Seputar DSEI 2019Klik di Atas

“Muka Lama Kemampuan Baru,” Rusia Luncurkan Pesawat Tanker Ilyushin Il-78M-90A

Dalam hal pengembangan pesawat tanker, Rusia nampaknya masih terpaku pada varian Ilyushin Il-78, dimana platform yang dibangun berdasarkan rancangan pesawat angkut berat Ilyushin Il-76. Meski dari penampakan luar nyaris sulit dibedakan antar varian dari keluarga Il-78 “Midas,” namun di Pameran Dirgantara MAKS 2019 yang baru saja usai digelar di Bandara Zhukovskiy, Moskow, disebutkan pihak United Aircraft Corporation (UAC) telah meluncurkan varian terbaru dari keluarga tanker Il-78, yaitu Il-78M-90A.

Baca juga: Ilyushin Il-76MD – Sang Pengiring Pembom Strategis Tu-95 Bear Dalam Penerbangan Ke Biak

Dikutip dari Janes.com (2/9/2019), pihak UAC menyebut bahwa ini untuk pertama kalinya pesawat tanker Il-78 dibuat di Rusia, dimana sebelumnya fasilitas produksi Il-78 dilakukan di Tashkent, Uzbekistan. Meski tampang lama, tapi pihak UAC menjelaskan bahwa ada beberapa pengembangan kemampuan pada Il-78M-90A.

Sebut saja pesawat dengan empat mesin jet ini telah dibekali sistem transfer bahan bakar baru dan kinerja pompa yang telah ditingkatkan 10 persen lebih baik dibandingkan dengan sistem yang ada di Il-78M (varian sebelumnya). Status Il-78M-90A saat ini masih sebagai prototipe, rencananya seluruh fase uji coba akan dirampungkan sebelum akhir tahun ini.

Ilyushin Il-78M-90A dibuat khusus untuk kebutuhan AU Rusia, sementara untuk versi ekspornya diberi label Il-78MK-90A. Pihak UAC menambahkan bahwa pada dasarnya Il-78 tetaplah sebuah pesawat angkut multirole. Selain digunakan sebagai pesawat tanker, kargo pesawat ini dapat dimanfaatkan untuk membawa berbagai muatan.

Karena Rusia tidak mengoperasikan jet tempur dan pembom dengan pola pengisian bahan bakar model boom, maka Ilyushin Il-78M-90A mengusung model pengisian bahan bakar model hose. Dengan dimensi yang gambot, Il-78M-90A dilengkapi dengan tiga selang UPAZ-1M dan pod pengisian bahan bakar udara drogue, dimana dua di antaranya dipasang pada bagian sayap dan satunya lagi di sisi kanan belakang fuselage pesawat.

Dengan teknologi air refueling terbaru, pesawat dapat melakukan pengisian bahan bakar di ketinggian 2.000 – 9.150 meter pada kecepatan 450 – 650 okm per jam. Adapun kemampuan transfer bahan bakar pod UPAZ-1M mencapai 2.300 hingga 3.000 liter per menit. Dari aspek kapasitas bahan bakar, Il-78M-90A dapat membawa 138 ton.

Ilyushin Il-78M-90A punya panjang 46,6 meter, tinggi 14,76 meter, dan memiliki maximum take-off weight (MTOW) hingga 220 ton. Bentang sayapnya mencapai 50,5 meter yang menjadi dudukan bagi empat mesin Pavel Soloviev PS-90A-76 two-shaft turbofan engines. Kinerja keempat mesin tersebut dapat membawa pesawat berbadan bongsor ini menembus kecepatan 850 km per jam dan terbang di ketinggian maksimum 13.100 meter.

Proses rancangan prototipe pesawat ini dimulai pada pada tahun 2014. Yang jadi acuan struktur adalah Il-76MD-90A yang diproduksi oleh Aviastar-SP – bagian dari UAC, sama halnya seperti Ilyushin. Pesawat ini menggunakan sistem propulsi yang disempurnakan dari model sebelumnya dan dilengkapi dengan avionik modern, termasuk glass cokcpit. Pihak Ilyushin mengklaim bahwa Il-78M-90A (Il-476) sangat cocok untuk melakukan pengisian bahan bakar dalam misi long-range, front-line, hingga special mission aircraft.

Baca juga: Rusia Canangkan Adopsi Radar AEW&C A-100 pada Tupolev Tu-214

Keluaga pesawat tanker Ilyushin Il-78 terbilang laris di pasaran negara-negara yang dekat dengan Rusia. Selain Negeri Beruang Merah, pengguna Il-78 saat ini adalah Pakistan, India, Angola, Aljazair dan Cina. Penerbangan perdana Il-78 dilakukan pada 26 Juni 1983 dan resmi digunakan perdana oleh AU Rusia satu tahun kemudian. (Nurhalim)

3 Comments