Lompatan Jaringan Tempur Laut Cina: KJ-600 di Kapal Induk Fujian Kini Dilengkapi Modul CEC

Operasional kapal induk Type 003 Fujian yang berkemampuan EMALS telah membawa kemajuan signifikan, terutama dengan kehadiran pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C) Xian KJ-600. Laporan dan citra terbaru mengonfirmasi bahwa unit KJ-600 yang beroperasi di Fujian kini dilengkapi dengan modul antena di bawah fuselage (badan pesawat) yang secara luas diidentifikasi sebagai sistem setara Cooperative Engagement Capability (CEC).
Penambahan modul ini menandai titik balik dari sekadar pesawat pengintai menjadi pusat kendali jaringan tempur (network-centric warfare).
Apa Itu CEC (Cooperative Engagement Capability)? CEC adalah arsitektur pertahanan maritim yang revolusioner. Intinya, CEC adalah sistem yang memungkinkan unit-unit tempur dalam suatu kelompok, termasuk kapal perusak, fregat, dan pesawat udara, untuk berbagi data sensor mentah dan real-time secara instan dan tanpa filter.
Tujuan CEC adalah menciptakan Single Integrated Air Picture (SIAP), yaitu satu gambaran udara terintegrasi yang akurat dan dibagikan secara bersamaan oleh semua unit.

Jika radar kapal perusak Type 055 terhalang oleh cakrawala (horizon), tetapi radar KJ-600 (yang terbang tinggi) dapat melihat ancaman musuh, data KJ-600 akan langsung digunakan oleh kapal perusak Type 055 untuk meluncurkan rudal.
Dengan adanya CEC, peran KJ-600 melampaui peran sekadar “mata” menjadi “otak jaringan” dari Carrier Strike Group (CSG) Fujian.

Adopsi CEC pada KJ-600 mencakup jangkauan serangan yang diperpanjang. Kapal perang di garis belakang kini dapat menyerang target yang hanya dilihat oleh KJ-600 di garis depan.
Kemudian Engagement on Remote Data (EORD), kapal perang Cina dapat menembak dan meluncurkan rudal anti-pesawat tanpa perlu mengunci target dengan radarnya sendiri, bergantung pada data dari KJ-600.
Dan yang tak kalah penting, peningkatan survivability, jika satu kapal perang atau pesawat lumpuh, unit lain memiliki data sensor yang sama dan dapat segera mengambil alih kendali tembakan, meningkatkan daya tahan seluruh armada.Data dari beberapa sensor dapat digabungkan (sensor fusion) untuk melacak pesawat siluman yang sulit dideteksi oleh satu radar saja.
[Video] Cina Uji Terbang Generasi Terbaru Xian KJ-600 Airborne Early Warning (AEW)
Sistem CEC tidak hanya ada pada KJ-600 (dalam bentuk yang setara), teknologi ini sebenarnya merupakan nama resmi dari sistem yang digunakan oleh Angkatan Laut AS. Pesawat AEW&C Northrop Grumman E-2D Advanced Hawkeye pada kapal induk AS adalah platform utama yang mengoperasikan sistem CEC asli.
Kemampuan inilah yang membuat E-2D menjadi aset yang sangat strategis bagi CSG Angkatan Laut AS, memungkinkannya mengintegrasikan pesawat F/A-18 Super Hornet dan F-35C, serta kapal perusak Arleigh Burke class dan kapal penjelajah Ticonderoga class.
Dengan melengkapi KJ-600 dengan modul CEC, Angkatan Laut Cina secara jelas meniru, dan berupaya menyaingi, kemampuan network-centric warfare yang telah lama menjadi keunggulan utama Angkatan Laut AS di laut lepas. (Gilang Perdana)


