Dikenal sebagai kendaraan pandu intai tempur dari era 60-an, nama Ferret yang didatangkan bersamaan dengan panser Saladin dan Saracen APC, seolah tenggelam dalam jagad alutsista TNI AD. Meski telah uzur, seperti halnya Saladin dan Saracen, maka trio ranpur buatan Inggris ini seolah menolak untuk pensiun. Debut Ferret pun masih kerap ditampilkan, meski sebatas dalam kegiatan parade militer. Namun, ada yang berbeda dari Angkatan Darat Nepal. (more…)
Senjata yang satu ini bukan barang baru lagi, lantaran sudah banyak dipasang pada beberapa rantis atau ranpur TNI. Namun namanya kembali terangkat lewat postingan di akun X (d/h Twitter) Kementerian Pertahanan RI, yang menyebut SM-5 kaliber 12,7 x 99 mm produksi PT Pindad akan melengkapi arsenal persenjataan di kapal Bakamla (Badan Keamanan Laut) RI atau Indonesian Coast Guard. Tapi tahukah Anda, bahwa Senapan Mesin Berat (SMB) bertandar NATO ini aslnya adalah buatan Singapura, yang diproduksi secara lisensi oleh Indonesia. (more…)
Setiap narasi yang menyebut pengadaan senjata ke suatu negara di Asia Tenggara yang dirahasiakan, kerap menarik perhatian netizen, lantaran menjadi pemikat netizen untuk menduga-duga, Meski bukan termasuk alutsista yang strategis, Electro Optic Systems (EOS) telah mendapatkan kontrak senilai AU$28 juta (US$18,2 juta) untuk memasok suku cadang remote control weapon system (RCWS) R600S ke militer salah satu negara di Asia Tenggara. (more…)
Meski adopsi kayak tempur (combat kayak) terdengar jarang saat ini, namun tahukah Anda, pada era Perang Dunia Kedua, perahu kayak yang beroperasi senyap dengan fleksibilitas tinggi, adalah andalan pasukan Komando Inggris dalam misi infiltrasi dan sabotase. Dan saat ini, ada kabar bahwa combat kayak kembali bakal digunakan dalam perang di Ukraina. (more…)
Serangan teroris yang menewaskan lebih dari 385 orang di Beslan pada 1 September 2004, rupanya mendorong otoritas keamanan Rusia untuk menciptakan sebuah senapan serbu dengan kualifikasi khusus. Disebut khusus karena senapan serbu ini harus mampu menembus lapisan rompi dan dinding bata. Dan kemudian terwujud apa yang dikenal sebagai ShAK-12 sebagai senapan serbu kontra teror. (more…)
Kemampuan helikopter SAR Tempur (Combat SAR) menjadi penting dalam setiap operasi militer. Selain asasi untuk melakukan pencarian dan penyelamatan pada korban di wilayah konflik, helikopter dengan label SAR Tempur harus dibekali dengan persenjataan yang memadai untuk bertahan dari ancaman di permukaan. Sebut saja TNI AU yang kini mengoperasikan helikopter SAR Tempur H225M Caracal dengan window gun FN MAG 58M kaliber 7,62 mm. (more…)
Teknologi RCWS (Remote Control Weapon Station) bukan lagi sesuatu yang asing, pasalnya RCWS telah hadir di rantis dan ranpur di ketiga matra TNI. Merek dan jenis RCWS yang digunakan juga beragam, namun, tak banyak yang merupakan produksi lokal dan benar-benar diadopsi oleh kesatuan TNI. Salah satu yang mengklaim sebagai merek dan produksi lokal adalah RCWS Respati buatan PT. Respati Solusi Rekatama. (more…)
Tingkat kesiapan tempur salah satunya dapat dilihat dari kemampuan personel untuk melakukan pemeliharaan pada persenjataan yang melekat di kesatuan mereka. Dan di antara berita tentang arsenal persenjataan baru, melihat kesiapan senjata yang berusia tua tetapi masih beroperasi dengan baik, menjadi poin positif di momen HUT TNI ke-77. Seperti salah satunya diperlihatkan pada tingkat kesiapan prajurit Batalyon Kapa (Kendaraan Pendarat Amfibi) 2 Korps Marinir yang mengoperasikan senapan mesin berat (SMB) legendaris yang battle proven, DShK-38. (more…)
Sedan mewah sekelas BMW dipersenjatai sudah jamak kita lihat, beberapa kali ditampilkan dalam film laga James Bond. Tapi itu film, tentu saja bekal senjata seperti roket di BMW 750iL di James Bond “Tomorrow Never Dies” atau rudal Stinger di BMW Z8 di James Bond “Golden Eye” tidak pernah ada dalam kehidupan nyata. (more…)
Jarak antara Indonesia dan Nigeria jelas terpaut sangat jauh, namun, untuk urusan alutsista rupanya ada sedikit kesamaan ‘pilihan,’ yaitu sama-sama mengoperasikan ranpur amfibi BTR-4 buatan Ukraina. (more…)