PKU-2M Collimator Sight – Alat Bantu Penglihatan dan Bidik pada Senapan Pilot Militer Rusia

Belum lama ini kamu mengupas tentang Integrated Aircrew Survival And Self Defense System yang menjadi kelengkapan pilot militer Rusia dalam situasi darurat setelah upaya melontarkan diri dapat dilakukan. Dalam Survival And Self Defense System mencakup kelengkapan senjata untuk mempertahankan diri, yang salah satunya disebut terdapat senapan serbu Kalashnikov AK-19 kaliber 5,56 mm, atau submachine gun (SMG) Kalashnikov PPK-20 kaliber 9 mm, serta pistol kompak Lebedev PLK kaliber 9 mm.

Baca juga: Rosoboronexport Tampilkan Integrated Aircrew Survival and Self Defense System, Solusi Bertahan Pilot di “Behind Enemy Lines”

Nah, menjelang Dubai Airshow 2023 (13-17 November 2023), Rosoboronexport selaku agen penjualan persenjataan Rusia, menyebut bahwa pada Integrated Aircrew Survival And Self Defense System juga mencakup perangkat collimator sight yang digunakan pada senjata untuk membantu pemakai dalam menargetkan dan mengarahkan tembakan.

Dan perangkat optik  yang menjadi kelengkapan pada Kalashnikov AK-19 atau PPK-20 adalah PKU-2M collimator sight. Seperti halnya optical sight pada umumnya, PKU-2M dapat dengan mudah dipasang pada dudukan senjata yang memiliki picatinny rail di atas laras dan receiver-nya.

Kalashnikov AK-19

Sebagai catatan, collimator (kolimator) adalah sebuah perangkat optik atau opto-elektronik yang digunakan untuk menghasilkan atau memproyeksikan titik cahaya atau sasaran ke permukaan yang akan diamati atau diukur. Perangkat ini digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam alat-alat pengukuran, alat bantu bidik, teleskop, peralatan medis, dan banyak aplikasi lainnya.

Keunggulan dari PKU-2M di antaranya memiliki 6 gradasi kecerahan, dibedakan dengan nilai paralaks yang sangat rendah dan peningkatan waktu pengoperasian hingga 10.000 jam tanpa mengganti sumber listrik. Dengan keunggulan tersebut, optical sight ini diklaim ideal untuk pengawasan medan, deteksi, pengenalan target, dan pembidikan secara cepat.

Kalashnikov PPK-20

PKU-2M dikembangkan oleh Novosibirsk Instrument-Making Plant (NPZ), salah satu produsen dan pengembang terkemuka Rusia di bidang alat bantu penglihatan dan bidik siang/malam hari serta pencitraan termal.

Dalam deskripsi resmi dari NPS, disebut bahwa PKU-2M mengusung Point K high-contrast technology – yang memastikan kecerahan tinggi dari tanda bidik, dan pada saat yang sama tidak mendistorsi rendisi warna latar belakang. Hal ini memastikan kontras yang lebih tinggi antara latar belakang dan tanda bidik

Fitur lain dari optical sight ini termasuk adanya sistem anti-silau (anti-glare system), serta casing alumunium yang menjamin perangkat ini tahan guncangan, tahan debu dan lembab. Collimator sight ini memiliki 6 gradasi kecerahan (ini memungkinkan penembak beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan memilih mode yang paling nyaman untuk melakukan tugas).

Baca juga: Meprolight Rilis Alat Bidik Optronic Mepro 02 untuk Pasar Internasional

Meski collimator sight ini adalah buatan Rusia, namun, PKU-2M dapat diadopsi oleh beragam jenis senjata, termasuk dari standar NATO. Merujuk ke situs npzoptics.ru, collimator sight ini dijual dengan harga per unit 19.200 rubel (sekitar Rp3,2 juta). (Gilang Perdana)

Spesifikasi PKU-2M
– Pembesaran: 1x
– Bidang pandang sudut pada relief mata 70 mm: 9 derajat.
– Diameter kaca pelindung: 18 mm
– Jenis tanda bidik: Red dot
– Sumber tenaga: 1xCR2032, 3V
– Temperatur operasi: -40 sampai 40 derajat celcius
– Berat: 0,15 kg

2 Comments