Lakukan Serangan ke Perbatasan Kamboja, Thailand Kerahkan MBT T-84 Oplot Buatan Ukraina

Selain pelibatan kekuatan udara dan artileri berat, seperti howitzer dan MLRS (Multiple Launch Rocket System), konflik di perabatasan antara Thailand dan Kamboja, mulai mengundang aksi kendaraan tempur (ranpur) berat, dalam hal ini Angkatan Darat Thailand diwartakan telah mengerahkan MBT (Main Battle Tank) T-84 Oplot.
Dalam beberapa laporan yang diunggah di media lokal, disebut Thailand telah melakukan penyerbuan ke pos pasukan Kamboja di dekat pangkalan militer Phra Vihan, yang salah satu unsur kekuatan pemukulnya adalah MBT T-84 Oplot buatan Ukraina. Ini adalah penggunaan tempur pertama MBT jenis ini oleh Thailand.
Bila Kamboja berada di atas angin dalam arsenal MLRS, maka bicara ranpur MBT, maka Thailand jauh lebih unggul, bahkan kekuatan aset MBT Thailand menjadi yang terbesar di antara negara Asia Tenggara. Aset Angkatan Darat Thailand mencakup MBT modern Norinco VT-4 buatan Cina (64 unit), T-84 Oplot buatan Ukraina (49 unit), dan koleksi MBT lawas, M60 (178 unit) dan M48 buatan AS (105 unit). Tidak cuma itu, Thailand punya jenis tank ringan (light tank) seperti FV101 Scorpion (150 unit) dan Commando Stingray (106 unit).
Sebaliknya, Kamboja, meski mengoperasikan MBT, namun dari jenis yang sudah tua dan ketinggalan zaman, seperti Type-59 buatan Cina (50 unit) dan T-54/T-55 buatan Soviet (300 unit).

Dari nama-nama yang disebut di atas, maka ‘bintang’ MBT pada konflik di perbatasan adalah T-84 Oplot, yang namanya tidak banyak disebut selama ini.
T-84 Oplot adalah MBT generasi ketiga yang dirancang oleh Kharkiv Morozov Machine Building Design Bureau (KMDB) di Ukraina. Tank ini merupakan pengembangan dari T-80UD, dengan peningkatan besar di sektor perlindungan, elektronik, dan daya tembak. Pengembangannya dimulai setelah Ukraina merdeka (1991), yang mana T-80UD dikembangkan lebih lanjut menjadi T-84 oleh KMDB.
👉🇺🇦 🚨🇰🇭🇹🇭In Thailand, Ukrainian-made T-84 Oplot tanks have seen their first combat deployment.
In 2011, Thailand purchased 49 Oplot tanks from Ukraine, and they remain the most modern tanks currently in service with the Thai military. https://t.co/48qRsdd8hG pic.twitter.com/tXN00G0Xa7
— Visioner (@visionergeo) July 24, 2025
Dan pada awal 2000-an muncul varian T-84 Oplot, lalu Oplot-M (juga dikenal sebagai BM Oplot) pada 2009, yang dirancang untuk bersaing dengan MBT kelas berat seperti Leopard 2, Abrams, dan T-90.
Keunggulan dari T-84 Oplot di antaranya adopsi ERA (Explosive Reactive Armor) Duplet, yang disebut salah satu ERA tercanggih, dirancang untuk menahan tandem warhead. Selain itu, laras Oplot dapat meluncurkan rudal anti tank Kombat dengan jangkauan hingga 5 km. Untuk komunikasi dan kendali tembakan sudah digunakan digital battlefield system yang didukung fire control system dengan thermal sight, serta laser rangefinder.
Norinco VT4A1 – Varian Upgrade MBT VT4 dengan Fokus Pada Proteksi Anti Serangan Drone
T-84 Oplot mengusung senjata utama meriam smoothbore 125 mm KBA-3, autoloader. Selain senjata sekunder 7,62 mm coaxial dan 12,7 mm NSVT AA gun. Awak Oplot terdiri dari tiga orang – komandan, penembak dan pengemudi.
Ditenagai mesin 6TD-2 1.200 hp diesel (mesin twin-turbo), MBT dengan berat 51 ton ini punya kecepatan maksimum 70 km/jam (jalan raya), dan jangkauan operasi 450–500 km. mesin diesel 6TD2, yang disebut unik karena konfigurasi dua poros (flat opposed-piston), cocok untuk tank ukuran ringkas. (Bayu Pamungkas)
Angkatan Darat Thailand Terima 12 Unit MBT Norinco VT4 dari Cina



MBT hanya efektif kalou di medan Timteng, Eropa atau perkotaan, tapi di hutan tidak ferguno, nyangkut mulu di pohon rimbun,
Masih lebih berguna MLRS & pasukan khusus untuk sergap musuh,
Karena Thailand lebih unggul jumlah pespur & bombandir mabes mulu, maka sebaiknya Kamboja menyebar pasukan dengan gerilya di hutan2 perbatasan bawa atgm😁