Singkirkan Tawaran Belanda, Jepang dan Inggris, Indonesia Akuisisi Enam Unit Frigat FREMM Italia

Ibarat kata, kedatangan ITS Carabiniere, yaitu frigat Bergamini Class FREMM (Frégate Européenne Multi-Mission) ke Jakarta pada Maret 2017, tidaklah sia-sia. Meski gagal menarik minat Australia, ruoanya empat tahun kemudian, atau tepatnya pada 10 Juni 2021, frigat FREMM Italia disebut-sebut telah menyingkirkan desain SIGMA 10514 yang ditawarkan Damen, Belanda, frigat 30FFM (Mogami Class) dari Mitsui, Jepang dan dan desain Arrowhead 140 dari konsorsium yang dipimpin oleh Babcock International, Inggris.
Demikianlah tajuk berita yang hari ini ramai diwartakan beberapa situs online di Italia. Mengutip dari analisidifesa.it (10/6/2021), disebutkan pihak Fincantieri dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah menandatangani kontrak untuk penyediaan enam frigat kelas FREMM, serta modernisasi dan penjualan dua frigat Maestrale Class berikut dukungan logistiknya.
Masih dari sumber yang sama, dikatakan empat unit frigat FREMM sesuai perjanjian akan dibangun di Italia dan dua unit sisanya akan dibangun oleh PT PAL Indonesia. Pesanan dari Indonesia merupakan keberhasilan bagi Fincantieri, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara ke-10 yang akan menggunakan frigat FREMM. Meski belum ada keterangan resmi, disebut-sebut nilai kontrak pengadaan keenam frigat FREMM mencapai 4,2 miliar euro.

Namun, seperti apa kontrak yang dimaksud dari pemberitaan di atas belum jelas, apakah di level MoU atau sudah sampai kontrak efektif. Pun sejauh ini belum ada keterangan resmi yang dirilis pihak Kementerian Pertahanan RI.
[the_ad id=”12235″]
Jika dirunut dari bobotnya yang mencapai 6.000 – 6.700 ton, maka FREMM tergolong frigat kelas berat, dalam hal spesifikasi akan langsung berhadapan dengan frigat andalan Denmark, Iver Huitfeldt Class yang juga tengah ditawarkan ke Indonesia.

Meski produksinya dimotori Italia, namun FREMM rancang bangunnya melibatkan DCNS/Armaris dari Perancis, sementara keterlibatan Italia diwakili oleh Fincantieri. Karena dibangun untuk kebutuhan AL Italia dan AL Perancis. Maka kedua negara membaptis FREMM dalam dua nama yang berbeda, Italia menyebutnya sebagai Bergamini class, dan Perancis menyebut sebagai Aquitaine Class.
[the_ad id=”77299″]
Dengan panjang 144,6 meter, lebar 19,7 meter, racikan sistem senjata FREMM terbilang canggih. Baik Italia dan Perancis menerapkan susunan daftar senjata yang berbeda, namun untuk senjata utama di anjungan sama-sama menggunakan OTO Melara 76 mm Super Rapid.
Baca juga: Frigat Bergamini Class (FREMM) Terakhir Resmi Diluncurkan

Sebagai ilustrasi, Bergamini class mengadopsi rudal hanud VLS (Vertical Launch System) dengan peluncur Sylver A50 untuk 15 rudal Aster 15/30. Lalu untuk kanon CIWS (Close In Weapon System) disiapkan OTO Melara 30 mm. Bicara tentang rudal anti kapal, bila Perancis menggunakan 8 × MM-40 Exocet block 3, maka Italia memakai rudal Teseo\Otomat Mk-2/A. (Bayu Pamungkas)



Min, cb buat kaos atw jaket FREMM
IVER udah di akuisisi kah.
Ap emang ad perubahan dan perbaikan disain struktur kapal.
Biar suatu saat Indonesia bisa menjadi penguna sekaligus penjual, atau bagai mana.🤔
FREMM dan MAESTRALE SEBAGAI KAPAL KOMBATAN UTAMA SEBELUM IVER selesai + RAM mungkin di tambah jga 3 KRI lg🤔
Seharusnya bukan hanya ini.
WACANA
8 REM BARU
8-10 KS TIPE 214 / 216 JERMAN
10 KCR 40, 10 KCR 60
Pengadaan
6 FREMM, 2 MAESTRALE
Dalam tugas
2 RAM, 4 Sigma class, 3 BUNG TOMO, 3 CAMBOGO, 8 KCR 40 M, 8 KCR 60 M
DALAM/WACANA PURNA TUGAS
SETIDAKNYA 20-22 KAPAL.
Ni di sebabkan tahun 1998-2008 Indonesia tidak melakukan pengadaan kapal perang, di tambah embargo oleh Amerika …
Penggantian dan penambahan armada untuk menghadang ambisi CHINA 🇮🇩🇲🇾🇧🇳🇰🇭🇲🇲🇻🇳🇹🇱🇹🇭🇸🇬🇵🇭🇱🇦🇨🇿…
Ngak mau muluk²
yang selatan juga dijagain atuh kang
Bismillah untuk kapal patroli 6 unit.jangan lupa untuk kapal maritim indonesia untuk polri diberikan japal jenis riga dan krivak
Sudah dipilih fremm italy, bukan fremm prancis, terima saja speknya, kalo kurang masih ada si gahar gorsky menunggu pinangan, harga bersaing😁
terlalu lama dibuatnya kalau rusia mah, 4-5tahun/unit
Juga lebih mahal
Gorskhov disekitar USD 1 milyar
Vietnam saja mau hijrah ke londo. Rosikin nagih komitmen Viet buat nambah 2 Gepard beberapa kali juga ditolak halus dengan alasan dana
Ingat tahun 2012 Streguschy 4 unit sudah MoU dan preamble agreement berganti jadi 2 Sigma 10514 dan 2 NR class ex Brunei karena alasan sama yaitu kemahalan
Hobi alu ID satu nich!!
