Portugal Kian Dekat Akuisisi A-29N Super Tucano, untuk Misi di Afrika!

Sejak akhir tahun lalu, Belanda dan Potugal telah diberitakan sebagai calon pembeli pesawat tempur berkemampuan COIN (Counter Insurgency) A-29N Super Tucano. Sebuah opsi yang unik sekaligus mengundang kontroversi, pasalnya palagan Eropa dipandang lebih ideal untuk peran drone tempur (UCAV) bermesin turboprop. Namun, di antara dua negara yang disebut, maka Portugal berpeluang lebih besar mengakuisisi Super Tucano dalam waktu dekat.

Baca juga: Belanda dan Portugal, Negara NATO yang Disebut Jadi Calon Pembeli A-29N Super Tucano

Seperti dikutip Theaviationist.com (30/6/2024), Menteri Pertahanan Portugal menegaskan kembali niatnya untuk mengakuisisi Super Tucano dari Embraer. Menhan Portugal mengumumkan pekan lalu bahwa pemerintah sedang menyelesaikan penerapan pesawat angkut/tanker KC-390 Millennium, yang telah menunjukkan hasil luar biasa, dari pangkalan Embraer dengan menggunakan teknologi Portugal.

Sementara untuk Super Pesawat Tucano.Menhan Portugal menyebutkan bahwa, jika investasi dilanjutkan, sudah ada niat untuk membeli dari negara-negara NATO dan non-NATO, yang menekankan bahwa Super Tucano ideal untuk operasi di Afrika, di mana Portugal memiliki beberapa misi militer di beberapa negara eks koloninya.

Super Tucano juga handal mendarat dan tinggal landas dari landasan tanah

Kerangka pengadaan Super Tucano dilakukan melalui Military Programming Law (LPM) yang telah mengalokasikan anggaran sebesar 180,5 juta Euro untuk akuisisi pesawat dukungan udara jarak dekat (Close Air Support/CAS).

Super Tucano adalah pesawat turbo-propeller yang dirancang untuk serangan ringan dan instruksi lanjutan, khususnya cocok untuk operasi pemberantasan narkoba dan kontra-pemberontakan dan terorisme. Super Tucano dilengkapi dengan peralatan canggih yang memungkinkan simulasi menghadapi ancaman udara dan darat.

Inilah Fakta Tentang FN Herstal M3P di Super Tucano TNI AU

Pada ajang LAAD Defence & Security 2023 di Rio de Janeiro, Brasil (11 – 14 April 2023), Embraer meluncurkan varian baru dari pesawat serang ringan turboprop Super Tucano, yakni A-29N Super Tucano. Ada label N menyiratkan Super Tucano yang satu ini dirancang dengan standar NATO untuk pasar Eropa.

Embraer menyebut bahwa versi baru pesawat, A-29N, akan mencakup peralatan dan fitur untuk memenuhi kebutuhan operasional NATO, seperti datalink baru dan operasi pilot tunggal. Dengan lebih dari 260 unit dikirim ke seluruh dunia, Super Tucano telah dipilih oleh lebih dari 15 angkatan udara di seluruh dunia, termasuk Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) dan Indonesia yang mengoperasikan varian EMB-314 Super Tucano oleh Skadron Udara 21 TNI AU.

A-29 Super Tucano dapat beroperasi dari landasan pacu pendek dan tidak beraspal di pangkalan operasional garis depan dengan sedikit dukungan, semuanya dengan biaya pengoperasian rendah dan ketersediaan tinggi (di atas 90%). A-29N Super Tucano dilengkapi dengan berbagai sensor dan senjata canggih, termasuk electro-optical/infrared system dengan laser designator, night vision goggles, secure voice communications dan data-link package. (Gilang Perdana)

Martin Baker MK10 – Kursi Lontar (Ejection Seat) di Pesawat Tempur EMB-314 Super Tucano