasil melaksanankan pengisian bahan bakar di udara pada kondisi malam hari (Night Air Refueling). Yang dilibatkan sudah barang tentu, the one and only, alias satu-satunya pesawat tanker TNI AU, KC-130B A-1309 dari Skadron Udara 32. Sementara sang ‘penyusu,’ adalah jet tempur Sukhoi Su30MK2 TS-3006 dari Skadron Udara 11. (more…)

Kilas balik dari Singapore AirShow 2020, Singapura sebagai negara satu-satunya pemilik armada Airbus A330 MRTT (Multirole Tanker Transport) di Asia Tenggara, mengumumkan kolaborasi bersama Airbus untuk mengembangkan apa yang disebut sebagai proyek Smart MRTT. Wujudnya berupa pengembangan sistem Automatic Air-to-Air refuelling (A3R) yang merupakan fase menuju otomasi penuh dalam proses pengisian bahan bakar di udara. Dan terkait A3R, Airbus belum lama ini telah sukses mengujinya teknik boom pada jet tempur F-16 Fighting Falcon. (more…)

Dalam hal pengembangan pesawat tanker, Rusia nampaknya masih terpaku pada varian Ilyushin Il-78, dimana platform yang dibangun berdasarkan rancangan pesawat angkut berat Ilyushin Il-76. Meski dari penampakan luar nyaris sulit dibedakan antar varian dari keluarga Il-78 “Midas,” namun di Pameran Dirgantara MAKS 2019 yang baru saja usai digelar di Bandara Zhukovskiy, Moskow, disebutkan pihak United Aircraft Corporation (UAC) telah meluncurkan varian terbaru dari keluarga tanker Il-78, yaitu Il-78M-90A. (more…)

Sesaat setelah lepas landas dari Lanud Paya Lebar, bagi jet tempur tercanggih di Asia Tenggara F-15SG, dengan kecepatan penuh hanya butuh waktu kurang dari satu menit untuk keluar dari teritori udara Singapura. Hal ini menyiratkan betapa terbatasnya ruang udara Singapura. Toh dengan kondisi keterbatasan ruang udara, komposisi interceptor Negara Kota ini sulit ditandingi negara tetangganya, selain F-15SG, masih ada F-16 C/D Block52+. Yang jika digabung, kedua jet tempur tersebut berjumlah tak kurang dari 90 unit. (more…)

Meski hingga saat ini statusnya masih menanti kontrak pembelian, rencana pengadaan pesawat tanker untuk TNI AU sudah dicanangkan sejak tahun 2015, dan nama yang mengerucut adalah Airbus A330-200 MRTT (Multi Role Tanker Transport), kabar yang terbaru dalam proyeksi malah sudah disebut empat unit jenis pesawat ini yang akan diakuisisi. (more…)

Banyak hal yang menarik dari proses pengiriman F-16 ke Indonesia, baik pada pengiriman armada F-16 A/B Block15 di tahun 1989 dan F-16 C/D Block52ID saat ini, semuanya dilakukan lewat ferry flight, yakni diterbangkan dari Amerika Serikat ke Tanah Air dengan membelah Samudera Pasifik, yang jika ditakar bentang antara Pantai Barat AS ke Indonesia berjarak sekitar 15.000 km. Selain dibutuhkan pilot dengan kemampuan serta ketahanan ekstra, komponen lain yang tak kalah penting adalah dukungan pesawat tanker. (more…)