3 DESTROYER
4 FRIGATE AAW
10 REM ASW mungkin perlu di pertimbangkan
3 REM tambahan AAW
5 KS tipe 214 / 216
10 KCR 40 M
10 KCR 60 M
45 UNIT
Untuk class FREMM berjumlah 6 di bagi dua aj gan
2 ASW
4 AAW
untuk class MAESTRALE berjumlah 2, tambah aj jdi 2 lg.
Klo ngak salah class MAESTRALE ada 4 unit y purna tugas.
2 ASW . + 2 MAESTRALE class lg klo berminat
Armada eskor TNI dalam tugas.
2 REM AAW
4 DIPONEGORO class
3 BUNG TOMO class
3 CAMBOGO class
8 KCR 40 M
8 KCR 60 m
38 Jumlah.
Armada eskor TNI Purnatugas/ wacana
14 PARHCIM CLASS
6 VAN SPEJIK
2 KS CAKRA
22 UNIT
INI MAU NY LOH YA😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Mantap
Bagusan:25Fregat multi misi,12U-218/363.3sebagai kaselnya,30heli ASW,30 KCR60,30 PCR40,lumayan untuk menutup celah laut kita tapi yo DUITE SOPO???
Spec nya bakal condong kemana ya? General Purpose? atau Anti Submarine?
Fremm mantap di ASW dan Iver air defence
Wah ada bung SP, salam. Kalo menurut ane, FREMM/Bergamini class lebih menarik buat platform AAW atau GP. Iver akan cocok di AAW sedangkan ASW lebih ke Mogami.
Ada sales gagal yang mempermasalahkan draft Bergamini class yang 8,7 meter itu.
Dengan draft sedalam itu masih bisa sandar di Sorong, Belawan, Makassar, Panjang, Jakarta dan Surabaya. Tidak perlu semua dermaga disandari.
Bismillah baik fregat dan korvet untuk TNI.AL perlu kita tambah tak hanya TNI.AU baik su.35 rafalle f.16 v maupun F.15 EX perlu ditambah.
Kalau saya kurang setuju karena harga kapalnya yy beredar terlalu mahal 700 juta/unit alias 2x lipat iver huitfeldt yg hanya 360 juta/unit. Ingat denmark adalah negara peringkat 1 bebas korupsi. Hmm…
Apa hubungannya bebas korupsi, harga kapal sama kemampuan kapal??
Bagiamana nasib Iver Bung Admin ?, padahal frigate ini menang polling di indomiliter. dan juga tawaran ToT-nya sering diagung2kan oleh kaum “overproud”, sekaramg muncul berita baru untuk akuisisi frigate dari Italia, kaum “overproud” bakal pindah haluan ke Itlaia kah ?
iver tetep jalan soalnya iver dari mef 2, skrg lagi pengadaan mef 3, ingat kn yg bersaing ada improve sigma, fremm, arrowhead, sama mogami jepang, nah yg menang fremm nampaknya. iver tunggu aja kalau gk akhir tahun ini atau awal tahun depan sudh first steel cut, bnyk yg nganggap iver gajadi karna gk ada kedengaran beritanya, padahal iver versi indo mau digedein jadi 144 meter agar bisa diekspor untuk kemudian hari (ingat makassar class lpd, kasusnya mirip itu), sudh ber-bulan2 lalu ada berita pal ada kerjasama dengan perusahaan design perkapalan dri jerman ama turki, jdi intinya karna ada design ulang makanya iver terkesan lama bgt, pdhl lgi proses aja, sabar aja lh intinya, yg penting pal keliatan sibuk aja udh sukur, btw ane bukan admin, jikalau yg saya katakan ini salah, silahkan reply untuk membenarkan
Iver batu loncatan menuju kelas destroyer.
Sepertinya tertuju pada peran AAW dan Anti Balistic Missile
Bagus klo udh punya rencana gtu.. Masalah perang dunia ketiga kan tinggal nunggu waktu, posisinya indo skrg dmn..
kalo ngutang lebih baik ngga usah, kasihan rakyat, sekarang aja sembako, sekolah dll mau dipajakin.
sudah sda dikuasi individu, asing. bansos dikorupsi, makan pun dipungut biaya.
Bang,dari dulu sampai sekarang Indonesia itu kalau beli Alusista ya dari pinjaman luar negeri bukan cash kalau beli dari cash ya kaga cukup anggarannya 🙂
Semoga FREMM dibungkus sesudah Iver teken kontrak Dan mulai dibangun.
Sekolah juga ada PPN…serius itu negara mana ya? Kotak infaq Semoga gak ikut kena PPN….
Harusnya ente semangat kena PPN, itu PPN nantinya juga buat anggaran alutsista juga. Kalo gak mau kena PPN lebih baik ente ikutan Komcad aja buat jadi bantuan pemukul strategis di Natuna.
mungkin ini pake pola beli 6 brand new + 2 bonus … tolong bonus nya gak pake maen copotan, minta kondisi “as is” apa adanya plus jumlah rudal dikali 3 utk spare.
kelak pola 6 + 2 dipakai utk syarat beli ke Jepun …
Itu banyak barat Out of Dated Dhek, makanya harus direkondisi. Kalo apa adanya yah wasallam kalo dipake di LCS.
ya yang jelas namanya kalo di modernisasi ya berarti diimprove dong agar masa pakainya bisa nambah, masa iya didowngrade jadi lebih “jelek” dri sebelum diimprove, bisa aja mengganti bagian2 atau armament yg sudh pernah dipakai tni al, agar ada commonality, meriamnya diganti jd otmel mungkin bisa aja, mungkin ya gatau jg
Saya member lama tpi Bru komen aj.
