
Bagi penerbang jet tempur TNI AU, membentuk formasi angka “50” sudah pernah dilakukan, yakni saat defile HUT TNI Ke-50 tahun 1995 di Lanud Halim Perdanakusuma. Dan kini di tahun 2017, tepatnya Kamis (7/9), para penerbang tempur TNI AU kembali melakukan formasi angka 50, namun kali ini dilakukan di ruang udara negara tetangga, dan formasi dilakukan bersama mitra fighter dari AU Singapura. Rangkaian formasi ini menjadi puncak perayaan pesta emas “RISING 50” untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura. (more…)

Sesuai undangan konferensi pers dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Kementerian Perindustrian pada 21 Agustus, maka hari ini menjadi momen yang penting sebagai ujung dari lika-liku pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II. Dalam Konferensi Pers Bersama antar dua Kementerian hari ini (22/8/2017) di Aula Bhinneka Tunggal Ika, disebutkan skema imbal beli terkait proses pembelian sebelas unit Su-35 Super Flanker dari Rusia.
(more…)

Dua dari empat unit Sukhoi Su-27/Su-30 Skadron Udara 11 TNI AU yang selama ini sedang menjalani upgrade dan perawatan berat di Belarusia, telah tiba di homebase-nya, Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Kamis (3/8/2017) lalu. Diangkut pesawat angkut berat Antonov 124-100M-150, rasanya sudah jamak Sang Flanker wara wiri dibawa ke Rusia untuk misi perawatan berkala. Namun ada yang dinanti para pemerhati alutsista dari dua unit Sukhoi yang tiba 3 Agustus lalu. (more…)

Mengambil lokasi di landas pacu fasilitas produksi Saab Aeronautics di kota Linköping, Swedia, Kamis 15 Juni lalu menjadi momen yang bersejarah dalam rangkaian kehadiran sosok pesawat tempur Gripen E. Sebelumnya pada 8 Mei 2016 Gripen E telah resmi diluncurkan (rollout) di hanggar fasilitas produksi di Linköping. Dengan tingkat ketelitian tinggi, dibutuhkan hampir setahun bagi Saab untuk melakukan berbagai testing dan penyempurnaan, hingga Gripen E dengan nomer 39-8 resmi melakukan penerbangan perdana pada 15 Juni 2017. (more…)

Nama senjata yang satu ini jelas bukan barang baru, pasalnya sosok bom pintar (smart bomb) yang diberi label Guided Bomb Unit (GBU)-12 Paveway II LGBs (Laser Guided Bombs) sudah malang melintang debutnya sejak era Perang Vietnam (1968). Diracik oleh Texas Instrument (sekarang – Raytheon), keluarga Paveway LGBs menjadi varian bom pintar yang paling laris dipasaran, terkhusus pada varian GBU-12 LGBs yang mencomot platform dumb bomb paling populer di lini kesenjataan NATO, yakni MK82. Begitu masif digunakan di banyak palagan pertempuran, menjadikan nama GBU-12 terasa ‘biasa-biasa’ saja, tapi jadi tak biasa seperti yang dilakukan AU Malaysia baru-baru ini. (more…)

Meski sudah punya enam unit Boeing E-7A Wedgetail, stasiun radar terbang yang punya kemampuan peperangan elektronik (electronic warfare) tingkat tinggi dengan jamming, faktanya AU Australia/Royal Australian Air Force (RAAF) masih belum puas untuk memperkuat elemen electronic warfare-nya. Guna mengantisipasi ancaman dari ‘utara’ yang sewaktu-waktu dapat timbul, AU Australia kini telah didapuk sebagai pemilik kekuatan udara nomer satu di belahan Asia Pasifik, terkhusus untuk meladeni pernika (perang elektronika). (more…)

Pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II boleh dikata sebagai program pengadaan alutsista yang paling penuh liku. Setelah serangkaian pembicaraan yang melelahkan dan akhirnya sudah ‘dipastikan’ yang bakal dibeli adalah Sukhoi Su-35 Super Flanker, toh hingga kini belum ada juga kontrak pembelian yang dinanti-nanti, penantian panjang publik kini masuk babak baru (lagi) dengan tersanderanya pengadaan karena faktor offset (imbal beli) dan ToT (Transfer of Technology) yang masih belum disepakati antar Rusia dan Indonesia. (more…)

TNI AU terlihat punya perlakuan khusus pada armada jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 Skadron Udara 11 Lanud Hasanuddin, Makassar. Setelah menjadi lini jet tempur yang pertama dibekali rudal udara ke udara dan udara ke permukaan jenis BVR (Beyond Visual Range). Sang Flanker dari Rusia ini juga bakal menjadi jet tempur pertama TNI AU yang dilengkapi perangkat ECM (Electronic Countermeasure) pod, dalam bahasa yang yang populer, ECM pod adalah perangkat jammer yang dipasang secara optional pada pesawat tempur. (more…)

Hingga tulisan ini dibuat, faktanya di lingkungan TNI AU baru armada jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 Flanker Skadron Udara 11 yang dibekali senjata berupa rudal berkemampuan BVR (Beyond Visual Range). Seperti telah diwartakan sebelumnya, duo jet tempur asal Rusia ini telah dipersenjatai paket rudal udara ke udara jarak menengah dan jauh, seperti R-77 yang merupakan rival AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium Range Air to Air Missile) dan rudal Vympel R-27. (more…)

Mungkin akhir ceritanya bakal lain bila Sukhoi Su-30MK2 adalah jet tempur bermesin tunggal, setelah mendapatkan bird strike saat Gladi Resik HUT TNI Ke-71 di Lanud Halim Perdanakusuma (7/4/2017), pesawat twin engine dengan nomer TS-3009 ini masih mampu dikendalikan, dan pilot dapat melakukan (R2B) return to base dengan satu mesin mengalami kerusakan serta mengepulkan asap. Pesawat serta kedua awak dapat mendarat normal dan alutsista berharga puluhan juta dollar ini dapat diselamatkan.
(more…)