Sebagai alutsista strategis, maka penggelaran operasi dan penampakan drone tempur (UCAV) CH (Chang Hong)-4 Rainbow erat kaitannya dengan kerahasiaan tingkat tinggi. Yang diketahui dari rilis adalah CH-4 menjadi komponen kekuatan pada Skadron Udara 52 TNI AU yang bermarkas di Lanud Raden Sadjad, Natuna. Sementara penampilan drone dengan persenjataannya, sejauh ini belum pernah diposting. Namun lantaran CH-4 adalah drone produksi Cina yang sudah banyak diekspor, maka ada saja ‘bocoran’ foto yang didapatkan terkait drone tempur MALE (Medium Altitude Long Endurance) ini. (more…)
Thales Alenia Space, perusahaan hasil Joint Venture antara Thales (67%) dan Leonardo (33%), dikabarkan telah menandatangani kontrak multimisi dengan BUMN PT Len Industri untuk menyediakan konstelasi observasi Bumi yang canggih, yang menggabungkan kemampuan sensor radar dan optik dari satelit untuk kebutuhan Kementerian Pertahanan (kemhan) Republik Indonesia. (more…)
Seolah ingin mengakhiri kaitan dengan Roscosmos Rusia, NASA (National Aeronautics and Space Administration) atau Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat, berencana untuk menghentikan operasional Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) dengan cara ‘penghancuran’. Namun rencana tersebut tak semudah membalik telapak tangan, pasalnya biaya penghancuran ISS bakal menelan biaya sekitar US$1 miliar. (more…)
Korea Selatan meluncurkan satelit mata-mata (spy satellite) pertamanya ke luar angkasa pada hari Jumat (1/12/2023), kurang lebih seminggu setelah Korea Utara mengklaim untuk pertama kalinya menempatkan satelit mata-matanya Malligyong-1 ke orbit ketika ketegangan meningkat di antara kedua negara yang bersaing tersebut. (more…)
Selama ini Amerika Serikat kerap ‘mengobok-obok’ negara rivalnya lewat publikasi foto satelit. Seolah ingin membuat tandingan, belum lama berselang Korea Utara merilis beberapa foto yang diambil dari satelit mata-mata Malligyong-1 yang diluncurkan pada 21 November lalu. Foto yang diambil dari satelit mata-mata tersebut adalah wilayah ring satu di Washington, seperti Gedung Putih dan Pentagon. (more…)
Lantaran sering menjadi target serangan drone kamikaze dan rudal jelajah, basis Armada Laut Hitam Rusia di Sevastopol, Krimea, telah mendapatkan perkuatan di aspek pertahanan udara (hanud). Menunjang elemen hanud di Sevastopol, diketahui bahwa wilayah pangkalan utama Angkatan Laut Rusia itu telah ‘ditutup’ oleh sistem peperangan elektronika (electronic warfare cover). Yang salah satu buktinya dapat dilihat dari foto satelit. (more…)
Bila NASA (National Aeronautics and Space Administration) adalah badan penerbangan dan antariksa Amerika Serikat, maka NATA (National Aerospace Technology Administration ) adalah badan sejenis dari Korea Utara (Korut), Terdengar mirip disebut, NATA belum lama ini membuat gebrakan, yakni dengan klaim sukses meluncurkan roket Chollima-1 yang berisi satelit mata-mata (reconnaissance satellite) Malligyong-1 (artinya Teleskop-1). (more…)
Selain unjuk kemampuan rudal jelajah dan drone kamikaze, medan perang Ukraina diwarnai dengan penggunaan proyektil artileri berpemandu, yang menjadikan proyektil (munisi) dari howitzer 155 mm dapat melesat menuju sasaran dengan akurasi tinggi laksana rudal. Lantaran ada unsur pemandu yang mengadopsi sistem elektronik, maka terbuka peluang untuk melakukan jamming alias gangguan pada proyektil pintar. (more…)
Selain menciptakan bencana kemanusiaan yang dahsyat, serangan Israel yang membabi buta ke wilayah Gaza di Palestina, rupanya juga punya potensi menganggu keselamatan navigasi penerbangan di sekitaran Laut Mediterania Timur. Pasalnya sejak militer Israel melakukan serangan balasan ke basis Hamas, Negeri Yahudi itu juga menerapkan zona pembatasan akses GPS di wilayah konflik. Dalam hal ini kuat dugaan bahwa Israel telah melakukan apa yang disebut ‘Spoofing’ GPS. (more…)
Satelit mata-mata Iran, Khayyam, lepas landas di atas roket Soyuz Rusia pada 9 Agustus 2022 dari Kosmodrom Baikonur yang dikelola Rusia di Kazakhstan. (Kredit gambar: Roscosmos)
Setelah sukses meluncurkan satelit mata-mata (spy satellite) Khayyam pada 9 Agustus 2022, Iran dikabarkan kini melanjutkan pembicaraan dengan Rusia, yakni terkait dukungan untuk membangun satelit Khayyam baru, yang disebut sebagai remote sensing satellite. Diskusi antara Iran dan Rusia mencakup pengembangan spesifikasi teknis untuk satelit Khayyam baru, bersama dengan rencana pengadaan satelit geostasioner kecil dan satelit telekomunikasi. (more…)