Masih ingat jaman ny @naga dongkol @ayam jago @tukang ngitung @bang Rusli dll😂🤣.
BAHAS ANGARKAN ALPALHANKAM DONG MIN.
PASTI BANYAK Y KOMEN.🙏🙏🙏
seberapa sempit si ? seberapa dangkal si ? noh Singapore cuma pulau sebiji doang kapalnya gede, komplit lagi senjatanya
Kalo belum kontrak efektif kaya nya masih bisa d tikung deh :v, jadi inget sukro 35, kasian kan
Yang pasti bakal downgrade sih, paling sekelas sama punya Mesir yg fitur EMS disunat
Ems fitur apaan? Punyanya mesir itu aslinya buat Al Italia sudah sea trial namun anggaran pertahanan mereka dipotong akhirnya dijual ke mesir.
Varian general purpose sama yg dipakai Al italia
Mesir, FREMM Perancis
yg diambil italy punya perbedaan mencolok dgn prancis pnya tnpa VLS ya ?
Yang dipilihkan fremm italy, kok pada komen minta pake rudal prancis, ya teseo dkk laah…..hadeeuuhh🤭
Fremm itu proyek joint antara prancis dan italy
Dan al italia pake rudal AAM dan vls besutan prancis
kita masih punya exocet di gudang gan, klo g dipake mubazir nanti
Gua sendi tidak setuju dengan mekanisme y di paparkan pak menhan Prabowo.
Untuk Alpalhankam 125 m $
Rincian sebagai berikut
Pemberian Alpalhankam 80m $, perawatan Alpalhankam 32,5 m $, pembayaran hutang Alpalhankam 13 m $.
1 gua ngak setuju soal alokasi anggaran karena pembayaran hutang d perawatan jga di ikut sertakan, secara otomatis Indonesia berhutang lebih besar dan membayar bunga dan hutan pokok lebih besar dari y seharusnya.
1 kebenaran PT TMI, pada dasar ny menyalahi aturan, dan ad juga unsur monopoli( masut pak menhan pada dasar ny bagus ).tapi eksekusi ny y ngak bagus .
Klo di buat kan BUMN sekalipun juga tetap menyalahi aturan tentang monopoli perdagangan. ap kah bisa di kecualikan dengan membuat payung hukum.
Dan gua lebih setuju jika pengadaan Alpalhankam saya y di alokasikan dana ny, sebesar 80 m $ kurang lebih.
Dengan dana pengadaan saja y di ajukan maka Kemhan ( TNI )dan ke uang gan negara tidak akan terlalu di bebankan.
Dengan mekanisme pembayaran selama 5 Renstra ( 25 thn)2024-2044.
Sebagai beriku dalam 1 tahun selalu 25 thn tersebut maka Indonesia hanya perlu membayar 100 m $ dari 80 m $ y di angarkan.
80 m $÷25 thn= 3,2 M $ + 0,8 m $ bunga hutang ( 1% thn)= 4 m $
Berarti klo pertahun ny kta cuman perlu membayar 4 m $× 25 thn = 100 m $.
So gmna😅
Maaf klo hitung² ny klo salah😂🤣
sepertinya sebelum ada alokasi belanja, dibuat tegaskan dulu buku butuh ketahanannya, potensi ancaman dari mana saja dengan kekuatan apa saja kemudian dibuat spek alutsista apa saja yang dibutuhkan untuk menghadapi potensi tersebut. baru dibikin pengajuan Alpalhankam, pastinya alokasi penguatan BUMNIS (termasuk research) juga besar, kalau perlu bikin BUMNIS baru jika diperlukan
Tergantung user mau pake ap nanti ny ,pake senjata sinar radar ngak harus sama
Pasti ny pasti pake y udah²
Trio Mica, Aster dan Exoce 40 blok3.
Mudah² beli banyak biar dapat tot atau Reverse engineering sendiri 😅
REM di tambah jdi 8 unit lg
FREMM 6 unit + 2 kapal sekon
KS 214/218 5/3 unit
Mudah² Han SAM bisa beli 100-150 unit biar bisa di tot.
reverse engineering c708 Uda sampai mna min
setuju sih, tapi pakai galangan kapal lain aja biar pal urusin kapal yg gede2, semacam kcr atau rem misalnya dibikin di galangan lain aja kn bisa, kn banyak tuh galangan di batam misalnya, hasilnya jg bagus kyk kapal bakamla kn tanjung datu lumayan memuaskan, jadi semua galangan kapal di indo termasuk yg swasta gk mesti bumn punya portofolio yg mantap trus buat kedepannya jikalau masa perang beneran tinggal ternak kapal bnyk2 xixiixi..
Good gk salah yg di pilih FREMM dri kelas Carlo Bergamini…. Seharusnya 2 Frigate yg Bekas jg kelas FREMM tp bekas pakai jg…. Utk Frigate FX 30 DD Mogami Class kemungkinan utk kelas yg akan diakuisis selanjutnya…. Utk Destroyer dulu ada kabar Jepang akan jual Destroyer bekas ke Indonesia…. Berharap nnti kelas Kongo
Jika jadi dg full senjata kami sbg pemerhati jagat militer dn rakyat indonesia sangat setuju, mendukung dn bangga, krn FREMM merupakan alutsista kelas atas yg canggih serta baru kali ini kita akan punya frigat kelas berat. Semoga segera terlaksana demi kedaulatan laut NKRI
Bismillah kalau diakuisisi FREMM Sebagai rakayat setuju saja,dengan syarat antara lain ;1.selama masa 40 tahun jangan diembargo.2.diberikan tambahan bonus pembelian antara lain radar,rudal arhanudse.3.membantu indonesia agar panser anoa dapat terpasangrudal RBS 70NG lengkap bantuan radarnya.
ini beritany ms dr luar kan…blom ada resminya dr sini,..jd msh ragu2…Kalo bener jadi,..nnti helikopternya make apaan ya?…moso’ make as565 panther,gak imbang ama kapalnya…ya moga2 sama sih yg dipake itali, perancis..NH-90
Indonesia punya AW 101 kok.
Bukan nya kapal ini jg pny varian ASW om ? Soalnya yg pny perancis mayoritas di bwt yg versi ASW nya.
Tiap kali muncul berita baru ttg pengadaan fregat (yg baru berita alias belom jelas benar 😣) banyak yg lantas bersorak kegirangan ….padahal yg muncul adalah platform nya dan samasekali belum membahas mengenai sistem dan efektor apa yg akan diusung 🤷
Diforum ini baru saja dibahas mengenai akan pergeseran era menuju eranya rudal hipersonik yg dikembangkan rusia, cina, amerika dan aussy …..padanan 4 fixed face surveillance radar, sukur-sukur diduetkan dg 4 fixed face multifunction radar frekuensi tinggi dan efektor yg mumpuni, lebih urgent daripada sekedar membahas platform nya ☝️
#belakangan lagi rame dibahas pengadaan alutsista sesuai dg renstra hingga 25 tahun
Platformnya sendiri, fregat 6700 ton jg problematik. Utk apa? Kita negara kepulauan dg perairan sempit dan dangkal. Tdk punya jg kebutuhan menjaga kepentingan kita di seberang samudra. Sampai saat ini hingga 20 thn mendatang.
Pembelian ini lebih bernuansa politik dibanding strategis.
Haha… menganggap enteng perairan Indonesia. Ingat saat kecelakaan AirAsia tahun 2014 di Laut Jawa? Kapal2 Indonesia (yang kecil2) nggak berdaya dengan ganasnya ombak Laut Jawa yang sedang musim barat. Sampai2 harus minta bantuan kapal destroyer dari Jepang dan AS.
Belum pernah main ke indonesia timur ya,di sana kedalaman nya ga dangkal bung,lagian juga masak ronda hanya di negara sendiri,kalo ada kejadian perompakan seperti somalia masak dikirim kapal tonase kecil menyeberangi samudera,membeli kapal perang tentunya bukan seperti membeli mobil,banyak aspek yang dipertimbangkan
Sempit dan dangkal
Lagu lama pakem korvet dan frigat ringan
Menhan kita bikin heboh om smili. MEF Perubahan saja kini di obrak abrik oleh beliau. Iver, Viper dan Super Flanker yang masuk zona nyaman saja kena tendang
Iver masih lanjut om (itu MEF II), Viper kan diganti (antara Rafale atau F 15 EX), SU 35 CAATSA…………………….
Sales quadpack gagal jng buat hoax spt om mu itu. Iver kena tendang? Gak salah nih.? Viper.? Asal tau aja ya dek, viper itu nongolnya dijaman pakdenya si Om kamu itu. MEF gak ada berubah, pengadaannya yg mengalami perubahan sejak ditakuti takutin CAATSA sama junjungan mu dek. Sdh bisa dipahami dek.? Jd jng suka buat hoax ya dek…😄😄
Ya Salaamm…🤣🤣🤣
@tera_micin & vladimir
Ambil contoh satu saja…..fregat Iver yg draftnya 5 meteran dan aman saja melintasi atlantik dalam kondisi ombak besar (ada ditayangkan di indomiliter) 🤷
Draft fregat FREMM-Italy yg 7,6 m (apa 8,7 m???) didesain untuk mengkompensasikan tiang radar yg menjulang tinggi supaya stabilitas kapal tetap terjaga dg konsekuensi konsumsi BBM yg boros ☝️
Lantas isyu ttg kapal korvet dan fregat TNI AL tidak sanggup beraksi saat menghadapi ombak muson barat …..hello saat itu pun kapal LPD kita yg bobotnya 7000 an ton juga tidak bisa melancarkan aksinya bukan 🤗
Jadi bukan karena masalah bobot kapal yg menghalangi helikopter yg onboard di kapal tsb atau RHIB nya tidak bisa dilepas utk melalukan operasi evakuasi ⚠️⚠️⚠️
Tapi korvet dan fregat AL serta helikopter nya “belum” dilengkapi dg sarana “heli lassoing system” yg memungkinkan helikopter take-off/landing dari geladak kapal saat ombak besar…..begitu juga dg RHIB nya juga belum dilengkapi dg sarana komunikasi yg terintegrasi shg walaupun dalam kondisi ombak besar tetap bisa menemukan korban yg terapung dg bantuan digital map yg data sasarannya dipasok oleh platform lain yg mengudara ☝️
Baru kali ini Nemu orang yang bilang lebar draft bisa mempengaruhi boros tidaknya BBM kapal. Mau lebar mau langsing kalo kondisi mesinnya gak beres ya bakal bikin boros lah. Boros enggaknya kapal pake bahan bakar juga bisa tergantung jenis BBM yg dipake. Kalo mau cepet jalannya dalam waktu singkat ya pake gas, kalo mau tahan lama ya pake solar. Justru dg draft yg semakin lebar akan membuat kapal bisa bertahan lebih lama di laut tanpa nunggu berlabuh buat isi ulang stok. Ingat, Indonesia itu 2/3 wilayahnya lautan dari total luasnya yg lebih dari 7 juta km². Belum lagi wilayahnya yg diapit 2 samudera. Jelas butuh kapal yg gede dan tonase yg gede juga. Beda halnya dg negara-negara Baltik yg walopun kapalnya bisa dipake buat ocean Going tapi mereka lebih butuh kapal kecil karena kapal mereka lebih sering maen di perairan yg sempit kayak di laut Baltik.
“Tak perlu risau kalo banyak hal yg belum kita ketahui…..dari spek tentang kontender fregat utk AL : Arrowhead 140, Fremm, Mogami, Iver dan Improvised Sigma secara kasar saja kelihatan kalo konsumsi bbm nya paling boros.
Salah satu faktor penentu konsumsi bbm adalah besar nya bidang yg bergesekan dg air laut…..dalam hal ini draft kapal yg lebih besar ☝️
>>> Estimation of ships’ fuel consumption for a forthcoming voyage, and means for decision making and for cost saving.
•
Operational approach for obtaining an accurate fuel consumption and speed curve.
•
Factors taken into account include ship’s draft and displacement, weather force and direction, hull and propeller roughness. <<<
” lebar draft bisa mempengaruhi boros tidaknya BBM kapal ” itu bener mbah. Salah satu yg mempengaruhi pemakaian BBM adalah lebarnya.
Yg ini memang teknis mbah. Semakin lebar draf kapal akan semakin besar penampang kapal yg bergesekan dng air, dan itu mempengaruhi beban mesin kapal.. Begitu teori fisikanya mbah.
“Contohnya ada dalam video ini 👇……bagaimana heli lynx mendarat di kapal OPV denmark yg berbobot hanya 1700 ton (setara dg bobot korvet AL) pada kondisi gelombang yg tinggi. Dan aman-aman saja karena selain faktor skill pilotnya juga baek kapal dan belinya dilengkapi sarana heli lassoing system ☝️”
https://youtu.be/BIyaArM7Noc
Masalah gelombang tinggi tergantung dari hull kapal bukan cuma bobot. Kelas Knud Rasmussen punya fitur desain utk menstabilkan kapal pada gelombang tinggi yg mana desain ini tidak ditemukan pada korvet sigma.
Ya itu betul @aming ….korvet Sigma milik AL tidak dilengkapi active fin stabilizer/AFS (PKR sudah) tapi korvet MILF yg sudah dilengkapi AFS dan deck helinya “perforated” juga tidak bisa melepas heli yg onboard take off/landing pada ombak besar.
Karena sistim “heli lassoing system” ini berpasangan dan melekat pada heli dan kapal yg menjadi “rumahnya”
andaikata barangnya sdh dateng…..bisa dibilang AL terkuat di ASEAN.
Dilihat dari draft nya yg 7,6 m…..rasanya fregat bercita rasa Italy ini hanya akan kandas diputaran terakhir
(Puncak Becici, 7 Juni 2021)
Acuannya apa draft sama pilihan yang mau diambil Indonesia??
Light frigat dek light frigat pokoknya light frigat ga mau tau pokoknya light frigate.
(Akun Indomiliter ke-4)
Angin surga Apalagi ini ?
Light frigat…..siapa yg sedang membahas light frigate 🤔
Coba cek semua kontender pengadaan frigat : Arrowhead 140, Bergamini aka FREMM, Iver, Mogami dan “Improved SIGMA” 👉 kecuali Bergamini…..semua punya draft sekitar 5 m ☝️
Fincanteri dulu ditikung Damen terkait proyek korvet nasional di tahun 2000an sekarang ditikung balik dgn pengganti Van speijk.
Ini varian General purpose frigate atau AAW?
Jepang belum kalah slot frigat ASW masih terbuka.
Bukan nya kapal ini jg pny varian ASW om ? Soalnya yg pny perancis mayoritas di bwt yg versi ASW nya.
Hampir Semua varian fremm punya kemampuan aks lebih baik dari PKR.
Captas 4 towed sonar array dan hangar utk 2 heli aks
Tambahan lagi desain Fremm standar kurang stealthy utk misi asw. Frigat Fremm Al Italia dan varian kelas Constellation utk As ada perubahan khusus utk misi asw yg menambah stealthnya dan tidak utk ekspor. Begitupun prancis yg memulai program frigate khusus misi asw meski punya Fremm. Makanya cuma bisa menduga slah satu varian diatas yg diakuisisi.
Yg ente maksud ASW itu apa? Anti Submarine Warfare apa Anti Ship Weapon?? Kalo anti Submarine Warfare gak perlu terlalu Stealth juga gpp. Kalo yg ente mau bahas itu perang permukaan semua fungsi kaprang bawa rudal anti kapal/permukaan semua. Kalo untuk Constellation itu buat AAW. Yang General Purpose aka Multirole emang ada tapi di Eropa jarang yg make. Di US Navy, Jepang dan Korsel malah jarang banget Multirole. Multirole mah buat yg miskin budget aja sih atau ente mau buat kayak Slava class atau Kirov class nah itu lain cerita.
Dari kacamata sales , dilihat dari draft nya yg 7,6 m…….fregat bercita rasa Italy ini sulit bersaing di Indonesia 🤔
(Puncak Becici, Imogiri…..7 Juni 2021)
Sulit bersaing gimana? Sudah tidak ada persaingan lagi. Sudah ketok palu siapa pemenangnya.
Acuannya apa Dhek Hari??
Mantap jiwa ! Hajar bleh ! Segera beli jg Type-052C Luyang Class sebanyak 20 unit (2 armada). Full combat, dengan misil DF-21 dan HQ-16. Juga beli FC-31 GF dan J-15 untuk mengisi Aircraft Carrier yg segera masuk ke “arsenal inventories wet dream list” kita. Tempatkan alutsista ini bersama armada Iver Class, Mogami Class dan Arrowhead Class di LNU sbg unsur penggentar bagi armada si bebek Peking skaligus persiapan invasi ke kepulauan2 di LCS. Laksanakan ! Bravo !
Untuk armada jelas berat jangan deh.
Repot data link ny🤦😅
Yg terpenting 2 kontrak sdh ditanda tangani pak Menhan. Jd jng bilang lg pak Menhan cuma plesiran doank gak ada yg dibeli. Dan yg jelas pak Menhan memupuskan mitos yg mengatakan ” Beli Alutsista yg sdh ada di Inventory TNI “. Krn itu komen paling kacrut.
Yg pertama kontrak Rafale 36 unit dan yg kedua kontrak frigate Fremm ini. Tinggal nyiapkan duitnya aja utk DP. Paling tidak Dp yg harus disiapkan agar kedua kontrak itu berlaku efektif sebesar $ 4,5 Milyar. Duitnya dari mana? Bukan urusan kita utk meributkan ya adek2, biarlah jd domain pemerintah yg sdh berusaha keras memperkuat alutsista negara…😄😄
Ya Salaamm…😄😄😄
Juga kontrak di hari palentin😁
Jangan maen teken kontrak sebelum berkonsultasi dgn pihak yg memiliki kuasa keuangan. Jangan sampe ntar bayarnya hasil dari pesugihan tim yg endingnya bakal ada yg ditumbalkan seperti yg udah²
Komentar situ menyindir Su35 juga
Sales quad pack yg gak laku. Kawannya pun sdh angkat bendera putih…😄😄
Ya. Salaamm…😀😀🤣
Kontrak su35 masih efektif, sekarang dana banyak, menhannya topbgt😁
https://www.indomiliter.com/empat-tahun-berlalu-sejak-mou-bagaimana-nasib-pengadaan-11-unit-su-35-untuk-indonesia/
@distanata:bentar² mau tanya dicabutnya larangan tiktok × wechat, pengadaan S-400 IND, pemberian penghargaan RI-1 ke-5 dari RUS dan dlm waktu dekat jadwal kunjungan Lord Putin pertanda apakah?mungkin dikarenakan tenggat hypersonic missile yg tdk kunjung bisa dipenuhi…muehehe
Ga diangkat jg Min kontrak awal pengadaan 36 Rafale biar lebih joss..wah MenHan sekarang suka barang yg Premium dan mahal ini..gpp asal ada dana dan bisa mensupport kemandirian InHan lokal..
Sales rosikin mana suaranya!!
FREMM mantap jiwa!!
US juga pake. Mudah mudahan pakai Mk41 VLS daripada Sylver A53/70 tapi jeroan rudal dari Eropa. Quadpack Mica NG atau CAMM ER dikombinasikan dengan Aster 30 lebih logis daripada kombo ESSM + SM2/6 yang birokrasinya dari US lumayan ribet
Mica NG sudah ada versi quadpack nya kah bro 🤷
Belum ada tapi secara dimensi bisa muat konfigurasi quadpack di Mk41 VLS. Kalau Sylver bisa quadpack CAMM tapi untuk CAMM ER Sylver A53/70
Cuma bisa menduga ini varian FREDA Frigat Fremm varian AAW dgn 32 cell A50 sylver vls entah radarnya radar Herakles atau yg lain.
Vls A70 sylver utk varian serang darat dgn rudal jelajah SCALP.
Btw kita juga nyari TOT vls. Mk41 sepertinya nope cuma kabarnya dapetnya dari Prancis mungkin vls sylver yg dipakai.
Justru karena dari Italia dan bukannya Prancis bisa jadi kans CAMM ER lebih besar daripada Mica NG. Tujuan heavy frigate TNI AL sedari awal sebagai fleet guardian
Kemungkinan Trio Mica, Aster dan Exocet nih utk penggebuknya. Klo yg bagian mentungin kasel pastinya diserahkan ke Black Shark…😁😁
Ya Salaamm..😄😄😄
Mantap jiwa ! Hajar bleh ! Segera beli jg Type-052C Luyang Class sebanyak 20 unit (2 armada). Full combat, dengan misil DF-21 dan HQ-16. Juga beli FC-31 GF dan J-15 untuk mengisi Aircraft Carrier yg segera masuk ke “arsenal inventories wet dream list” kita. Tempatkan alutsista ini bersama armada Iver Class, Mogami Class dan Arrowhead Class di LNU sbg unsur penggentar bagi armada si bebek Peking skaligus persiapan invasi ke kepulauan2 di LCS. Laksanakan ! Bravo !
Kita tunggu penampilannya pada peringatan satu abad kemerdekaan
Tetap bukan lawan fregat Admiral goskov….
Anggaran USD 700 juta perunit takkan cukup buat membeli Gorshkov class bro
Kita varian apa ya, kalo gasala fremm bisa muat 32vls kalo mau karena prancis 16 vls udara, 16 vls scalp
Pas di tawarin ke Aussie
https://youtu.be/wcAzGMv_tD8
https://youtu.be/eYCYqmMssqU
Minta ini ke LEONARDO, 76MM vulcano STRALES with DART munition
https://youtu.be/0kxQCqKlvGM
https://youtu.be/RYWCGsmbiXM
https://youtu.be/oqUZmspv_SY
https://youtu.be/yFpyIngOv0E
Video dalemnya….
https://youtu.be/5E9ouIhnAOk
Tahniah TNI semoga rancangan pemodenan nya berjalan lancar. Rafale juga di akuisisi 36 unit khabarnya. Congratulations from ATM
Trus kabar fregat yg kerja sama PT PAL + JERMAN + TURKI gmana y bang?
Apa itu utk tambahan 8 unit lagi?
Atau itu iver Class yg di modif dikit oleh PT PAL
Harapan sya sih.. Ada pembelian destroyer minim 8000 ton atau lebih..
Bisa beli di Korsel dan Rusia.. Amiinn..
Tapi selera pak Prabowo lbh ke NATO..
Up to you lah
Kata Military Today :
“These Italian Carlo Bergamini class warships are clearly destroyers, but being called frigates for political reasons. These vessels are larger than the French Aquitaine class ships.”
http://www.military-today.com/navy/carlo_bergamini_class.htm
Tidak bisa dipungkiri, Jerman adalah produsen fregat ternama di dunia…..maka mereka pun memesan desain fregat terbarunya ke Damen 💪
#MKS-180
pak de joko masih mangkel dengan kebijakan sawit sebagian uni eropa mas eee,jangan kata yang baru mau dibeli yang udah lama dipesan juga mau dicancel dulu termasuk pesanan pesawat komersil pada airbus,jadi tunggu dulu jangan senang dulu yah😏
@edan engak ketulungan Kalau nggak salah, dalam kasus minyak sawit ini, Italia ada di pihak Indonesia. Makanya bisa leluasa borong kapal tanpa khawatir gunjingan politik sawit.
Kira-kira buat rudal anti kapal/serang darat Indonesia bakal dikasih beli SCALP/Strom Shadow gak ya. Kan lumayan tuh jangkauannya bisa sampe 500 km, bisa buat keder China di LCS itu. Lagian Strom Shadow juga bisa dipake di Rafale yg lagi dilirik berat sama Pak Menhan nih. Kalo boleh, bisa tambah seru dunia persilatan di Asia Pasifik khususnya LCS nih.
kaya’ny scalp gak msk deh,..kalo ngliat kontrak 4.6 milyar euro buat 6 fremm+2 maestrale bekas yg akan dimodernisasi…kalo sistem aster si ane yakin dapet…Kalo trmsk sacalp kayanya kurang kontrak segitu.
moga2 rafale jadi diambil, jd scalp nya yg versi pesawat
Klo meliat pengadaan alutsista kaprang TNI AL sudah2, harga kontrak yg diumumkan hanya utk harga kapalnya saja tidak termasuk persenjataan rudal/missile paling hanya include meriam dibagian haluan saja.
Sedangkan rudal dibeli dgn kontrak terpisah (istilahnya FFBNW).
Jadi ada kemungkinan mengakuisisi persenjataan yg lebih powerfull.
Walaupun tipis..
Coba baca lagi, itu 4,2 buat 6 Fregat aja loh tidak termasuk Maestrale.
@ Gauran. Ya kalo mampu bayar komplit kenapa enggak bayarnya sekalian. Pemerintah sudah menekankan untuk beli alutsista jangan yg kosongan lagi.
Ya krna biasanya yg sudah2 sih gitu bung @Agato+Sugimura
Beli alutsistanya dlu trus baru deh kontrak pengadaan senjatanya menyusul kemudian..
Tp semoga aja yg kedepannya klo beli alutsista langsung skalian komplit beserta senjata2nya full load…
Kena MTCR gak si kalo SCALP ?
pasti kena…paling nanti turun jd 300ankm…
MTCR itu tergantung antara Warhead atau jangkauannya yg dilarang. Tapi yang paling jelas adalah penjualan sparepart dan ToT rudal dengan jangkauan >= dari 500 km atau Warhead >= 500 kg. SCALP itu Warheadnya dibawah 500 kg so, masih bisa dijual untuk ekspor. Buktinya banyak negara diluar anggota MTCR yg udah beli SCALP.
Iver ttp on track & Fremm jg sekaoi dayung 2 pulau terlewati
Nitip sendal dulu.
Pasti rame kolom komenn…
Alhamdulillah lanjutken pak wowo ,ditambah iver akan makin garang TNI AL kita
Wah, bung Admin ceper banget updatenya. Siap-siap Bung admin buat update alutsista, maklum anggaran 1700 T sudah didepan mata. Ane sebenernya skeptis dengan desain Bergamini/FREMM walopun US Navy abis milih ini untuk future fregate mereka. Itu karena desainnya masih kurang Stealth dibandingkan dg DZP class, Lafayette class atau bahkan Iver. Hanya aja kalo soal senjata dan kemampuan multi misinya memang bagus. Mau dibuat full AAW atau ASW juga bagus kok. Dengan harga € 4,2 Billions untuk 6 unit itu berarti harganya € 700 juta per unit, itu jauh lebih mahal dari speknya Prancis dan Italia, 1,5x lebih mahal dari punya Maroko dan sedikit lebih murah dari punya US Navy yg udah pesen tahun lalu. Itu jelas belinya full komplit termasuk ToT kayaknya.
Yg menarik Indonesia juga beli kapal seken Maestrale class yg se jaman dengan Fatahillah class. Umurnya bakal nyampe 40 tahun kalo jadi dipake tahun ini. Apa gak masalah nih pake yg udah tuwir kayak gini, atau itu jadi syarat beli Bergamini class??
Sepertinya yang dua Maestrale class itu proyek interim, mengingat FREMM maupun Iver bakal agak lama sampai mulai berdinasnya.
€700 juta per unit?
€4,2 billion atau setara usd 5 billion itu bukan hanya untuk beli 6 unit FREMM saja tapi juga untuk biaya upgrade Maestrale class 2 unit.
Jadi nggak bisa dihitung 4200 / 6 = 700 alias satu unit FREMM Italy €700 million. Nggak seperti itu.
Ingat 1 unit FREMM pesanan Amrik nilainya usd 795 juta. Jadi nggak mungkin pesanan kita per unit €700 juta alias per unit usd 826 juta.
Buat US, yg mahal karena kelengkapan pernikanya beda dg yg punya Prancis atau Italia, vls nya aja mau pake Mk-41. Sedangkan punya Indonesia selain biar dapet TOT juga agar senjatanya udah langsung lengkap dari awal. Wajar kalo harganya lebih mahal dari punya US Navy.
Kyaknya Maestrale buat training sekaligus kombatan sementara. Terakhir upgrade 2007.
Dan berdasarkan kontraknya jg dilakukan modernisasi kembali kan om sehingga jeroan minimal mendekati bergamini harusnya.
……..IKI SRIMULATan OPO MANEH ?????……
NEGOROkuuuu…..ngelus dodo awakee…
Itu yg namanya blitzkrieg ala Pak Menhan Dhek.
Pencak iku Damen diuncalno teko ring.
bau bau aster 15/30 mau di akuisisi TNI AL nih
Yupz, anggaran € 700 juta per unit gak dapet Aster 15/30 itu namanya “Terlalu” kata Pak Haji.
bung admin bahas juga maestrale class nya dong
Aaminin ..aja dh
Tawarannya Jepang dipertimbangin karena Mogami class masih lama ya pengembangannya?
ada kemungkinan tetep diambil karena, 2 iver + 6 fremm + 8 mogami = 16, sesuai sama berita kemaren yg mencuat dari rapat tni beberapa bulan lalu, tapi kedengarannya too good to be true sih wkwkwk
Ini cm hitung2an alutsista baru ya om. Brarti klu bergamini diakuisisi 6 + 2 mistraele. Yg mogami jg bs jd dpt frigate second jg donk. Lumayan jg tuh nambah alutsistanya bwt ngisi kekosongan sblm yg baru jd barangnya. Cm dana perawatan ama operasionalnya adakah ???
Iver ditawarkan bukannya dah kontrak efektif min?
kata siapa itu? kalou sudah kontrak efectif…kalau sudah kontrak efectif berarti sudah jalan pengerjaanya…terus dimana dibuatnya…? produsenya galangan kapalnya saja udah engak ada😅.
iver itu cuma jual lisensi cetak biru(desain) saja,sedang kita perlu semuanya termasuk tot,nah siapa yang mau kasih tot coba?perusahaan nya saja sudah engak ada😅.
Perusahaannya (OMT) masih ada kok, cuma mereka nggak punya shipyard (ditutup tahun 2012). Jadi kalau jual kapal, dibangun di negara pembeli (kalau punya). Tahun 2016 mereka nawarin Iver ke Australia dan kalau terpilih, kapal dibangun di Australia. Atau Arrowhead 140 nya Babcock, itu kan basicnya Iver juga.
Klo ada yg nawarkan sudah otomatis perusahaannya ada donk. Emangnya pasukan siluman yg nawarkan tempo hari?
Hadeh… gado2 lagi nanti senjata2 pemukulnya. Kapan nantinya bisa buat rudal anti udara dan anti kapal sendiri kalo gado2 mulu. Enggak malu sama myanmar atau singapura ?
Gak gado-gado juga sih, Hanud sama Asmnya udah sering banget beli dari Eropa, kapal juga dari Eropa cuman beda negara, radar juga. Bedanya dulu belinya ngeteng sekarang borongan. So, seharusnya kalo mau ToT sih bisa kalo belinya borongan juga tuh rudal.
Untuk kapal perang gak ada istilah SPEC gado2 biarpun beda model dan dproduksi dgalangan yg brbeda2.
Karena spesifikasi kapal perang bisa menyesuaikan tergantung keinginan si pemesan, beda kyk akuisisi Pespur yg spesifikasiny sudah “dipaketin” sama si produsen.
Jd TNI AL bisa menyamaratakan spec dsetiap kaprang misal:
Radar/sensor dr Thales,
Misille dr Exocet,
Cannon dr Oto Melara dllny walaupun tiap model kaprang ny beda2.
Bukan nya Su30 MKI nya india kahe isinya beda kebayakan standar NATO makanya harganya jauh lbh mahal dr versi ekspornya ?
Su30 MKI India apa bisa dipasangin rudal AMRAAM Nato??
Beda kalo kapal perang.
Misal kita pesen kapal perang kenegara NATO tp pengen dipasangin rudal yakhont dr Russia ttp bisa..
Target menhan bukany 16 fregate , ini kan baru 8 fregate+2 Iver huitfiield jadi baru 10 unit , tinggal 6 unit lagi ,harusy mogami class masuk 😁😁😁
Yupz.. sangat mungkin. Tapi kalo g 2 itu buat kapal latih atau untuk 5 tahun kedepan. So, hitungannya tetap beli 6 aja. Entah kalo ada perhitungan yang lain.
yg dari italia anggap aja cuman 6 fremm yg diitung, bisa aja maestral class cuman bonus karna udh borong 6 fremm sekaligus, nah masih ada 8 slot kan, sesuai sama berita kemaren-kemaren yg jepang nawarin bikin 4 mogami di sana 4 di sini, ah dream come true sih ini klo jdi kenyataan beneran
Slot frigat Asw mungkin
16 frigat baru kurang 8
Beli 6 baru + 2 second utk latih atw ngisi kekosongan nunggu yg baru jdi. Klu beli 8 mogami kira2 yg second di ksh brp om ?
xixixixixiii….yasalam dari banyak nya yang diminati menhan… ini kayak nya engak termasuk didalamnya kan…???
nah nyodok ditikungan…😅
kalou benar iya sudah deal selamat jalan dan selamat tingal iver mogami dan sigma…termasuk para pansboy nya…dan salesnya😅 geli geli dah yang panas dan mumet juga selamat panas dan bermumet ria…😁
terus kalou ada yang mimpi mau beli yang lain nya ya selamat mimpi deh…😆
Iver beda pengadaan
Iver tetep jalan mas, berita terakhir kan cutting steel tahun depan (coba deh ubek2 google), karena Iver MEF II, FREMM MEF III.
itu kata google kah??😅
potong baja,dimana 📍❓.
berita kabar engak jelas juga kamu jadiin patokan dan refrensi,diyoutube itu banyak kabar yang buat guncang dunia termasuk senjata rahasia kita,kenapa engak kamu angkat🤣.
pertama politisi kedua media engak jelas yang paling sulit dipercaya,karna isi nya kalou engak omdo ya hoax tox.
Mantap lah pokoknya.Semoga segera terlaksana
Belum kontrak efektif, masih menunggu kejelasan.
Klu bgt hore. Perbanyak aja MOU dgn negara lain gantungin kontraknya, trs lht mana yg penawaran nya lbh menarik br efektif kan. Wkwkwkkk …